Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 20}


__ADS_3

"Kita ajak Ardi ke kantin Ngga" kata Rafa


Sejak pertemuan dengan Ardi waktu itu. Rafa merasa sangat cocok dengan Dia. Ardi terlihat sangat dingin, cuek tapi juga supel kalau memang sudah kenal. Dan itu membuat daya tarik tersendiri untuk Rafa.


"Oke"


Angga pun langsung menghubungi adiknya untuk menyusul ke kantin. Kini mereka telah berkumpul di kantin. Sementara Angga mengajak Nessa keluar sebentar, ada yang ingin di bicarakan.


"Ada apa sih?" tanya Nessa penasaran


"Ekhem.


Ness aku cuma mau bilang, kalau nanti sehabisa kita lulus kamu mau gak langsung menikah sama aku?" kata Angga


Nessa melongo mendengar ucapan Angga.


Hanya untuk membicarakan itu saja sampai harus menjauh dari yang lainnya.


"Hahaha. Kau ini kenapa sih? Aneh banget, kalau aku gak siap kamu ajak nikah. Ngapain kemarin aku nerima lamaran kamu. Aneh aneh aja" kata Nessa merasa lucu dengan tingkah Angga


Angga menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal


Iya juga ya.


"Udah ahh, ayo kita kembali ke kantin" Nessa merangkul tangan Angga


Angga tersenyum, melihat tangan Nessa yang merangkul tangan nya. "Ayo sayang"


Nessa langsung menghentikan langkahnya. Menoleh ke arah Angga, merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja Dia dengar.


"Kamu bilang apa tadi?" tanya Nessa


Angga mencubit gemas pipi Nessa "Sayang? Kenapa emang? Gak boleh? Kan kita udah menjadi sepasang kekasih, jadi bebas dong mau panggil apa aja"


Nessa tersenyum malu, menyelipkan rambutnya ke belakang telinga. Wajahnya sudah merah karna rasa malu dan juga bahagia.


"Dan mulai saat ini kau juga harus memanggil ku 'Sayang'" kata Angga menekan kata terakhir


"Hah? Tapi aku malu" kata Nessa jujur

__ADS_1


Angga tersenyum dana mengusap rambut Nessa "Kenapa malu? Kau harus terbiasa mulai saat ini. Oke"


Nessa hanya mengangguk "Udah ya ayo kita ke kantin lagi, mereka pasti nungguin"


Mereka berjalan bergandengan tangan menuju ke kantin. Di sana sudah ada Rafa, Nevan, Ardi dan juga Tito.


"Kalian dari mana aja?" tanya Nevan


Nessa menarik kursi dan duduk di samping Nevan "Gak dari mana mana"


"Oh ya Kak Ness, kenalin ini Tito temen aku" kata Ardi


"Tito Kak"


"Nessa" mereka saling berjabat tangan.


Mereka pun mengobrol dengan di sertai canda tawa. Saat sedang asyik mebgobrol tiba tiba ponsel Rafa berdering.


"Siapa Kak?"tanya Ardi


"Adhe aku Ar" jawab Rafa yang langsung mengangkat telponnya


"Hallo Kak, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam. Ada apa Vei?"


"Kak Vei ada tugas kelompok nanti sepulang sekolah. Jadi Vei mau izin ya, nanti pulang nya langsung ke rumah temen"


"Temen nya laki laki atau perempuan?"


"Dua orang perempuan, dua orang laki laki"


"Udah izin sama Papa?"


"Udah, tapi kata Papa harus izin sama Kaka juga"


"Ya udah, pulang nya jangan kemalaman"


"Siap, makasih Kakak. Love You"

__ADS_1


"Hmmm"


Vera langsung mematikan telponnya sambil mendengus kesal "Gak pernah mau balas kata kata sayang dari aku. Dasar Kakak nyebelin plus posesif" gerutu Vera


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Rafa pulang ke rumah dan langsung menghampiri ibunya yang baru saja pulang dari rumah sakit.


"Assalamualaikum Ma. Cup Cup" Rafa mencium kedua pipi Celin


"Waalaikumsalam. Baru pulang Raf, ko sore banget?" kata Celin mengusap kepala putranya


"Iya Ma, lagi banyak tugas dan ada kelas tambahan" jelas Rafa


"Adhe kamu juga katanya mau kerja kelompok dulu, tapi ini udah jam 5 sore belum pulang juga" kata Celin cemas


"Bentar lagi mungkin Ma" jawab Rafa sambil berjalan ke arah sofa dan merebahkan tubuhnya di sana.


Celin ikut berjalan ke arah sofa dan duduk di sofa tunggal "Iya mungkin"


"Papa kamu juga belum pulang, biasanya suka udah di rumah jam segini" kata Celin melihat ke arah pintu utama


"Hmmm. Mama juga tumben jam segini baru pulang?" tanya Rafa


"Tadi ada operasi mendadak Raf" jawab Celin. Rafa hanya mengangguk


"Raf, kamu yakin gak mau jadi dokter aja biar bisa mengurus rumah sakit keluarga?" tanya Celin


Memang selama ini Celin sangat berharap Rafa bisa menggantikan nya untuk menjadi dokter sekaligus direktur rumah sakit keluarga nya.


"Rafa males Ma, kan tau kalau Rafa aja gak suka sama bau obat obatan. Males Ahh" jawab Rafa


"Lagian kenapa gak Aulia aja"usul Rafa


"Iya juga ya,nanti Mama telpon Oma Gisel deh" kata Celin


Setelah menikah, Gisella dan Doni pindah ke luar negri untuk mengurus perusahaan orang tua Gisel. Satu tahun setelah menikah Gisel di karunia seoraang anak yang bernama Putra Marquez. Dan kini Putra sudah menikah dengan Luna Maura dan di karuniai dua orang putri yang bernama Amelia Marquez yang sekarang sudah lulus kuliah dan Aulia Marquez yang sekarang duduk di kelas 12 SMA.


Bersambung

__ADS_1


Note : Untuk yang terus nanyain Gisel sama Doni. Ini saya ceritakan sedikit ya. Tapi nanti hanya sebagai tokoh pendukung saja. Jadi jangan berharap lebih ya. Hehe 😁😁


__ADS_2