Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Season 2 {Part 7}


__ADS_3

Angga merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Menatap langit langit kamarnya. Lagi lagi bayangan Nessa melintas di fikiran nya. Gadis yang Dia tolong dengan kondisi sangat memprihatinkan.


Gadis unik itu ternyata sangat di manja oleh keluarganya. Dan apa pria tadi adalah kakanya ya.


Angga belum mengetahui soal Nessa yang ternyata saudara kembar dengan Nevan. Karna keduanya tidak memiliki kemiripan yang identik.


"Ahhh sudahlah, kenapa aku malah memikirkan gadis itu"


Angga membalikkan badannya dan mulai memejamkan mata.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


"Kau benar tidak papa Ness? Siapa laki laki itu? Kurang ajar bisa bisanya Dia menyakiti saudaraku"


Rafa yang mendengar cerita dari Nevan langsung mengitrogasi Nessa saat mereka berada di kantin kampus.


"Gak papa Raf, aku baik baik saja karna ada seorang pria yang menolongku" jelas Nessa tersenyum, merasa bersyukur karna mempunyai dua pria yang selalu melindunginya.


"Siapa? Siapa yang sudah menolongmu?" tanya Rafa penasaran karna Nevan tidak menceritakan soal pria yang menolong Nessa.


"Namanya Angga, Dia juga kuliah disini. Satu angkatan sama kita tapi berbeda jurusan" jelas Nessa


"Ko kau bisa tahu?" tanya Rafa


"Soalnya kemarin siang aku ketemu sama Dia, ingat gak waktu aku bilang tali tasku tersangkut di pegangan tempat sampah. Nah cowonya itu Dia" jelas Nessa


"Ohh. Gitu ya" Rafa mangut mangut mengerti


"Oh ya aku nanti mau ketemu sama Angga. Aku belum sempat berterimakasih sama Dia" kata Nessa


"Oke" jawab Nevan singkat


Eh tumben Dia tidak nanya nanya dulu. Biasanya suka over kalau tau aku mau ketemu sama laki laki.

__ADS_1


"Aku akan selalu menjaga mu Ness, sampai kau benar benar ada yang menjaga suatu saat nanti. Tapi mulai sekarang aku tidak akan terlalu mengekangmu. Apalagi aku tahu kalu Angga pria yang baik dan bertanggung jawab" kata Nevan seolah mengerti apa yang di fikirkan oleh Nessa.


"Apa kau sudah tidak marah pada Angga?" tanya Nessa


Nevan menggeleng "Enggak, kau tahu betul siapa aku. Aku tidak akan pernah malu untuk minta maaf jika memang aku salah"


Nessa mengangguk, Dia cukup mengerti tentang saudaranya. Nevan bukan orang egois yang tidak mau mengakui kesalahan nya. Asalkan Dia tahu kebenaran nya maka Nevan akan langsung menyadari kesalahan nya.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Saat jam istirahat, Nessa menyusuri lobi kampus. Dimana tempat kemarin Dia bertemu dengan Angga. Benar saja Angga sedang duduk di bangku yang ada di sana bersama dengan dua orang teman nya.


"Hai" sapa Nessa canggung


Angga dan kedua teman nya menoleh "Ohh hai" balas Angga yang juga merasa canggung.


"Siapa Bro?" bisik teman Angga


"Cewe yang tadi aku ceritakan" jawab Angga ikut berbisik


Angga hanya mengangguk, Nessa tersenyum sambil menganggukan kepalanya saat kedua teman Leon melihat nya.


"Duduk Ness" kata Angga


Nessa tersenyum dan duduk di samping Angga. Diam, keduanya hanya diam. Memikirkan apa yang akan di bicarakan. Semua kata yang telah Nessa rangkai sejak tadi, berhamburan entah kemana.


"Ekhem.


Ada apa kau menemuiku Ness?" tanya Angga memecah keheningan


Nessa menoleh sekilas "Hmmm. Aku cuma mau berterima kasih sama kamu karna sudah menolongku semalam. Aku gak tau kalau gak ada kamu waktu itu apa yang akan terjadi sama aku"


Angga menoleh dan tersenyum "Iya, sama sama Ness"

__ADS_1


Nessa tersenyum lega karna sudah mengungkapkan rasa berterima kasihnya pada Angga. Nessa mengeluarkan kotak makan dari dalam tasnya. Tadi pagi Dia sengaja membuatkan Angga puding jagung sebagai rasa terimakasih nya.


"Ini untukmu" Nessa menyerahkan kotak makanan itu


Angga mengerutkan keningnya "Apa ini?"


"Ini puding jagung buatan aku, sengaja aku buat untuk kamu. Ya sebagai ucapan terimakasih ku" jelas Nessa


Angga tersenyum "Gak perlu repot repot lagi Ness. Aku ikhlas ko menolong mu kemarin malam"


"Aku tahu, ya setidaknya kamu cobain dulu pudingnya. Kalau suka kamu abisin kalau enggak ya jangan" kata Nessa tersenyum


"Baiklah"


Angga membuka tutup kotak makanan itu. Mengambil sendok, dan mulai memakan puding jagung dengan fla susu warna outih terlihat begitu menggiurkan.


Ini enak sekali. Gak nyangka kalau ini bener buatan nya.


"Enak gak?" tanya Nessa


Angga mengangguk dan kembali memasukan sesendok puding ke mulutnya.


"Ini beneran kamu yang buat?" tanya Angga hati hati


"Iya, kenapa? Gak percaya ya? Ini salah satu makanan favorit aku dan aku bisa membuat nya sendiri" jelas Nessa


"Aneh aja si, kamu kan kelihatan nya manja. Tapi ko mau ribet ribet buat puding sendiri. Kan bisa beli, lebih gampang" kata Angga jujur


Nessa tersenyum "Meskipun aku di manja sama keluargaku. Tapi Mami aku selalu mengajariku tentang bagaimana menjadi seorang istri yang baik. Mengajariku memasak, membuat kue dan membuat puding ini juga. Jadi aku gak semanja yang kau fikirkan"


Benar benar gadis unik.


Angga mengangguk mengerti dan melanjutkan memakan puding buatan Nessa.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2