
Wakti berlalu begitu cepat, setiap detik di lalui dengan rasa bahagia untuk Tiara. Memiliki keluarga yang menyayanginya. Mempunyai dua anak yang sangat menggemaskan.
"Tiup lilinnya...tiup lilinnya"
Semua anggota keluarga sedang merayakan ulang tahun twins N dan Rafa yang sudah menginjak dua tahun. Karna kelahiran si kembar dan Rafa hanya berbeda satu minggu. Jadi mereka merayakannya secara bersama.
Si kembar dan Rafa sudah bisa berjalan dengan lancar. Mereka terlihat sangat menggemaskan. Berlari kesana kemari di ikuti para pengasuh mereka.
"Kak Tia, besok mulai masuk kuliah kan" kata Dea
"Heem De"
"Asyik, aku ada temen deh sekarang" kata Dea antusias
"Emangnya kamu gak punya temen gitu di kampus?" tanya Celin
"Punyalah, tapi kan akan semakin rame kalau ada Kak Tia yang selalu ceria di manapun " kata Dea. Tiara hanya tersenyum
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Besok paginya Tiara sudah siap untuk berangkat ke kampus. Hari pertamanya Dia harus di antarkan oleh sang suami posesif itu.
"Ingat ya jangan dekat dekat dengan pria lain. Jangan tersenyum sama pria lain" kata Ditya masih fokus memegang kemudi.
Ya kali, dari dulukan aku itu paling gak bisa kalau harus judes judes.
"Nanti aku ga punya temen dong Mas kalau aku judes gitu" gerutu Tiara
Ditya menatap sekilas pada istrinya "Terus kamu mau apa? Punya banyak teman gitu? Terus temannya pria semua? Iya? Ingat ya kamu itu sudah punya keluarga"
Ya ampun, kenapa pemikirannya hanya ke situ si. Aku juga gak mungkin melupakan keluargaku.
"Bukan gitu Mas, tapi kan masa iya Tia gak boleh terenyum sama orang lain. Kan aneh" protes Tiara
"Terserah, yang penting jangan sampai kamu selingkuh dari aku" kata Ditya ketus
Hah? Gila apa ya, mana berani aku selingkuh. Ahh benar benar bisa gila aku menghadapi sikap posesif Dia.
Keduanya hanya diam sampai di kampus. Tiara mencium tangan suaminya dan Ditya mencium seluruh bagian wajah istrinya.
"Assalamualaikum" pamit Tiara
__ADS_1
"Waalaikumsalam "
Tiara menunggu sampai mobil suaminya pergi dari pekarangan kampusnya. Setelah mobil Ditya tidak terlihat, Tiara langsung berjalan masuk ke dalam kampus barunya itu.
Brukkk
"Sorry sorry gue gak sengaja" seorang pria membantu Tiara yang terjatuh karna bertabrakan dengan nya.
"Iya tidak papa" Tiara bangun dan merapikan hijabnya.
"Anak baru ya? Ko gue baru lihat" kata pria itu sudah sok akrab .Tiara mengangguk dan tersenyum tipis.
"Ohh hay. Kenalin gue Bima" mengulurkan tangannya
"Tiara" menjabat sebentar tangan Bima.
"Oke, kalau gitu gue pergi dulu ya ada urusan mendadak" kata Bima
"Hmmm"
Bima pun pergi meninggalkan Tiara dengan terus tersenyum " Manis banget"
Tiara masuk ke dalam kelas dan duduk di bangku ke tiga dari depan. Masih belum ada yang di kenalnya. Tiara fokus membaca buku saja karna tidak tahu harus apa sebelum dosen yang akan mengajar masuk ke dalam kelas.
"Hai"
Tiara menoleh ke arah empat orang pria yang berdiri di samping mejanya.
"Iya?"
Tiara mengerutkan keningnya karna terlalu bingung melihat jajaran pria itu seakan menantikan pembagian sembako.
"Boleh kenalan gak, namaku Hilman"
"Namaku David" orang kedua menyahut
"Gue Gibran" lanjut ke orang ketiga
"Gue Yoga"
Tiara hanya bisa tersenyum kaku "Tiara"
__ADS_1
"Wah nama yang bagus dan cantik seperti orangnya" kata Yoga . Tiara hanya tersenyum kaku
Tepat saat itu dosen masuk ke kelas. Ke empat pria itu langsung keluar dari kelas Tiara.
Loh ko malah keluar, apa mereka bukan dari kelasku. Aaa sudahlah.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Waktu istirahat pun tiba, seorang perempuan berkaca mata menghampiri Tiara yang sedang memasukan buku ke dalam tasnya.
"Hay"
Tiara menoleh dan tersenyum "Iya?"
"Aku boleh kenalan sama kamu"
Tiara tersenyum dan mengangguk "Tentu saja, aku Tiara"
"Mia" mereka pun bersalaman dan saling melempar senyum.
"Kamu hebat banget bisa langsung di datangi kakak senior kita yang populer itu" kata Mia
Ohh jadi mereka senior ku, apa mereka gak lihat ya kalau aku itu pasti lebih tua dari mereka.
"Hmmm. Gak tau juga" jawab Tiara acuh tak acuh
"Gak heran si kalau mereka langsung datang kesini demi berkenalan denganmu. Kamu cantik banget si, penampilan mu juga berbeda dari yang lain" oceh Mia.
Tiara hanya diam, malas untuk menanggapi. Toh gak penting juga.
"Oh ya Tiara ayo kita ke kantin" ajak Mia
Tiara mengangguk "Ayo"
Bersambung
Selamat tahun baru untuk semunya. Semoga sehat selalu dan bahagia selalu. Semoga pamdemi cepat berakhir ya. Aminn.
Salam sayang
Nita Puspita 🤗😍😍
__ADS_1