
"Mas aku boleh ke rumah sakit lagi? Udah lama kan aku gak kesana, cuma ngecek laporan bulan lalu aja" izin Celin
Memang setelah menikah dengan Alvin. Celin belum kembali bekerja di rumah sakit. Semuanya Dia serahkan dulu pada asisten nya,dokter Yuna.
"Boleh aja, tapi jangan pulang malam. Sebelum aku pulang kamu harus sudah ada di rumah" kata Alvin
"Iya Mas, aku janji akan pulang sebelum kamu pulang dari kantor" kata Celin tersenyum bahagia
Celin sudah sangat merindukan masa masa dirinya bekerja di rumah sakit. Memeriksa pasien, dan bertemu dengan teman temannya.
Meskipun Celin adalah anak pewaris rumah sakit itu, tapi Dia tetap bersikap ramah pada siapapun. Dia berteman dengan perawat juga dokter dokter yang lainnya.
"Aku anterin aja ya ke rumah sakitnya" kata Alvin
"Gak usah Mas, aku bawa mobil sendiri aja" kata Celin tersenyum
"Gak, gak boleh. Kalau gitu kamu di anter Pak Wahyu aja" kata Alvin tegas
Celin hanya mengangguk, tidak mau membantah suaminya. Setelah Alvin pergi ke kantor, Celin pun segera siap siap untuk pergi ke rumah sakit.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Celin di sambut ramah oleh beberapa perawat dan dokter disana. Celin memasuki ruangan nya yang sudah hampir sebulan lebih tidak Dia tempati.
"Semuanya masih sama, ahh aku sangat merindukan ruangan ini" gumam Celin
Ceklek
"Permisi Dokter Celin, ini berkas yang anda perlukan" Yuna datang dan menyimpan berkas di meja kerja Celin.
Celin menoleh dan tersenyum "Iya, terimakasih Yuna. Aku senang sekali bisa kembali bekerja Yuna"
Yuna tersenyum, memang seperti inilah Celin. Selalu berbicara santai walaupun itu dengan bawahan nya. Makanya semua yang bekerja disini selalu betah karna keramahan sang pemilik rumah sakit.
__ADS_1
"Iya Dokter, saya juga senang karna Dokter Celin bisa kembali bekerja. Saya kira setelah menikah Dokter tidak akan kembali ke rumah sakit" kata Yuna
Celin berjalan ke arah meja kerjanya dan duduk di kursi kebesarannya.
"Suamiku sangat baik dan pengertian Yuna. Dia tidak melarangku, hanya saja mulai sekarang aku harus pulang sore sebelum suamiku pulang. Jadi kau atur semuanya, jam 4 sore aku harus sudah pulang" jelas Celin
"Baik Dokter" Yuna mengangguk
"Bbaiklah, sekarang apa ada pasien untuk ku?" tanya Celin
"Ada anak kecil yang baru seminggu ini di rawat disini. Dia mengidap penyakit jantung dari kecil Dok" jelas Yuna
"Ya ampun, siapa yang menangani nya selama ini?" tanya Celin
"Dokter Yusuf"
"Baiklah, sekarang biarkan anak kecil itu aku yang menangani. Dokter Yusuf masih punya pasien lain yang sedang Dia tangani kan?" kata Celin
"Iya Dok"
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
"Jadi bagaimana Dok?" tanya Tiara
Setelah Dia sudah di periksa oleh dokter. Tiara duduk di depan meja dokter dan ingin mendengarkan penjelasan dokter tentang penyakitnya.
"Semuanya sudah mulai membaik. Penyakit Endometriosis yang anda derita sudah mulai membaik. Ya meskipun belum sepenuhnya pulih" jelas dokter
Tiara tersenyum bahagia "Terimakasih Dok"
Walaupun belum bisa di katakan sembuh total. Tapi penjelasan dokter tadi sudah cukup membuat semangat dalam diri Tiara kembali besar.
Semoga aku segera hamil dan penyakitku akan segera sembuh.
__ADS_1
Tiara sudah berada di dalam mobil. Menatap keluar jendela mobil.
Drett..Drett
Tiara mengambil ponselnya dari dalam tas. Tersenyum saat melihat nama suaminya yang tertera di layar ponsel itu.
"Assalamualaikum Mas"
"Waalaikumsalam. Sayang bagaimana?"
Tiara tersenyum mendengar suara cemas suaminya "Semuanya baik ko Mas"
"Sekarang kau dimana?"
"Di jalan Mas, Tia sudah mau pulang"
"Ya udah hati hati ya, maaf ya tadi aku gak bisa antar"
"Gak papa Mas, kan Mas juga ada kerjaan. Lagian akukan di anter supir"
"Ya udah, hati hati ya. Aku mau kembali bekerja"
"Iya Mas, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Tiara kembali memasukan ponselnya ke dalam tas. Dia tersenyum bahagia karna suaminya selalu aja memperhatikan nya.
Semoga kita akan selalu seperti ini Mas. Semoga kita bisa mempunyai banyak anak nanti. Amin
Bersambung
Semuanya doakan Tia ya supaya Tia sembuh dan cepat hamil.
__ADS_1
Jangan lupa Like dan komen nya. Terima kasih 🤗🤗😍😍