Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 35}


__ADS_3

Rafa dan Nevan baru saja sampai di apartemen yang sengaja di belikan oleh Ditya. Apartemen yang tidak terlalu luas dengan dua kamar.


"Sekarang kita istirahat dulu Van, besok kita udah mulai kuliah" kata Rafa yang di jawab anggukan oleh Nevan.


Mereka pun akhirnya masuk ke dalam kamar masing masing. Mengistirahatkan sejenak tubuh yang sudah sangat lelah.


Di kamar Rafa membaringkan tubuhnya sambil memainkan ponsel yang sudah Dia ganti setting sesuai negara yang sekarang Dia tinggali. Rafa langsung bangun terduduk saat ponselnya berdering.


Tumben nih orang nelpon.


Rafa langsung menggeser ikon hijau. Menempelkan ponsel di telinganya.


"Hallo, Kak kau sudah sampai?"


"Iya, kenapa emangnya?"


"Kak apa kau tidak tahu kalau sekarang aku juga ada di negara yang sama"


Rafa mengerutkan keningnya "Benarkah? Kenapa aku tidak tahu"


"Ck aku juga baru tahu dari Opa Gio. Kalau Opa tidak cerita aku juga gak tau kalau Kakak ada di negara yang sama"


"Ohhh. Baiklah. Apa kau akan lama tinggal disini?"


"Ya sama seperti Kakak, aku akan melanjutkan kuliahku di sini. Seusuai permintaan Oma kalau aku harus meneruskan rumah sakit di Indonesia. Jadi aku melanjutkan kuliah kedokteran ku di sini"


Rafa mengangguk "Baiklah, kalau begitu sudah dulu ya karna aku baru sampai. Aku ingin istirahat"


"Oke. Selamat beristirahat"


Setelah mematikan sambungan telpon. Rafa menyimpannya di atas nakas. Dia kembali merebahkan tubuhnya yang sudah sangat lelah.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Nevan dan Rafa sudah sampai di kampus tempat mereka mrlanjutkan kuliah. Semuanya telah di urus oleh Ditya dan Alvin sehingga saat ini Rafa dan Nevan tinggal memulai kuliahnya dengan benar.


Mereka berjalan menyusuri lobi kampus membuat para mahasiswa yang ada di sana melihat ke arah mereka dengan tatapan kagum. Ya kebanyakan untuk para ledys.


Nevan dan Rafa tidak terlalu memperdulikan sekitarnya. Mereka memang kurang resfek dengan gadis gadis bule. Selain kebanyakan dari gadis bule pasti tidak seiman dengan mereka.


"Kak Rafa"

__ADS_1


Nevan dan Rafa menoleh ke arah sumber suara. Rafa terbelalak saat melihat wanita cantik yang berlari ke arah mereka.


"Siapa?" Nevan menyenggol lengan Rafa


"Apa kau lupa siapa Dia?" tanya Rafa seolah tidak percaya pada apa yang di tanyakan Nevan.


Mata Nevan menyipit "Memang siapa Dia?"


"Aulia" jawab Rafa singkat


"Hai Kak" Aulia langsung menautkan pipinya dengan pipi Rafa.


Aulia, sepertinya aku pernah mendengar nama itu.


"Kau sedang apa disini?" tanya Rafa mengelus rambut Aulia


"Aku kan kuliah disini Kak" kata Aulia


"Hah, jadi kau juga kuliah disini?" kata Rafa sedikit terkejut


"Iya Kak" jawab Aulia santai. Rafa hanya mengangguk


Ganteng banget.


"Oh iya sampai lupa, apa kalian benar benar tidak saling kenal?" tanya Rafa heran


Nevan dan Aulia menatap Rafa dengan bingung "Memangnya kita saling kenal Kak?"


"Nevan ini adalah Aulia sepupu aku. Dia pernah datang ke Indonesia saat kita berumur 10 tahun" jelas Rafa


"Hah"


Nevan terbengong, baru mengingat kalau sosok wanita di depan nya adalah gadis kecil yang dulu sangat culun dan selalu di goda olehnya.


"Kau Aulia? Gak nyangka sudah sebesar ini. Cantik" Nevan mengelus rambut Aulia


Ada getaran aneh yang rasakan Nevan saat menatap kedua bola mata Aulia.


"Ohh ini Kak Nevan ya, wahh Kak Nevan semakin tampan ya" kata Aulia tersenyum


"Kau ini selalu saja" Nevan mencubit gemas pipi Aulia

__ADS_1


"Ekhem.


Ayo kita ke kelas sekarang Van" kata Rafa membuyarkan obrolan di antara keduanya.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Setelah selesai jam kuliahnya, Nevan dan Rafa berjalan menuju parkiran. Rafa mengerutkan keningnya saat melihat Aulia sudah berdiri di parkiran bersama temannya.


"Sedang apa kau disini?" tanya Rafa bingun


"Hai Kak Rafa, Kak Nevan" kata Aulia tersenyum ceria


"Hai Aul" kata Nevan tersenyum


"Kak aku mau ikut ke apartemen Kakak. Aku amu tau dimana kalian tinggal. Ya boleh ya, pliss" kata Aulia memelas


"Gak baik Lia kalau kamu ke apartemen pria. Apalagi prianya bukan cuma satu" kata Rafa


"Kan aku datang ke apartemen Kakak sepupu ku. Lagian aku juga gak sendiri, aku bawa temen aku" kata Aulia


"Oh ya kenalin ini Desi, temen aku. Kita sama sama dari Indonesia Kak, ya walaupun aku gak tinggal di sana tapi aku lancar bahasa Indonesia" cerocos Aulia


"Hai Desi"


"Rafa"


Rafa menjabat tangan Desi, menatap matanya yang terlihat begitu cantik.


"Jadi bolehkan kita ikut Kak?" tanya Aulia


"Boleh, ayo kita pergi. Apa kau membawa mobil?" tanya Nevan


Rafa hanya menghela nafas karna adik sepupunya ini memang sangat keras kepala dan apa yang di inginkan nya harus selalu Dia dapatkan.


"Aku bawa mobil Kak, jadi aku sama Desi aja nanti ngikutin mobil kalian" kata Aulia


Nevan mengangguk dan mengelus rambut Aulia. Entah kenapa Nevan merasa sangat suka mengelus rambut Aulia. Terasa lembut dan yahh menyenangkan.


Bersambung


Semoga suka 🤗🤗😍😍

__ADS_1


__ADS_2