Kau Istriku Bukan Simpananku

Kau Istriku Bukan Simpananku
Part 81


__ADS_3

Hari berlalu, setelah kejadian di taman waktu itu kini Dea dan Viza resmi menjadi sepasang kekasih. Bukan lagi pacar sementara.


Dea masuk ke dalam mobilnya, Dia baru saja selesai kuliah dan akan langsung pulang. Saat Dea akan menyalakan mobilnya, di hentikan saat mendengar dering ponselnya.


"Hallo. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam. Sudah pulang?"


"Sudah Kak, ini baru saja mau pulang"


"Ya udah hati hati ya, jangan ngebut ngebut bawa mobilnya"


Dea tersenyum mendapat perhatian dari Viza "Iya Kak, Dea mau ke rumah Kak Ditya dulu. Kangen sama si kembar"


"Ya udah hati hati"


Setelah mengakhiri panggilan nya Dea melajukan mobilnya ke rumah Ditya. Sesampainya disana Dia langsung di sambut oleh Tiara.


"Mana si kembar?" tanya Dea


"Ada lagi main sama Yula" jawab Tiara


"Tuh mereka, sudah mulai bisa tengkurep dan merangkak" kata Tiara tersenyum


"Wahh pertumbuhan nya cepet banget ya" Dea langsung menghampiri Nessa dan Nevan yang sedang bermain dengan Yula.


"Hay, keponakan keponakan aunty. Apa kabar ganteng, dan cantik" Dea mencium pipi Nessa dan Nevan.


Tiara menyuruh Yula untuk ke dapur karna sekarang ada Dea dan Dia yang akan menjaga si kembar.


"De, bagaimana hubunganbmu dengan Dia?" tanya Tiara

__ADS_1


Semenjak bercerita waktu itu, Tiara tidak sempat lagi untuk menanyakan nya lagi pada Dea.


Dea tersenyum sambil memainkan tangan mungil Nevan yang sedang di gendong nya.


"Semuanya baik baik saja ko Kak" jawab Dea tersenyum


Tiara mengerutkan keningnya, melihat senyuman Dea yang tidak seperti biasanya.


"Apa kalian masih menjadi pacar sementara?" tanya Tiara


Dea menggeleng "Tidak Kak"


Tiara mengangguk dan bernafas lega. Setidaknya Dea tidak akan sakit hati lagi saat harus terus berdekatan denga pria yang di cintainya. Sementara pria itu tidak mencintainya.


"Kak Ditya belum pulang Kak?" tanya Dea


"Sebentar lagi mungkin, ini juga udah sore. Biasanya jam 5 sore suka udah pulang" kata Tiara


"Pulang cepet terus ya sekarang Kak Ditya" kata Dea


"Iyalah, pasti kangen sama si kembar. Iya kan? Hemm" Dea mencium gemas pipi Nevan


"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu ya Kak. Mami pasti cemas kalau aku sampe pulang telat" kata Dea yang di jawab anggukan oleh Tiara.


"Hati hati ya De"


Setelah Dea pergi, Tiara membawa kedua anaknya ke kamar. Tiara memang sangat suka untuk bermain dengan anak anaknya di atas tempat tidur seperti saat ini.


"Hahaha. Anak Mami pintar sekali, sudah bisa guling guling ya" Tiara tertawa bahagia saat Nevan dan Nessa berguling kesana kemari di atas tempat tidur.


Ceklek

__ADS_1


"Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam. Mas sudah pulang"


Ditya berjalan ke arah anak dan istrinya yang sedang bermain di tempat tidur. Ditya mencium kening istrinya dan mencium pipi kedua anaknya.


"Anak anak Daddy lagi asyik main sama Mami ya" Ditya duduk di pinggir temlat tidur


"Mas mau mandi dulu?" tanya Tiara. Ditya mengangguk


Tiara pun berjalan ke kamar mandi untuk menyiapkan perlengkapan mandi dan pakaian untuk suaminya itu.


"Sudah siap Mas, sana mandi dulu" kata Tiara


"Ya udah, Daddy mandi dulu ya nanti kita main lagi" kata Ditya mengelua kepala kedua anaknya.


Tiara melanjutkan main dengan Nessa dan Nevan. Ditya sudah selesai mandi dan berpakaian santai. Dia pun ikut bermain dengan Nevan dan Nessa.


.....


Alvin dan Celin pun sedang asyik bermain dengan Rafa. Tak jauh beda dengan Ditya, Alvin juga lebih sering pulang cepat sekarang. Jika masih banyak kerjaan maka akan Dia bawa dan di kerjakan di rumah.


"Wahh anak Papa hebat, sudah mulai merangkak ya" kata Alvin antusias


"Iya Mas, pertumbuhan mereka memang terbilang cepat" kata Celin tersenyum bahagia


"Iya Sayang, si kembar juga pertumbuhan nya cepat. Kata Ditya mereka juga sudah mulai merangkak kaya Rafa gini" kata Alvin mengelus kepala putranya


"Mereka akan tumbuh bersama ya Mas. Lucu deh nanti pasti mereka akan bersahabat kaya kita sama orang tuanya" kata Celin membayangkan kalau putranya jika sudah tumbuh dewasa.


"Heem. Ada dua pangeran yang akan menjaga Nessa nantinya" kata Alvin yang di jawab anggukan oleh Celin.

__ADS_1


Membayangkan nya saja sudah sangat membuat mereka bahagia. Bagaimana nanti anak anak nya akan tumbuh bersama dan menjadi sahabat. Pasti akan membuat para orang tua sangat bahagia.


Bersambung


__ADS_2