
Ditya memutuskan untuk tidak mempunyai anak lagi. Sudah cukup dua saja, Dia tidak mau melihat istrinya kesakitan saat melahirkan. Kecemasan itu masih melekat kuat di hati Ditya. Rasa sayang dan cintanya pada Tiara membuat Ditya tidak ingin melihat istrinya terluka sedikitpun.
Anak kedua Alvin telah lahir, Vera Syahira Marquez membuat kebahagiaan Alvin dan Celin semakin bertambah.
Pernikahan Dea dan Viza pun sudah di karuniai seorang anak lelaki yang sangat tampan yang bernama Hitta Reino Husen. Usia Hitta sudah menginjak 13 tahun. Sekarang Dia duduk di bangku SMP. Karna keluarga Dea tinggal di kota B. Maka mereka sangat jarang bertemu. Hanya menjalin komunikasi lewat video call dengan keluarga yang lainnya.
Nevan, Nessa dan Rafa sudah memulai kuliahnya. Sementara Vera masih duduk di bangku SMA kelas 10.
Tidak ada yang menyangka kalau seorang Nevan dan Rafa akan menjadi pria yang ceria dan pecicilan. Sepertinya benar apa kata Opa Seno kalau sifat cucunya akan mirip dengan nya. Sementara Vera dan Nessa berubah menjadi gadis yang ceria, baik, ramah kepada siapa pun.
Nessa dan Vera sering kali di buat kesal karna selalu di awasi oleh kedua pria tampan ini. Rafa dan Nevan selalu menjadi bodi guard mereka. Siapa saja yang dekat dengan Vera atau Nessa akan di selidiki latar belakangnya. Apalagi jika yang mendekati mereka adalah seorang pria.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
"Vei berangkat dulu ya Kak" kata Vera, Vei adalah panggilan sayang Kaka dan orang tuanya.
"Iya, hati hati nanti pulang nya Kaka jemput" kata Rafa
Vera menghela nafas berat "Iya Kak, memang nya Kaka sudah selesai kuliah nanti? Kalau belum Vei bisa pulang sendiri"
Aku sudah besar, umurku saja sudah 16 tahun. Tapi kenapa mereka selalu saja posesif.
"Tidak Vei, Kakak akan usahakan bisa menjemput kamu. Sekarang keluarlah, sebentar lagi bel" kata Rafa
Vera mencium punggung tangan Kakanya "Assalamualaikum"
__ADS_1
"Waalaikumsalam"
Vera pun keluar dari mobil kakanya. Rafa langsung melajukan mobilnya menuju kampus. Sesampainya di sana ternyata Nessa dan Nevan sudah sampai.
"Kemana saja kau?" kata Nevan
"Biasa antar adik kesayangan dulu" jawab Rafa santai
"Dasar posesif, sama aja keduanya sama sama posesif" gerutu Nessa mengibaskan rambutnya.
Nessa ataupun Vera tidak memakai hijab seperti ibu mereka. Bukannya tidak di ingatkan oleh ibu mereka. Tapi Nessa ataupun Vera belum siap untuk berhijab. Jika waktunya sudah tiba mereka pasti akan menutup auratnya.
Tapi meskipun mereka tidak pakai hijab, pakaian yang mereka kenakan selalu sopan.
"Udah gak usah ngomel, ayo kita masuk kelas" Nevan merangkul bahu saudari kembarnya
Rafa hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya ini. Dia hanya mengikuti langkah Nessa dan Nevan menuju kelasnya.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Setelah melewati pelajaran, waktu istirahat pun tiba. Nevan, Nessa dan Rafa langsung berjalan ke kantin untuk makan siang.
"Vei pulang jam berapa Raf?" tanya Nevan
"Jam 1 siang katanya" jawab Rafa kembali meminum jusnya
__ADS_1
"Nanti kan kita ada kelas kedua sampe jam 2. Emang bakal keburu jemput Vei?" kata Nevan
Nessa hanya diam sambil memakan makanannya. Banyak pasang mata menatap iri kepada Nessa karna selalu di temani oleh dua pria tampan.
"Aku akan minta izin pulang jam 1 siang. Gak mungkin kan aku biarin Vei pulang sendiri" jawab Rafa enteng
Dasar Kakak posesif, Vei kan udah gede. Bisa pulang sendiri.
"Kenapa si gak kamu izini Vei bawa mobil sendiri Raf? Kau kan tidak perlu terus terusan izin untuk menjemput Vei" usul Nessa
Rafa menggeleng cepat "Aku khawatir sama Dia Ness, aku gak mungkin biarin Dia bawa mobil sendiri"
"Kalau gitu kenapa gak pakai supir aja? Kasian loh Vei kalau sampai kamu telat jemput. Dia pasti nunggu kamu sendirian, kan itu lebih bahaya lagi" kata Nessa lagi
Rafa diam, ada benarnya juga apa yang di katakan Nessa "Iya juga ya, yaudah nanti aku akan minta di carikan supir sama Papa untuk antar jemput Vei"
Nessa tersenyum 'Aku hanya bisa membantumu sampai sini Vei'
Nessa kembali teringat saat semalam Vera menelpon nya untuk membujuk Kakak posesifnya agar mencarikan supir saja. Vera sudah kesal jika harus menunggu kakaknya menjemput. Mau pulang lebih dulu, pasti kakaknya dan Papanya akan marah besar.
Bersambung
Segini dulu ya, semoga kalian suka.
Untuk kisah anaknya Riza sama Rachel, nanti ya aku selesaikan novel yang ini dulu.
__ADS_1
Semoga suka 🤗🤗😘😘