
Hai semua kita update lagi,
maaf ya kalau ada beberapa kata yang typo pada penulisannya itu gak disengaja kok š¤ ..
Dan semoga kalian menikmati ceritanya dan jangan lupa kalo ada apa-apa isi di kolom komentarnya šš
kalau mau kirim kado sama vote juga bisa banget..š¤£
[ JANGAN LUPA MASUKAN CERITA LETTA KEDALAM FAVORIT KALIAN, AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATENYA ] š
_______________________________________š¾
...ā...
Hati Letta benar-benar sakit saat melihat Seruni tak berdaya diatas tempat tidur dengan berbagai alat penopang hidup.
Didalam kesedihannya terselip rasa marah pada orang yang membuat keluarganya menderita. Digenggamnya tangan Seruni lalu diciumnya lama.
"Kak, kaka harus bangun. Kakak tau aku sudah melahirkan anakku ka, dia sangat tampan seperti papanya.. " cerita Letta.
"Hiks.. hikss, kaka mau sampai kapan tidur. Apa kakak nggak mau mengunjungi om juga tante ??" Tanyanya terisak.
Letta sudah tak tahan, ia menyembunyikan wajahnya diantara tangannya sambil menangis tersedu-sedu.
Arga tak tega, ia melangkah masuk dan memeluk istrinya itu dari belakang. Didekapnya erat tubuh bergetar istrinya, namun bukannya berhenti Letta makin menjadi tangisannya.
Tanpa keduanya sadari Seruni mendengarnya, ia mendengar semua pembicaraan disekitarnya. Hanya saja ia tak bisa membuka mata juga bibirnya.
Seruni menangis, ia menangis dalam tidurnya.
"Sayang tenang, tenangkan diri kamu.." pinta Arga.
"Siapa yank ?? Siapa yang melakukan ini !!" Tanyanya.
"Sayang ini kecelakaan-
"Jangan bohongin aku !! Aku bukan orang bodoh !!" Teriak Letta yang sedang dikuasai emosinya.
Arga terkejut saat Letta berteriak padanya, namun ia paham perasaan istrinya saat ini. Didekapnya kepala Letta sambil dihujani kecupannya.
"Kasih tau aku yank, siapa dia.." tangisnya memukul-mukul tangan Arga.
"Nanti, nanti aku bakal kasih tau kamu semuanya.." seru Arga merasa sesak dalam dadanya.
Kemudian Arga membawa Letta keluar, namun saat berpapasan dengan David Letta menghentikan kursi rodanya.
"Kak David, aku titip ka Runi ya.. "
"Jangan khawatir, aku akan menjaga kakakmu dengan nyawaku .. " janji David.
Letta lega, setidaknya ia percaya jika David akan menjaganya sesuai janjinya. Ia kembali kedalam kamarnya.
"Istirahatlah, aku akan menjagamu disini .." ucap Arga membelai wajah Letta.
Letta hanya diam, ia memalingkan wajahnya agar tak melihat Arga. Arga hanya menghembuskan nafas kasarnya .
"Sayang .. "
Letta hanya diam bahkan ia tak bergeming dengan panggilan suaminya. Tak berapa lama Reno juga Elena datang mengunjungi Letta juga bayinya.
"Nak .. " seru Elena.
Letta menatap sumber dari suara yang memanggilnya. Matanya menatap Elena yang tengah merentangkan tangan padanya.
__ADS_1
"Mamaaa.. " tangis Letta pecah dalam pelukan Elena.
Elena hanya diam membiarkan menantunya itu menangis sambil terus mengusap punggungnya yang bergetar.
Letta menangis menumpahkan rasa sakit, sedih juga kekecewaannya. Lama ia menangis tiba-tiba saja ia jatuh tak sadarkan diri.
"Letta, astaga nak .. " seru Elena terkejut.
Arga segera berlari dan mengambil alih Letta dalam dekapannya. Disingkirkannya rambut yang menutupi wajah Letta dengan panik.
"Sayang bangun, hey .. jangan bikin takut.."
"Sayang bangun, !! Kamu kenapa ??"
Arga sangat panik dibuatnya. Reno segera menekan tombol untuk memanggil suster. Tak lama dokter juga dua orang suster datang masuk kedalam kamar.
"Dok istri saya .. " panik Arga.
"Silahkan bapak letakan dulu istrinya diranjang ya, dibaringkan dulu pak.. "
Dengan hati-hati Arga meletakkan tubuh Letta sesuai perintah dokter. Mata Arga tak pernah berpaling dari istrinya yang sedang diperiksa.
"Gimana dok, "
"Tolong jangan buat istri anda dalam emosi yang sangat rumit pak. Kondisinya saat ini masih sangat lemah.. " ucap dokter.
Arga hanya diam menganggukan kepalanya, ia merasa tak bisa menjaga istrinya. Guratan penyesalan diwajah Arga begitu jelas tergambar dan terlihat oleh Reno.
"Pergilah membeli makanan bersama mama mu nak, " ucap Reno.
"Nggak pah, aku mau sama istri aku aja.. " kekeh Arga.
"Kita cari makan dulu yuk nak?" Ajak Elena yang tahu jika ada sesuatu yang diinginkan suaminya.
Mau tak mau Arga pada akhirnya pergi bersama Elena keluar. Dan kini tinggalah Reno juga Letta berdua didalam kamar.
Perlahan Letta mulai membuka matanya, ditatapnya sendu Reno yang kini duduk disampingnya.
"Tolong katakan padaku pah, siapa yang membunuh mereka??" Tangisnya memohon.
"Papa akan katakan, tapi kamu harus janji bisa mengontrol emosimu .."
"Aku janji .."
"Loise lah yang menyebabkan kecelakaan ini, ia juga yang dulu ada dibalik kecelakaan orang tuamu.. "
Hati Letta sakit mengingat kembali kematian kedua orang tuanya, ditambah lagi kematian Ilham juga Flora yang hampir sama dengan kedua orang tuanya.
"Aku harus membalas apa yang diperbuat Loise pah.." menatap tajam Reno didepannya.
Reno begitu terkejut melihat tatapan penuh kemarahan pada mata menantunya. Mata yang selama ini ia lihat adalah mata yang selalu memancarkan keteduhan.
"Biar papa sama suamimu yang mengurusinya.."
"Tidak!! Dia pasti menginginkanku, aku akan menghadapinya juga pah. ."
Reno hanya menghembuskan nafasnya, ia sadar betapapun ia melarang maka Letta akan tetap pada pendiriannya. Satu-satunya jalan adalah mendukung apa yang diinginkan menantunya itu.
"Papa akan mendukungmu kalau memang itu tujuanmu.. "
"Terima kasih pah, tapi aku mintak supaya mas Arga tidak mengetahui semua ini.. "
"Jangan begitu nak-
__ADS_1
"Pah, papa tau gimana posesifnya mas Arga sama aku. Kalau dia tau aku terlibat maka dia akan melarangku pah.. "
"Baiklah jika itu maumu.." pasrah Reno mengalah.
"Sebelum kamu turun menghadapi dia, papa akan membuat kamu menguasai berbagai jenis senjata juga ilmu bela diri. Kamu harus bisa membagi waktu untuk itu, terlebih kamu sudah memiliki anak saat ini.. " lanjut Reno.
"Aku akan membagi waktu dengan baik pah.."
_____________________________________________
Cally merasa tubuhnya lebih baik saat ini, ia meminta pelayan untuk segera mengurus kepulangannya dari rumah sakit.
"Semuanya sudah siap bik?? " tanya Cally pada pelayan yang sedang mengemas bajunya.
Namun saat keduanya berjalan menuju lift, tanpa sengaja berpapasan dengan Arga juga Elena.
"Arga.." panggil Cally.
Arga berhenti dan memutar tubuhnya, begitu juga dengan Elena. Cally berjalan menghampiri keduanya, sedang Arga hanya diam tak bergeming dari tempatnya.
"Selamat pagi tante, Ga .." salam Cally.
"Pagi .. " balas Elena.
"Ga, aku tau kamu udah bawa mommy aku pergi dari rumah. Tolong kasih tau aku kamu bawa mommyku kemana ??" To the point Cally bertanya.
"Untuk apa bertanya ? Bukankah kamu sudah tak perduli dengannya ???"
"Jangan keterlaluan Ga, bagaimanapun dia mommyku satu-satunya orang tuaku saat ini .."
Arga begitu malas berurusan dengan Cally, ia lantas langsung memberitahu Cally dimana Arum berada.
"Dia ada di rumah sakit jiwa XX, dan jika kamu mau tahu kondisi nya sekarang kesanalah dan temui dokter Daniel. Katakan bahwa aku yang menyuruhmu .." ucap Arga lalu pergi meninggalkan Cally.
*
Dirumah mewahnya, Loise sedang duduk bersama lima orang laki-laki suruhannya. Dengan tatapan serius, kelima laki-laki itu mendengarkan setiap ucapan Loise.
"Saya mau kalian bawa bayi itu kehadapan saya apapun yang terjadi.. " serunya.
"Perlu kalian tahu, jika saat ini penjagaan mereka sangatlah ketat. Sangat susah hanya untuk bisa mendatangi ruang bayi itu.."
Namun kelima anak buahnya mengaku sanggup untuk memberi apa yang ia inginkan, dan itu membuat Loise percaya diri dan bahagia.
"Hahaa .. aku akan mendapatkan anak itu," tawanya.
Lalu kelima anak buahnya berpamitan dan segera meninggalkan rumah mewah milik Loise.
"Semuanya sudah mati sekarang, hanya tinggal aku sendiri. Jadi pada akhirnya akulah pemenang dari pertarungan ini .. " bahagiannya sambil menghisap rokoknya.
"Mark, Alfon juga Ilham sudah mati dan bersenang-senang disana. Dan kini tugasku untuk mengurus semua peninggalan mereka.." serunya.
Loise terus menyeringai memikirkan semua rencananya yang akan berhasil menurutnya.
......š¦©......
Terima kasih sudah mau mampir membaca dan semoga kalian suka .. š
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di like and kolom komentarnyaš, tekan favorit agar tidak ketinggalan lanjutannya.
Tinggalkan juga kritik saran kalian agar ceritanya lebih seru nantinya.š¤
NT : anak Arga Letta cwo , enaknya namanya siapa yaš¤ ?? ada yang punya nama bagus kah .. ?? siapa tahu bisa cocok š¤
__ADS_1
......HAPPY READING GUYS,......
...šš...