Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 34}


__ADS_3

Nessa menggoyangkan tubuh suaminya yang masih meringkuk di bawah selimut. Sudah satu minggu lebih mereka tinggal di hotel.


Dan sekarang Nessa harus pulang karna ingin menemani Nevan dan Rafa yang besok pagi akan berangkat ke luar negri.


Di rumah Opa Fernan sengaja mengadakan acara barbeque untuk hari terakhir Nevan dan Rafa di tanah air sebelum berangkat kuliah ke luar negri.


"Sayang, ayo bangun ihhh. Semua orang sudah menunggu kita di rumah Opa" Nessa kembali menggoyangka tubuh suaminya


"Hmmm. Cium dulu" kata Angga masih di bawah selimut tebal itu.


Ck selalu saja. Cup Cup


Nessa mencium dua kali pipi Angga "Cepetan bangun, makanya kalau udah shalat subuh jangan tidur lagi. Susah bangunkan"


Angga tersenyum mendengar gerutuan Nessa. Dia membuka matanya, menyingkap selimut lalu duduk.


"Cepetan mandi sana" kata Nessa kesal


Cerewetnya istriku.


"Iya Sayang, jangan marah dong"kata Angga


Angga turun dari tempat tidur dan Cup.. Mencium pipi Nessa sebelum Dia berlalu ke kamar mandi.


"I Love You" teriak Angga sebelum menutup pintu kamar mandi.


Nessa hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat tingkah suaminya itu.


I Love You Too.


Nessa merapikan tempat tidur dan menyiapkan pakaian untuk suaminya.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

__ADS_1


Di rumah Opa Fernan sudah berkumpul semua anggota keluarga. Merayakan kebersamaan mereka semua sebelum melepas Nevan dan Rafa yang akan kuliah di luar negri.


Sayangnya keluarga Dea tidak bisa datang. Mereka mengadakan acara barbeque. Nessa dan Angga pun menjadi bahan godaan anggota keluarganya.


Setelah acara barbeque selesai, kini tinggalah keluarga Seno dan Ditya yang ada di rumah Opa Fernan. Mereka memutuskan untuk menginap karna besok akan berangkat ke bandara dari sini.


Selesai makan malam mereka kembali berkumpul di ruang keluarga.


"Hmmm. Semuanya ada yang mau aku bicarakan" kata Angga serius


Semua yang ada disana menoleh ke arah Angga "Ada apa Nak?" tanya Opa Fernan


Angga menatap istrinya, meminta persetujuan. Nessa hanya mengangguk seolah memberi Angga izin untuk mengutarakan maksud dan tujuan nya.


"Jadi gini, Angga berniat membawa Nessa ke rumahku yang ada di blok B. Apa kalian menyetujui?" tanya Angga sopan


Ditya dan Tiara saling pandang, lalu mereka tersenyum. Opa Fernan pun ikut tersenyum.


"Karna Ness sudah menjadi istrimu maka kita tidak bisa melarang. Karna sudah sewajarnya seorang istri akan mengikuti suaminya" kata Tiara lembut


"Terimakasih Mi, aku akan membawa Nessa pindah mulai besok setelah mengantar Nevan dan Rafa ke bandara" kata Angga tersenyum


Ditya mengangguk "Baiklah, Daddy titip putri Daddy ini ya. Kau harus mengerti kalau Nessa memang masih suka manja"


"Daddy" Nessa memberengut kesal


"Hahaha" mereka semua tertawa. Sudah lama rasanya mereka tidak menggoda tuan putri mereka.


"Jaga Ness baik baik Ngga, aku sudah lepaskan tanggung jawabku untuk menjaga Ness sama kamu" kata Nevan


Angga mengangguk "Oke Van, kau tenang saja aku pasti akan memjaga Nessa"


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...

__ADS_1


Semua keluarga yang akan mengantarkan kepergian Nevan dan Rafa kini sudah berada di bandara.


"Hati hati disana, belajarlah dengan baik. Daddy sudah lelah mengurus perusahaan. Segera selesaikan kuliah kalian agar kalian bisa segera menggantikan kami di perusahaan" kata Ditya memeluk Nevan dan menepuk bahu Rafa


"Iya, belajarlah dengan benar" Alvin memeluk Rafa


"Hati hati ya Bro" Angga menepuk bahu Rafa dan juga Nevan


"Kak, hati hati dijalan. Semoga semuanya lancar" Ardi memeluk Rafa dan Nevan, Angga pun ikut memeluk mereka.


Ditya dan Alvin saling melempar senyum melihat persahabatan mereka yang begitu tulus seperti mereka berdua.


"Hei kalian, apa akan terus menangis? Tidak maukah kalian mengucapkan kata selamat jalan pada mereka" kata Seno yang melihat para wanita malah menangis


Vera, Nessa, Tiara, Celin dan Faiha langsung berlari dan memeluk kedua pria tampan yang sangat mereka sayangi.


"Hiks..Hikss.. Apa gak bisa di batalin perginya Kak. Vei kan gak mau jauh sama kalian" kata Vera terisak di pelukan kakanya


"Iya Van, apa kau tega akan meninggalkan ku? Padahal dari dalam kandungan aja kita sudah bersama sama" kata Nessa memeluk Nevan dengan erat


Dasar gadis manja. Beraninya memeluk pria lain di depan ku. Ardi tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya.


Ya ampun istriku ini benar benar sangat manja. Tapi Dia begitu menggemaskan. Angga


"Sudah, kalian berdua jangan menangis terus. Biarkanlah mereka pergi, nanti juga mereka akan kembali lagi" kata Tiara seraya menahan air matanya yang akan kembali meluncur.


"Iya, kalau kalian kaya gini gimana mereka mau pergi dan segera menyelesaikan kuliahnya" kata Celin


Vera dan Nessa melepas pelukannya dan menghapus air mata.


"Kalau gitu kita pamit ya semuanya" kata Nevan


Semua yang ada disana mengangguk dan tersenyum. Setelah berpamitan dengan seluruh anggota keluarganya. Nevan dan Rafa pun pergi meninggalkan keluraganya.

__ADS_1


Bersambung


Note : Kisah cinta Nevan dan Rafa akan sedikit rumit ya. Gak papa kan? hehe 😁😁


__ADS_2