Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Part 95


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, hari ini semua orang telah berkumpul di rumah Opa Fernan. Untuk ulang tahun si kembar dan Rafa kali ini Opa Fernan ingin mengadakan nya di taman belakang rumahnya.


"Potong kuenya...Potong kuenya.. Potong kuenya sekarang juga... sekarang juga"


Semuanya bertepuk tangan menyanyikan lagu itu. Si kembar sudah berumur 4 tahun, sama dengan Rafa yang hanya lahir seminggu lebih dulu dari si kembar.


Semuanya terlihat begitu bahagia. Apalagi Dea yang baru saja menikah dengan pria yang sangat di cintainya. Dea mengelus perut datarnya berharap akan segera ada calon bayi di dalam perutnya itu.


Semoga aku bisa cepat hamil.


Satu persatu anggota keluarga memberikan kadonya dan mengucapkan selamat ulang tahun pada si kembar dan Rafa.


Ditya tersenyum bahagia melihat anak anaknya tertawa dan tersenyum bahagia saat mendapat begitu banyak hadiah.


Ditya kembali mengingat bagaimana dulu perjalanan hidup dan cintanya begitu bangak lika liku. Menjadikan Tiara sebagai istrinya simpanan nya.


Tapi Ditya sangat bersyukur karna sekarang keluarganya sudah bahagia. Alvin, Celin, adiknya Dea. Semuanya telah menemukan kebahagiaan masing masing.


Terimakasih Tuhan, semuanya telah bahagia. Terimakasih karna telah memberiku istri sebaik dan setulus Tiara. Aku sangat mencintainya.


Ditya menoleh dan tersenyum pada istrinya. Mencium tangan Tiara yang sedang di genggamnya.


"Aku mencintaimu" bisik Ditya di teling istrinya


Tiara menoleh dan tersenyum "Aku juga mencintamu"


Kekuatan cinta mereka yang tidak di ragukan lagi. Kini semua perjuangan cinta keduanya telah berbuah kebahagiaan.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Tiara menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya. Hari ini cukup melelahkan bagi keduanya. Tapu mereka sangat bahagia saat melihat anak anaknya begitu bahagia.


Ditya mengelus kepala istrinya dan mencium puncak kepala Tiara "Capek Yank?"


"Heem" Tiara mengangguk

__ADS_1


"Ya udah cepetan tidur. Malam ini aku izinin kamu tidur nyenyak sayang" kata Ditya


Dasar!!


"Terimakasih sayang. Cup"


Tiara mencium pipi suaminya, tentu saja membuat Ditya terkejut juga sangat bahgia. Ini pertama kalinya Tiara mau menciumnya duluan.


Ditya memegang pipi yang bekas di cium oleh Tiara. Masih dengan senyuman kebahagiaan.


"Setiap pagi dan mau tidur harus melakukan ini ya" kata Ditya tersenyum


Tiara mengerutkan keningnya "Maksudnya?"


"Mencium kedua pipiku dan bibirku setiap pagi dan saat akan tidur" jelas Ditya


Apa?? Dasar suami mesum, nyesel deh aku memberinya ciuman.


Tiara menjatuhkan kepalanya ke bantal. Malas untuk berdebat dengan suaminya. Lebih baik mengiyakan saja.


Dasar suami mesum, tapi aku mencintaimu.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


"Sayang, aku seneng banget karna sebentar lagi kita akan mempunyai seorang putri" Alvin mengelus perut buncit istrinya itu


Celin tersenyum bahagia "Aku juga sangat bahagia Mas"


Celin tidak pernah menyangka kalau ternyata jodohnya adalah Alvin. Teman kuliahnya dulu dan juga asisten pribadi Ditya pria yang sudah di jodohkan dari kecil.


Celin maupun Alvin sangat bersyukur karna dengan takdir Tuhan mereka bisa bersatu dan saling melengkapi satu sama lain.


"Aku masih gak menyangka loh Yank kalau aku bisa menikah denganmu" kata Alvin jujur


Celin tersenyum dan mengelus pipi suaminya "Aku juga tidak menyangka kalau ternyata kau adalah jodohku bukan Ditya. Takdir Allah memang yang terbaik untuk kita"

__ADS_1


Alvin mengangguk dan mencium kening istrinya "Aku mencintaimu"


"Aku juga mencintaimu" Celin mengecup sekilah bibir suaminya


Keduanya saling melempar senyum. Senyuman kebahagiaan.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Dea duduk di pangkuan suaminya. Ini adalah kebiasaan mereka setelah menikah. Viza menyembunyikan wajahnya di dada Dea. Menghirup aroma tubuh istrinya yang terasa menenangkan.


"Yank aku pengen deh cepet cepet hamil dan punya anak yang lucu lucu kaya si kembar sama Rafa" kata Dea


Sejak menikah Dea lebih terbuka dan lebih menunjukkan perasaan nya. Tidak malu malu lagi seperti waktu masih menjadi sepasang kekasih.


Viza mendongak menatap wajah istrinya "Kalau gitu ayo kita berusaha lebih keras lagi sayang"


Dea terpekik saat Viza tiba tiba menggendong tubuhnya dan menghempaskan nya ke tempat tidur. Viza mengukung tubuh Dea dan langsung mencium bibir istrinya.


Aku mencitaimu suamiku.


Aku mencintaimu istriku.


Dea tidak pernah menyangka kalau Dia bisa mendapatkan hati pria yang sangat dicintainya.


Kisah cinta yang berawal dari pacar sementara. Dea yang ingin membantu pria yang sangat di cintainya. Tapi kini akhirnya Dea dan Viza bersatu.


...END...


Warning :


"Terimakasih untuk semuanya yang sudah membaca novel KIBS. Dukungan kalian sangat berarti untuk saya.


Untuk season duanya, saya akan fikirkan dulu alurnya. Semoga kalian suka. Jika masih ingin melanjutkan ke season dua. Dan jika kalian tidak bosan dengan cerita saya. Akan Saya usahakan.


Sekali lagi Terimakasih banyak. 🤗🤗

__ADS_1


^^^Salam sayang^^^


^^^Nita Puspita ^^^


__ADS_2