
Rafa dan Nevan masuk ke dalam kamar masing masing. Keduanya benar benar hancur. Semua harapan dan impian mereka sudah lenyap.
Kecewa, marah dan benci yang mereka rasakan. Entah apa yang akan terjadi besok pagi, mereka tidak tahu. Saat ini mereka hanya ingin mengistirahatkan fikiran nya.
Di kamar Nevan, Dia sedang duduk di balkon kamarnya. Menatap langit malam dengan tatapan penuh kekecewaan. Semuanya masih terasa mimpi, tidak menyangka hal ini akan terjadi.
Nevan merogoh saku jaketnya, mengeluarkan kotak cincin yang tadi. Membukannya, melihat kedua cincin yang masih menancap di dalam kotak itu.
Bahkan aku memesan khusus cincin ini untukmu Aul. Tapi kenapa kau malah tega mengecewakan ku.
Nevan berjalan kembali ke dalam kamar. Membuka lacik nakas, dan menyimpan kotak cincin itu di sana.
Nevan membuka jaketnya dan segera merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
Sementara itu di kamar Rafa masih membaringkan tubuhnya dengan mata menatap kosong pada langit langit kamarnya.
Kenapa sebelum aku memulai, semuanya sudah berakhir. Bahkan sebelum aku mebyatakan cinta, semuanya telah hancur.
Mengalami jatuh cinta untuk pertama kalinya membuat Rafa maupun Nevan merasakan sangat bahagia.
Nevan dan Rafa sudah memantapkan hati untuk mencintai kedua wanita itu dengan sepenuh hati. Tapi saat mereka sudah memberikan sepenuh hatinya. Mereka malah harus sangat kecewa.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Pagi ini Nevan dan Rafa terlihat bersikap sangat berbeda. Keduanya terlihat dingin dan datar tanpa ekspresi. Setelah sarapan mereka langsung berangkat ke kampus.
__ADS_1
Ada yang beda disini, ketika kedua pria ini berjalan menyusuri lobi kampus pasti mereka akan menebar senyum ramah dan menganggukkan kepalanya sekedar untuk menyapa orang yang berpapasan dengan mereka.
Tapi sekarang keduanya terlihat sangat dingin, datar dan begitu cuek. Tidak ada lagi senyuman ramah dari keduanya.
Bahkan sampai selesai kuliah pun belum ada percakapan di antara keduanya. Mereka masuk ke dalam apartemen dab duduk di sofa ruang tengah.
Rafa berjalan ke arah dapur, mengambil dua botol minuman dingin. Kembali ke ruang tengah, menyimpan satu botol minuman yang di bawanya di atas meja depan Nevan.
Rafa ikut duduk di sofa, meneguk kembali minumannya. Rafa menoleh ke arah Nevan yang masih diam tanpa ekspresi apapun.
"Apa rencana kau selanjutnya?" tanya Rafa menatap lurus ke depan
"Aku ingin segera menyelesaikan kuliah ku dan pulang ke Indonesia" jawab Nevan datar
"Yah aku pun seeperti itu.
Nevan mengangguk kecil "Kau tidak salah, tapi untuk saat ini nama Aulia masih tersimpan rapi di hatiku. Meskipun kecewa tapi aku belum yakin kalau aku bisa melupakan nya"
Rafa mengusap wajah frustasi "Ya aku juga merasa begitu. Aku merasa kalau aku sangat sulit melupakan Desi. Mau bagaimanapun ini adalah kali pertama kita jatuh cinta"
Nevan mengambil minuman yang terletak di atas meja. Membukanya lalu meneguknya.
"Sekarang kita tidak usah memikirkan wanita lagi. Kita fokus pada kuliah kita, wanita hanya merepotkan dan hanya akan membuat kita kecewa" kata Nevan yang di jawab anggukan oleh Rafa.
Trauma!!
__ADS_1
Itulah yang mereka rasakan, takut untuk memulai lagi yang namanya cinta. Kedua lelaki tampan ini malah menganggap kalau semua wanita sama.
Nevan beranjak dari tempat duduknya. Berjalan ke arah kamar.
"Van" panggil Rafa
Nevan menghentikan langkahnya. Berbalik menatap Rafa yang masih diam di tempatnya.
"Apa kau membuang cincin itu?" tanya Rafa
Nevan menggeleng pelan "Tidak. Sampai kapanpun Aulia akan menjadi kenangan untuk ku. Aku tidak akan membuang cincin itu. Waktu sebulan ini, aku dan Dia menjalani banyak kenangan yang begitu indah. Meskipun akhirnya Dia mengecewakan ku"
Rafa hanya mengangguk, Dia juga sama. Untuk saat ini Dia belum bisa melupakan dan menghapus nama Desi di hati dan fikiran nya.
Nevan membuka pintu kamar dan masuk. Dia merabahkan tubuhnya di tempat tidur.
Semoga aku bisa melupakan semuanya.
Diruang tengah Rafa juga masih diam di sofa. Duduk menyandar dengan kedua tangannya menjadi bantalan. Menatap langit langit apartemen.
Semoga aku bisa melupakannya.
Bersambung
Note: Kayanya akan langsung aku skip ya. Biar bisa cepat menceritakan kisah cinta Nevan dan Rafa dengan sikap mereka yang sudah berubah. Tidak seperti dulu lagi.
__ADS_1
Semoga suka 🤗🤗😍😍