Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 55}


__ADS_3

Rara masuk ke ruangan Nevan, menyimpan kotak makan di meja depan sofa. Nevan masih di ruang miting karna ada klien yang sedang ingin bertemu dengan nya.


Rara brdiri, melihat lihat seluruh ruangan Nevan. Berjalan ke arah meja kerja Nevan. Dengan iseng Rara membuka laci meja kerja Nevan.


Rara melihat ada kotak cincin warna biru dan sebuah foto. Rara mengambil kotak cincin itu dan membukanya. Mengambil salah satu cincin yang ada di dalamnya.


Aulia? Siapa Aulia? Apa mungkin pacarnya Pak Nevan ya? Tapi kok aku belum pernah mendengar kalau Pak Nevan mempunyai pacar.


Rara menyimpan kembali kotak cincin itu di dalam laci. Mengambil foto dan melihatnya. Foto Nevan dan seorang wanita yang terlihat begitu mesra.


"Mungkin ini yang namanya Aulia. Cantik banget" gumam Rara


Ceklek


Rara langsung menyimpan kembali foto itu ke dalam laci dan segera menutup laci. Nevan berjalan ke arah Rara yang masih berdiri di dekat meja kerjanya.


"Kau sedang apa disitu?" tanya Nevan


Rara berbalik dan tersenyum kaku "Enggak. Saya sedang menunggu Bapak"


Nevan mengangguk "Baiklah. Ayo kita makan aku sudah sangat lapar"


Rara mengangguk dan langsung berjalan ke arah sofa. Menyiapkan makan siang untuk Nevan dan dirinya.


"Selamat makan" kata Rara tersenyum ceria


"Selamat makan" jawab Nevan


Ukhuk Ukhuk

__ADS_1


Rara sampai tersedak mendengar Nevan membalas ucapannya. Ini pertama kalinya Nevan membalas ucapan selamat makan darinya.


"Kau tidak papa?" tanya Nevan


Rara menggeleng "Tidak papa"


Mereka pun melanjutkan makan siang nya. Selesai makan Rara segera membereskan kotak makan dan memasukan nya ke dalam paper bag.


"Kalau begitu saya permisi dulu Pak" kata Rara


Saat Rara akan beranjak dari sofa tangan nya langsung di tahan oleh Nevan. Rara menoleh ke arah Nevan yang memegangi tangan nya.


"Ada apa Pak?" tanya Rara


"Duduklah dulu, ada yang ingin aku bicarakan denganmu" kata Nevan serius


Nevan meraih kedua tangan Rara dan menggenggam nya. Menatap manik hitam milik Rara dengan intens.


Maafkan aku, tapi ini adalah cara yang akan aku lakukan untuk bisa melupakan Aul. Maaf jika aku memanfaatkanmu Ra.


Rara hanya terdiam, menetralkan perasaan nya yang tiba tiba tak beraturan. Menunggu kata yang akan keluar dari bibir Nevan.


"Ra, aku tahu mungkin ini terlalu cepat. Tapi aku sudah merasa nyaman denganmu. Aku bisa berbicara santai saat bersamamu" Nevan mulai berbicara


Bicara santai bagaimana? Kaku kaya gitu. Aneh.


"Ra, aku sudah terlanjur nyaman denganmu. Apa kau mau mulai saat ini menjadi kekasihku?" tanya Nevan serius


Ya. Aku hanya merasa nyaman dengan nya. Aku belum bisa melupakan Aul. Tapi semoga dengan cara ini aku bisa melupakan nya seperti apa yang di lakukan oleh Rafa.

__ADS_1


Rara terbelalak kaget mendengar penuturan Nevan. Dia masih tidak menyangka kalau Nevan akan berbicara seperti itu.


Terus wanita yang ada di foto itu siapa? Ahh. Mungkin kembaran Pak Nevan. Aku pernah mendengar kalau Pak Nevan punya kembaran. Walaupun aku belum melihatnya dan tidak tahu namanya.


"Ra, apa kau mau menjadi kekasihku?" tanya Nevan yang melihat Rara malah melamun


Rara mengerjap dan menatap Nevan. Dengan segenap keyakinan dan perasaan nya Rara mengangguk.


Bohong, jika Rara tidak menyukai Nevan. Beberapa hari minggu ini bersama nya membuat Rara terbawa perasaan.


Dia menyukai setiap cara Nevan berbicara, Nevan yang selalu terlihat datar dan dingin. Namun sebenarnya Nevan juga sangat baik. Itulah gambaran Rara tentang Nevan.


Nevan tersenyum yang sangat sulit untuk di artikan "Terimakasih Ra"


Rara hanya terdiam dan mengangguk. Meski hatinya merasa ada yang aneh saat Nevan tiba tiba mengungkapkan perasaannya pada Rara.


Setelah Rara pergi, Nevan menyandarkan kepalanya dia sandaran sofa. Memejamkan matanya, Dia merasa telah melakukan hal yang salah.


Dia telah mempermainkan perasaan seorang gadis polos yang tidak bersalah. Tapi Nevan juga sudah terlanjur melakukan nya. Nevan sudah terlanjur menyatakan nya.


Nevan harus yakin kalau apa yang Dia lakukan bisa membuka hatinya kembali dan melupakan Aulia.


Aku akan mencoba melupakan mu Aul. Aku akan mencoba membuka kembali hatiku untuk gadis lain. Semoga Rara bisa membantuku untuk melupakan nya. Semoga!!


Sepertinya apa yang di katakan Rafa waktu itu terus mengusik fikiran Nevan. Sehingga Nevan pun mencobanya, berharap kalau Dia bisa seperti Rafa yang telah membuka hatinya untuk gadis lain.


Bersambung


Note : Sebenarnya saya masih sangat suka menceritakan kerumitan kisah Nevan dan Rara. Anya dan Rafa, Namun saya takut kalau kalian akan bosan dan tidak tertarik lagi dengan ceritanya. Jadi saya akan mempersingkay ceritanya. 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2