Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
series II‐eps 8


__ADS_3

...Sebelum lanjut membaca mohon pastikan untuk :...


○like


○komen


○vote


○share cerita


○juga masukan dalam keranjang favorit kalian


...-------------------------🌾------------------------------...


Kaki Mira tiba-tiba saja lemah, beruntung Arnez segera menangkapnya hingga ia tak harus bertemu dengan aspal yang panas.


"Nona baik-baik saja," tanya Arnez.


"Ehm, cuma kaget aja tadi."


"Mira, loe gpp kan?"


"Gpp Sa, loe gpp kan," berdiri tegak dengan ditopang tangan Arnez disebelahnya.


"Mobil loe," menatap mobil Mira.


"Mereka nyiram mobil gue pakai bensin, gue harus segera bawa ke tempat cuci ini," kesalnya.


"Biar saya hubungin anak buah saya, ini jadi urusan saya nona."


"Makasih ya. Sa, dimana mobil loe?"


"Gue tinggal dilapangan, gue pinjam motor teman gue tadi."


"Berikan kuncinya pada saya nona, biar saya yang menukarnya," ucap Arnez.


Laisa memberikan kuncinya, ia menuntun Mira masuk kedalam mobil milik asisten kakaknya tersebut. Ia mengendarai mobilnya kembali kerumah, dan setibanya disana ternyata sang mama ada diluar sedang menyiram bunga-bunganya.


"Mamaaa," teriak Laisa yang memeluk tubuh Letta dari belakang.

__ADS_1


"Bau bensin. Kamu ini habis ngapain sih," omel Letta pada putrinya.


"Tadi ada yang jahatin Mira mah, mereka nyiram mobil Mira pakai bensin."


Letta terkejut dan membekap mulutnya. Kepalanya menatap kesekelilingnya mencari keberadaan keponakannya.


"Mira disini mah," menyapa dengan senyumannya.


Letta berhambur memeluk tubuh Mira, dengan penuh perhatian membawa Mira masuk kedalam rumah dan meninggalkan Laisa didepan sendirian.


"Lupa deh sama anaknya," gumamnya.


Tak lama setelah keduanya datang, Shaka juga tiba bersamaan dengan Arnez membawa mobil Laisa.


"Kenapa mobil adik saya ada sama kamu Nez?"


"Tadi nona membawa motor temannya, jadi saya menukarnya sebelum kembali."


"Oh. Kita masuk."


Didalam rumah sudah berkumpul semua orang, bahkan ada Reno juga Elena yang kebetulan sedang berada disana.


"Saya juga kurang tahu tuan, kemungkinan mereka ini orang yang terlatih bukan hanya preman biasa," jelas Arnez.


"Nak, apa kamu ada musuh sebelumnya," tanya Elena pada Mira cucunya.


"Tidak oma, Mira nggak pernah merasa memiliki musuh," ucapnya.


"Apa ini musuh bisnis ayah kamu ya, hanya kelas atas yang bisa melakukan ini dengan orang-orang terlatih itu," gumam Reno.


"Entahlah, tapi sebelum David kembali kamu Mira akan tinggal dengan papa juga mama disini. Nggak ada penolakan," tegas Arga.


"Iya pah, Mira pindah kesini," senyumnya.


Arnez mengagumi Laisa, ia terus saja menatap gadis tersebut dalam diam. Namun Shaka mengetahuinya, kemudian menegurnya.


"Awas mata loe lepas dimakan adik gue," bisiknya lirih.


..

__ADS_1


"Bodoh, benar-benar bodoh. Satu cewek aja kalian nggak bisa," murkanya.


"Maafkan kami bos. Tapi mereka nggak sendirian, ada dua orang yang datang membantu."


"Siapa, siapa yang berani merusak rencanaku ini."


"Kami tidak tahu bos, tapi gadis itu mengatakan jika namanya Laisa."


"Laisa, Laisaku," ulangnya.


Mata Danu membulat menyadari apa yang baru saja didengarnya, ia tak menyangka Laisa akan datang dan menolong saudaranya tersebut. Ia maju dan mencengkeram kerah orang suruhannya.


"Apa kalian membuka siapa aku didepannya?"


"Tidak, sama sekali tidak bos."


"Lalu apa kalian melukainya?"


"Tidak, malah dia yang melukai kami semua bos."


"Hahahhaha, benar-benar layak menjadi wanitaku. Danu tidak pernah salah memililh wanita," tawanya menggema diseluruh gudang tempatnya berada.


"Mungkin Mira kali ini selamat, tapi sekali lagi dia gagalin rencana gue maka hanya kematian yang bisa dia temui selanjutnya," geramnya menatap tajam sudut ruangannya.


"Kalian pergilah, jangan sampai kembali bertemu dengan mereka lagi."


"Baik bos."


"Laisa, gue bener-bener udah nggak sabar bisa memiliki loe disisi gue."


"Gue bakal pastiin hanya boleh gue yang ada disebelah loe, nggak akan ada laki-laki lain lagi."


Danu yang terobsesi dengan Laisa menggila saat menyadari kelebihan yang dimiliki wanita tersebut, ia tak bisa kehilangan Laisa oleh sebab itu ia akan melakukan apapun agar bisa mendapatkannya.


"Wanitaku, kita akan segera bersama."


•••••••••••••••jangan lupa pesan diatas ya•••••••••••••


Hai semua .. tolong jaga kesehatana kalian selalu ya, 🌹

__ADS_1


__ADS_2