
Hai semua kita update lagi,
maaf ya kalau ada beberapa kata yang typo pada penulisannya itu gak disengaja kok š¤ ..
Dan semoga kalian menikmati ceritanya dan jangan lupa kalo ada apa-apa isi di kolom komentarnya šš
kalau mau kirim kado sama vote juga bisa banget..š¤£
[ JANGAN LUPA MASUKAN CERITA LETTA KEDALAM FAVORIT KALIAN, AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATENYA ] š
_______________________________________š¾
...ā...
Arletta terus menangis meraung-raung didalam kamarnya. Ingin sekali ia keluar lalu pergi menjemput anaknya, namun suaminya terlalu ketat terhadapnya saat ini.
"Yank buka!! Tolong buka !!" Pinta Letta sambik memukul pelan pintu.
Letta terus saja duduk bersandar didekat pintu sambil terus memohon pada Arga agar dibukakan pintunya. Namun tak sedikitpun Arga datang.
"Arga!! Buka, aku harus membawa anakku pulang!!"
Sedang Arga yang bersiap dibawah dengan para anak buahnya kini sedang menyusun rencana. Kali ini mereka tidak boleh membiarkan Loise lolos, tapi mereka juga tidak diijinkan untuk melukai baby Shaka.
"Kalian paham !!" Teriak Arga.
"Paham tuan, " seru serempak anak buahnya.
"Lindungi anak saya, keselamatannya adalah yang utama!!"
"Kamu bagi anak buah jadi lima bagian.." perintah Orland pada ketuanya.
"Baik bos.." serunya, kemudian ia terlihat memilah-milah anak buahnya menjadi lima kelompok.
Namun tiba-tiba David datang bersama Reno. Arga yang sedang diliputi kekhawatiran tak memperhatikan sekitarnya, ia bahkan tak tahu kedatangan David juga papanya.
"Ga!"
"Papa, "
"Apa semua sudah siap ??"
"Orland sudah bagi jadi lima kelompok pah, nanti kita bagi anak buah buat kepung rumah Loise.."
"Apa loe udah tau titik letak rumahnya ..?"
"Udah Vid, tadi Letta udah dapat titik letaknya dari mata-matanya.."
"Lalu dimana Letta Ga ??"
"Aku kunci didalam kamar pah, "
"Apa!!" Seru Reno serta David berbarengan.
"Gila kamu Ga ??"
"Pah, aku terpaksa. Letta berusaha kabur pergi ke Loise sendiri pah .." kesal Arga.
"Astaga Arga!!" Bingung Reno memegangi kepalanya.
"Bawa istri kamu turun!! Libatkan dia!!"
"Tapi pah-
"Papa bilang panggil dan bawa dia kesini.."
"Baik pah, " lesu Arga berjalan menaiki anak tangga.
Letta masih saja menangis sesegukan sambil duduk didekat pintu. Lelah memangis Letta sempat memejamkan matanya, namun Arga yang tidak tahu keberadaan istrinya mendorong pintu dengan kerasnya.
__ADS_1
"Aduh!!" Pekik Letta kesakitan.
"Astaga sayang ...!" Kaget Arga kemudian jongkok didepan Arletta.
"Sakit.. "
"Astaga sayang, maaf. Aku nggak tau kamu dibalik pintu.."
"Jahat banget yank kamu .."
"Maaf ya, yaudah kita turun yuk.." ajak Arga merasa begitu bersalah.
Letta yang kegirangan segera berdiri, ia bahkan turun lebih dulu mendahului Arga. Namun sesampainya dibawah, betapa Reno terkejut saat melihat kening Letta memerah.
"Astaga nak, kenapa dengan kening kamu ini ?" Khawatir Reno.
"Oh ini pah, "memegangi keningngnya.
"Iya, kenapa ini. Merah sekali .."
"Dijedotin pintu sama mas Arga .." tunjuk Letta pada Arga yanh berjalan dibelakangnya.
"Arga!!" Teriak Reno.
"Nggak sengaja pah, tadi Letta duduk dibelakang pintu aku nggak tahu .."
"Hati-hati lain kali!! Sampe merah begini kening istri kamu!!" Omel Reno.
Arga hanya diam saja menerima omelah papanya, sedang Letta menatap semua laki-lali berbaju hitam yang terbagi dalam lima kelompok.
"Mereka ?" Tunjuk Letta pada anak buah Arga.
"Mereka anak buah Arga yang akan turun membawa pulang anakmu.." jelas Reno.
"Pah, ijinin Letta ikut. Biarkan Letta membawa anak Letta pulang.. " memegang kedua tangan Reno memohon.
Letta berbalik, ditatapnya iba Arga yang juga sedang menatapnya dengan intens. Letta mendekati Arga dan menyentuh kedua sisi wajah suaminya itu.
"Ijinkan aku ikut, atau aku akan kabur lagi.." ucapnya mengejutkan Arga.
"Ya.." putus Arga.
Setelah membagi kelompok, mereka mulai berangkat menuju rumah Loise dengan kendaraan masing-masing.
Arga bersama Letta memilih menggunakan motor, sedangkan Reno didalam mobil bersama Orland juga David.
ā”
Loise yang sedang berkemas didalam kamarnya nampak begitu bahagia saat melihat baby Shaka masih bermain dengan mainannya.
Ia begitu tak sabar bisa hidup berdua bersama bayi lucunya itu. Kini Loise tak menginginkan lagi semua harta yang dulu dikejarnya, hanya Shaka kini tujuannya.
"Sebentar lagi nak, sebentar lagi kita akan bahagia berdua.." ucap Loise sambil memandangi baby Shaka.
Begitu asyiknya bayi itu bermain, ia bahkan tak tahu bagaimana khawatirnya kedua orangtuanya mencarinya.
"Cucu opa, ayo kita tidur dulu oke. Karena besok pagi-pagi sekali kita akan pergi meninggalkan kota ini.." ucap Loise sambil membereskan mainan Shaka diatas kasur.
Keduanya tidur dengan saling berpelukan, dan betapa menggemaskannya baby Shaka yang tak rewel dan malah terlelap tidur dipelukan Loise.
Dam dirumah sakit, kini waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 tengah malam. Namun mata yang semula terpejam kini mulai terbuka.
Cally terbangun, ia membuka mata dan melihat sekelilingnya. Namun ia merasa ada yang berbeda dengan tubuhnya.
Dirabanya perut miliknya, dan ia pun menangis dalam diam. Dengan sekuat tenaga ia menahan isak tangis agar tak membangunkan yang lainnya.
Hatinya sakit saat menyadari apa yang berbeda dari tubuhnya. Ia paham apa yang kini terjadi pada dirinya.
Elena terbangun, ia mendengar lirih orang menangis. Dan betapa ia terkejut saat bangun dan melihat Cally sudah berderai air mata.
__ADS_1
"Cally.." lirih Elena berjalan menghampiri Cally.
Cally secara reflek membekap mulutnya saat Elena menghampirinya. Hati Elena sakit menatap Cally yang mencoba menahan tangisannya.
"Menangislah nak.." memeluk tubuh Cally dengan begitu erat.
Cally menyembunyinya wajahnya pada perut Elena, disana ia menangis dan meredam suaranya.
Elena dengan sayang membelai kepala Cally, berusaha menguatkannya.
...ā...
Arga bersama anak buahnya tiba diarea rumah Loise yang digunakannya untuk bersembunyi. Mereka mulai menyebar sesuai instruksi masing-masing.
Letta masih setia memantau dari atas motornya. Sedangkan Reno, Arga, Orland serta David sudah bersiap menggulung lengan bajunya.
Waktu menunjukkan pukul 02.30 dini hari, Loise terbangun karena pukul 04.00 subuh mereka ada penerbangan.
"Sebaiknya aku mandi dulu.. " gumamnya masih mengantuk.
15 menit Loise bersiap, kini ia akan menggantikan bayi gembulnya pakaian. Namun tiba-tiba saja ia mendengar suara keributan dari lantai bawah rumahnya.
Dengan perlahan Loise keluar dari dalam kamarnya dan mencoba melihat kelantai dasar. Loise begitu terkejut saat melihat anak buahnya tengah diserang oleh orang-orang tak dikenalnya.
"Brengsek!!" Umpatnya kemudian berlari masuk kedalam kamar.
Dikuncinya pintu kamar, lalu ia bergegas membawa tas ransel berisi keperluan dirinya juga Shaka. Tak lupa ia membawa cucunya ikut serta.
"Jangan menangis ya nak, kita akan pergi diam-diam.." bisik Loise saat perlahan keluar dari dalam kamarnya.
Diluar, Orland serta David sudah masuk membantu anak buahnya. Kini tinggal Reno serta Arga yang fokus melihat dari depan.
Loise berhasil kabur lewat jalan rahasia dirumahnya. Namun saat ia sudah sampai dihalaman rumahnya, tiba-tiba saja Shaka menangis mengejutkan dirinya.
"Hussst, cucu opa yang gembul diam nak ya.." panik Loise.
Letta merasa mendengar suara tangis anaknya, perasaannya sebagai seorang ibu membuatnya mengikuti instingnya.
Ia berjalan mendekati sebuah rumput tinggi didepannya. Sedangkan Loise yang panik karena baby Shaka tak kunjung diam akhirnya memasukkannya kedalam mobil.
"Anakku !!" Kaget Letta saat melihat Loise memasukkan Shaka kedalam mobil.
Namun saat akan mendekatinya Letta terhalang rumput besar didepannya. Dan terlebih mobil Loise sudah melaju meninggalkan halaman rumah.
"Sial !!" Umpat Letta.
Letta berlari kembali menuju motornya, dan keberuntungan sedang dipihaknya karena Arga lupa mencabut kuncinya.
"Sayang.." teriak Letta yang sudah menyalakan motornya.
Arga bersamaan dengan Reno menoleh memandangi Letta.
"Loise kabur bersama anak kita,aku kejar dulu.." teriaknya lalu melaju kencang dengan motornya.
Nb : Hai semua, jangan lupa mampir juga yuk ke novel baru aku. Disana nggak kalah seru juga menggemaskan loh,, yuk mampir dan ramaikan "Terjebak Cinta" š„°
......š¦©......
Terima kasih sudah mau mampir membaca dan semoga kalian suka .. š
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di like and kolom komentarnyaš, tekan favorit agar tidak ketinggalan lanjutannya.
Tinggalkan juga kritik saran kalian agar ceritanya lebih seru nantinya.š¤
......HAPPY READING GUYS,......
...šš...
__ADS_1