Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
137


__ADS_3

Hai semua kita update lagi,


maaf ya kalau ada beberapa kata yang typo pada penulisannya itu gak disengaja kok 🤭 ..


Dan semoga kalian menikmati ceritanya dan jangan lupa kalo ada apa-apa isi di kolom komentarnya šŸ˜„šŸ˜„


kalau mau kirim kado sama vote juga bisa banget..🤣


[ JANGAN LUPA MASUKAN CERITA LETTA KEDALAM FAVORIT KALIAN, AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATENYA ] šŸ˜‡


_______________________________________🌾


...āœ...


Kini Cally terbaring lemah dengan Daniel ranjang sampingnya. Keduanya terlelap dalam tidur masing-masing.


Entah apa yang kini sedang Reno pikirkan, namun ia menatap Daniel juga Cally secara bergantian.


"Ada apa pah ??" Tanya Elena membuat David juga Seruni menatap keduanya.


"Nggak, cuma lagi mikir aja .. "


"Apa yang papa pikirkan ??"


"Ma, bukankah ini jawaban untuk Daniel ??"


"Maksud om jawaban apa ??" Tanya David penuh tanya.


"Om bisa lihat jika Daniel menaruh rasa terhadap Cally begitupun sebaliknya.."


"Kalau itu kita juga tau pah, "


"Bukan begitu mah, jika Cally masih mengandung itu membuat Daniel harus menunggu Cally hingga melahirkan jika mau menikahinya.."


"Jadi maksud om, hikmah dari kejadian ini adalah Daniel bisa nikahin Cally dalam waktu dekat ??" Tebak Seruni.


"Pintar sekali Seruni.." jawab Reno.


"Om mau menjodohkan mereka ??"


"Kalau om mau jodohin itu ya kamu sama Seruni ini Vid, ngapain jodohin yang udah jelas-jelas saling suka.." seru Reno.


Namun ucapan Reno barusan tiba-tiba saja membuat Seruni juga David salah tingkah. Terlebih Seruni, ia merasa tiba-tiba saja gerah didalam ruangan ber ac itu.


"Seruni, "


"Iya tante.."


"Wajah kamu kenapa nak ? Kamu demam ?? Kok merah pipinya ??" Ledek Elena menahan tawa.


"Oh ini, enggak kok. Ini cuma apa, itu loh panas .. iya panas" gugupnya memaksakan sebuah senyuman.


Baik Reno maupun Elena hanya bisa tertawa melihat keduanya salah tingkah. Namun David terus saja mencuri pandang pada Seruni yang terus mengibaskan tangannya sambil membuang muka.


"Udah ah pah, kita fokus dulu buat urus Cally sama Daniel .."


"Iya mah.. "


"Tapi om, gimana sama baby Shaka ??"


"Nggah usah khawatir Runi, Letta sama Arga sudah bersiap untuk itu. Makanya om sama tante diminta buat kagain mereka.." ucap Elena.


"Syukurlah.." leganya.


Sedangkan dirumah, Letta tengah terdiam dibalkon kamarnya. Ia memikirkan apa yang akan ia lakukan untuk mengambil kembali anaknya dari tangan Loise.

__ADS_1


Arga yang baru selesai mandi tak menemukan istrinya didalam kamar, namun ketika ia melihat pintu balkon terbuka ia pun tau dimana istrinya.


"Ada apa ..??" Tanya Arga memeluk Letta dari belakang.


"Tunggu sayang, bukankah kalau dinovel-novel istri yang memeluk suaminya dari belakang ??" Tanya Letta sambil tersenyum pada suaminya.


Letta menggeser tubuhnya dan membiarkan Arga menempati tempatnya semula. Lalu ia pun memeluk tubuh kekar suaminya itu dari belakang.


Menyandarkan kepalanya pada punggung Arga, Letta mencoba menghirup aroma khas suaminya.


"Apa yang sayang aku pikirkan sekarang ??" Tanya Arga sambil menepuk-nepuk tangan istrinya yang ada diatas perutnya.


"Tidak, hanya sedang merindukan anakku saja.." kilahnya.


"Berhenti berbohong atau aku lempar kamu yank dari balkon sini.." ancam Arga.


Namun Letta bukannya takut, ia malah tertawa keras mendengar ancaman suaminya. Ia bahkan begitu gemas hingga menggigit punggung milik Arga.


"Akhhhh .." teriak Arga kesakitan.


"Sayang sakit,!! Kamu vampir ya suka gigit-gigit.."protesnya melepas pelukan istrinya.


"Hehe maaf syank, habisnya aku gemes sih sama kamu.."


"Sakit banget loh yank, gigi taring kamu kek nya butuh dipotong deh.." melangkah mendekati Letta.


"Mana bisa ih syank.." memundurkan langkahnya.


"Bisa, apapun bisa kalau urusan sama istri nakal aku ini.." berlari mengejar Letta.


Keduanyapun terlihat saling mengejar satu sama lain. Tertawa riang seakan tak ada beban, tak ada terjadi apapun dalam hidup mereka.


Namun sebetulnya Arga tau apa yang istrinya pikirkan, dan ia kini sedang berusaha dengan keras membuat istrinya tetap ceria.


"Awas ya kalau ketangkep aku gigit sampai nangis.." seru Arga berlari masuk kedalam kamar.


"Wah berani dia ya.." berpura-pura kesal sambil berkacak pinggang.


Tawa riang begitu menggema didalam kamar keduanya. Saling berbagi tawa dalam duka membuat Arga mengenal betul bagaimana istrinya kini berusaha tertawa didepannya.


"Kena kan.." mengurung istrinya dibawahnya diatas ranjang.


"Mau apa kamu yank.." tanya Letta saat Arga menyingkirkan anak rambut dari wajahnya.


"Apalagi, "


"Ya apa ??"


"Tentu saja aku mau kamu .." bisiknya mesra ditelinga Letta.


"Kita harus memikirkan cara untuk anak kita.."


"Sesuai ucapan anak buahmu tadi, Loise sangat mencintai anak kita.."


"Ya terus ?"


"Kita anggap saja k sedang mempunyai baby sister untuk Shaka.."


"Nakal ya kamu .. " mengalungkan tangannya pada leher suaminya.


"Tapi setelah ini kita pikirkan cara untuk anak kita ya, kalau tidak bisa diamuk sama pembaca kita nanti šŸ˜‰" lanjut Letta dengan candanya.


"Tentu saja,kita akan segera menjemput baby kita.."


______________________________________________

__ADS_1


Sore hari, Loise telah selesai memandikan baby Shaka dan memakaikannya pakaian. Loise terlihat begitu terlatih saat merawat baby Shaka, seoalah ia pernah melakukannya.


"Aih, gembulnya cucu opung ini nih.." tawanya.


"Udah ganteng, udah wangi nih. Sekarang sama om-om jelek dulu ya karena opung mau ganti mandi .." seru Loise saat mengajak baby Shaka berkomunikasi.


Loise berjalan keluar kamar sambil menggendong baby Shaka. Ia meminta lima orang anak buahnya untuk menjaga baby Shaka. Jika sampai ia mendengar baby Shaka menangis, maka ia akan mencambuk anak buahnya.


Walaupun heran juga ketakutan, tapi mereka tetap menjaga baby Shaka. Mereka nampak begitu riang dan bahagia saat bermain bersama baby Shaka.


"Pantes bos suka sekali sama bocah ini.."


"Ia, lucu banget dia.."


"Gue sih betah kalau suruh jaga anak ini.."


"Gue juga mau kok, bahkan kalau cuma dibayar setengah gpp deh .. "


"Gue maulah suruh jaga nih anak 24jam .."


Dan begitulah komentar para anak buah Loise saat menjaga baby Shaka. Mereka merasa terhibur dengan adanya bayi lucu ditengah rumah menakutkan ini.


Namun mereka tak menyadari jika kegiatan mereka tengah diawasi. Orang itu melaporkan setiap pergerakan yang dilakukan Loise.


Ia juga melaporkan kondisi baby Shaka pada Letta, sebab jika ia tak melapor maka Letta akan murka terhadapnya.


Dikamarnya Loise telah selesai berganti baju, namun ia tak langsung turun menemui baby Shaka. Ia terlihat duduk diranjangnya sambil memegang ponselnya.


"Apa ini akan baik-baik saja ??" Gumamnya.


"Apa aku harus melepas semua yang telah aku usahakan selama ini ??"


"Sial!!" Gusarnya.


Loise begitu bimbang dalam mengambik keputusan kali ini. Ia kini sangat menginginkan baby Shaka berada disisinya, sebab ia terlanjur jatuh cinta dengannya.


Namun disisi lain ia juga tak bisa melepaskan usahanya selama ini dalam merebut kekayaan Alfon.


"Kalau aku nggak pergi, maka mereka akan mengambil baby gembul dariku. Tapi kalau aku pergi, itu tandanya aku harus menyerah pada usahaku selama ini ??" Batinnya bimbang.


Entah apa yang dipikirkan Loise kali ini, namun ia terlihat begitu serius menatap layar ponselnya. Dan tiba-tiba saja ia melangkah keluar dari dalam kamarnya.


"Kalian, bawa kemari babu gembulku.." teriak Loise dari lantai atas.


"Baik bos.." teriak anak buahnya.


Setelah menggendong baby Shaka, Loise membawanya masuk kedalam kamar dan mengunci pintu kamarnya.


Diletakkannya baby Shaka diatas ranjang, sambil memberikannya mainan untuk digenggam.


"Gembul, kita pergi dari sini yuk. Kita pergi jauh dan hidup tenang berdua. Gimana ??" Tanya Loise pada baby Shala yang tengah asyik bermain dengan mainannya.


"Kamu ketawa, itu tandanya kamu setuju dong dengan opung.." tawa Loise.


Loise yang bahagia tak hentinya menghujani baby Shaka dengan kecupannya, membuat bayi kecil itu tertawa geli dibuatnya.


Nb : Hai semua, jangan lupa mampir juga yuk ke novel baru aku. Disana nggak kalah seru juga menggemaskan loh,, yuk mampir dan ramaikan "Terjebak Cinta" 🄰


......🦩......


Terima kasih sudah mau mampir membaca dan semoga kalian suka .. šŸ˜„


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di like and kolom komentarnyašŸ˜‰, tekan favorit agar tidak ketinggalan lanjutannya.


Tinggalkan juga kritik saran kalian agar ceritanya lebih seru nantinya.šŸ¤—

__ADS_1


......HAPPY READING GUYS,......


...šŸ“–šŸ“š...


__ADS_2