Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Part 87


__ADS_3

Dea sedang duduk berkumpul dengan teman teman nya. Tak jauh berbeda dengan Tiara, Dea juga mempunyai sifat yang gampang akrab dengan siapa saja.


"Gue udah nemuin cewek yang hampir sama kaya lo De" kata Yoga


"Hahaha. Dimana? Bisa dong kenalin sama aku" kata Dea tertawa mengejek


"Enak aja, Dia itu pasti bakal jadi milik gue" kata Gibran


"Ya kali deh, kalian rebutin cewe yang sama. Jangan jangan Hilman, David sama Bima juga sama rebutin cewe itu" kata Alin


"Enggaklah, gue mah udah ketemu cewek manisss banget tadi di aula kampus" jawab Bima membayangkan kembali pertemuan Dia dengan wanita yang di anggapnya sangat manis.


"Ahh palingan cuma cewek yang biasa lo jadiin pacar mainan lo kan" kata David mengejek


"Gak lah, gue udah tobat jadi play boy karna ketemu cewe tadi" kata Bima tersenyum senyum sendiri


"Hahaha. Play boy bisa toba juga ya" Gibran menoyor kepala Bima


Drett...Drett


"Bentar ya aku angkat telpon dulu" kata Dea yang langsung menjauh dari kerumunan para teman teman nya.


"Hallo. Assalamualaikum Kak Tia"


"Waalaikumsalam. De kamu dimana? Ko aku belum bertemu sama kamu si padahal aku sudah setengah hari kuliah disini"


Dea menepuk keningnya "Ya ampun Kak, aku lupa kalau Kak Tia udah mulai kuliah hari ini. Maaf Kak, Kak Tia dimana sekarang?"


"Aku di kantin, kamu kesini sekarang ya"


"Oke, tunggu aku disana"


Dea memasukan ponselnya ke dalam tas dan langsung menghampiri teman teman nya yang tadi.

__ADS_1


"Aku ke kantin dulu ya" kata Dea


"Aku ikut De" Alin mengejar Dea yang sudah bejalan keluar dari kelas lebih dulu.


Dea dan Alin sudah sampai di kantin kampus. "Loh bukan nya itu Kaka ipar kamu ya De?"


"Iya Lin, Dia baru mulai kuliah hari ini dan aku lupa kalau Dia sudah mulai kuliah hari ini" jelas Dea


"Dasar kamu ini De"


Mereka pun berjalan menghampiri Tiara yang sedang mengobrol dengan Mia.


"Assalamualaikum. Kak Tia, maaf ya Dea lupa. Hehe" Dea duduk di samping kaka iparnya.


"Waalaikumsalam. Gak papa ko De" jawab Tiara


"Aku baru tahu loh kalau Kak Tia akan kuliah juga disini. Dea gak pernah cerita" kata Alin


"Iya Lin, oh ya kenalin ini Mia teman baru aku" kata Tiara


Bukan nya Kak Dea sama Kak Alin ini senior kita, tapi kenapa manggil Tiara dengan panggilan Kak.


"Hay, aku Dea"


"Alin"


"Mia" mereka berjabat tangan secara bergantian.


"Ko Kak Dea sama Kak Alin manggil Tiara Kakak?" Mia sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya lagi.


"Ya ampun apa aku memang terlihat lebih muda dari kalian" Tiara terkekeh


"Hahaha. Mereka pasti mengira Kaka lebih muda dari kita atau minimal seumuran lah dengan kita" kata Alin

__ADS_1


"Jadi gini ya Mia, Kak Tia ini adalah Kakak ipar aku. Dia dua tahun lebih tua dari aku" jelas Dea


Mia terbelalak kaget mendengar penjelasan Dea "Maaf Kak, gak sopan dong aku manggil Kakak dengan nama saja"


Tiara tersenyum "Gak papa ko Mia, panggil Tia aja ya lagian gak ada yang tahu kalau aku sudah menikah selain kalian"


"Baiklah"


Mereka pun melanjutkan obrolan nya. Tiara juga menceritakan tentang pertemuan nya dengan pria pria aneh di kampus ini.


"Hahaha. Saking baby face nya wajah Kaka. Mereka sampai gak tahu kalau Kakak lebih tua dari mereka" kata Alin


"Hahaha. Sekarang aku tau siapa perempuan yang du ceritakan oleh Bima and the geng tadi" kata Dea


"Ohhh jadi pria pria tadi temen temen kalian" kata Tiara


"Heem. Bisa patah hati berjamaah kalau mereka tahu Kakak udah nikah dan punya dua orang anak. Hahaha" kata Alin masih dengan tawanya


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Tiara baru selesai mandi, Dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Anak anaknya sedang bermain dengan pengasuhnya.


Ternyata kuliah itu benar benar melelahkan. Belum lagi banyak kejadian kejadian yang tak di duga seperti tadi.


Tiara tersenyum geli saat mengingat para pria tadi yang berbondong bondong untuk berkenalan dengan nya.


Apa aku memang tidak terlihat sudah menikah dan mempunyai anak gitu?


Karna terlalu lelah Tiara pun akhirnya terlelap. Ditya baru saja pulang kantor, Dia langsung masuk ke dalam kamarnya dan melihat istrinya yang terlelap dengan tubuh terlentang dengan baju kaos putih yang sedikit terangkat sehingga memperlihatkan perutnya.


"Ahh kenapa aku selalu sulit menahannya. Sayang kenapa harus seperti itu tidur nya si" Ditya menarik selimut dan menutupi tubuh Tiara


"Apa saja yang Dia lakukan di kampus? Lebih baik aku tanyakan pada Dea nanti" gumam Ditya berjalan ke kamar mandi

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2