Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
46


__ADS_3

Jake yang sedang mengendarai mobilnya tanpa sengaja melihat Arletta sedang berdiri ditepi jalan dekat kantornya. Tanpa menunggu lama ia pun segera menghampirinya.


Tinn ..


"Yuk naik .. " ajaknya membuka sedikit kaca mobilnya.


"Makasih .. " Arletta seperti mendapat angin segar saat mendapat tawaran dari Jake sepupu iparnya.


Didalam mobil Jake yang penasaran dengan pemikirannya segera bertanya langsung kepada Arletta.


"Kak .. ngapain di jalan tadi, sendirian lagi .." tanyanya sambil fokus pada jalan.


"Nggak .. gpp kok Jake," sahutnya cepat.


"Ohh .. terus mau diantar kemana ini ??"


"Oh iya, kamu sendiri kok bisa didaerah sini ??" tanyanya menatap sekilas wajah Jake yang sedang mengemudi.


"Oh .. tadi habis nganterin temen terus lewat aja. Ngomong-ngomong mau diantar kemana nih kak ??"


"Ehmm temenin makan siang yuk, terus anterin balik kantor. Gimana ?? ngrepotin nggak aku ??" tanyanya dengan mimik wajah bersalah.


"Hhhahahha ,, mana ada ngrepotin kak. Yuk kita makan kebetulan aku juga laper.," seru Jake dengan senang hati.


"Ehm Jake, kalo nggak keberatan kita makan di resto bambu ijo yuk, aku lagi pengen makan cumi bakar.." ajaknya takut-takut.


"Wah ngidam ya kak, apa pun keinginan bumil .. " tawanya.

__ADS_1


 


Cally yang marah menatap curiga pada kepergian Arga yang terburu-buru. Matanya tak lepas dari arah pintu, dengan segera ia memerintahkan seseorang untuk mencari identitas istri Arga sebenarnya.


"Apa mungkin dia?? Nggak.. nggak ,, nggak mungkin Arga mau menikahi dia. Aku tau dia bukan tipenya.." serunya menenangkan dirinya sendiri.


Cally segera melangkah keluar mengikuti kepergian Arga. Namun langkahnya terhenti saat datang Manda dihadapannya.


"Minggir .. " usir Cally dengan ketusnya namun tak membuat Manda menyingkir.


"Budek ya loe !! gue bilang minggir!!" bentak Cally yang sudah diselimuti emosi.


"Saya peringatkan untuk anda nona, jangan sembarangan masuk ruangan bos saya tanpa ijin!! atau anda akn dipermalukan .." seru Manda menekankan ucapannya.


"Loe pikir gue takut sama gertakan loe itu!!" memajukan wajahnya tepat didepan Manda.


"Singkirkan dia .." seru Manda, dan tiba-tiba datanglah dua orang laki-laki berseragam hitam menyeret tubuh Cally memasuki lift.


"Gue bakal bayar penghinaan ini!! lepasss!!" teriak Cally sebelum tubuhnya diseret masuk kedalam lift.


"Sial gue kecolongan!! pasti si bos marah nih,, " gumam Manda yang masih merasa kesal dengan dirinya sendiri.


Dilantai bawah Arga berlari keluar dan segera menaiki mobilnya menyusuri jalan didekat kantornya. Dengan rasa cemas bercampur khawatir ia selalu memeperhatikan setiap jalan yang dilaluinya.


"Sayang kamu dimana .. " gumamnya sambil menggigit bibir bawahnya.


"Gue bakal habisin si Cally kalau sampai terjadi sesuatu sama istri juga anak gue!!" marahnya memukul setir mobilnya.

__ADS_1


Namun saat dirinya sedang kebingungan, ponsel miliknya terus bergetar beberapa saat. Dengan malas dilihatnya layar ponsel tersebut.


"Jake .. ?? ngapain nih anak .." dengan malas menepikan mobilnya lalu membuka pesan dari Jake.


Tiba-tiba saja Arga segera melajukan mobilnya setelah membaca pesan tersebut. Wajah paniknya segera berganti wajah lega setelahnya.


"Nggak makan Jake ..?? main ponsel mulu .." tegur Arletta.


"Ini makan kak .. " mulai melahap nasi dihadapannya.


Namun tak berapa lama datanglah Arga dengan nafas sambung putusnya yang kelelahan berlari dari area parkir.


"Kamu yang ngasih tau ??" tanya Arletta meletakan alat makannya lalu menatap tajam Jake dihadapannya.


"Hheheh iya kak .." cengengesannya.


"Sayang .. " seru Arga, namun terhenti saat melihat Arletta akan meninggalkan mejanya.


"Kita perlu bicara, kamu salah paham .." seru Arga mencekal pergelangan tangan istrinya.


"Bukannya bapak sedang sibuk dengan pacar bapak ??" sindir Arletta mengagetkan Jake yang sedang menyantap makanannya.


"Uhukk .. uhukk ,, " segera meminum air didepannya.


"Sepertinya kalian perlu waktu berdua, kalo gitu aku pergi dulu.." pamitnya yang hanya diangguki oleh Arga.


"Kamu salah paham yank .. " ucap Arga menatap lembut manik mata istrinya.

__ADS_1


"Kasih aku waktu buat jelasin .. " pintanya masih menggenggam tangan Arletta.


__ADS_2