
Arga beserta rombongannya baru saja sampai di Jakarta. Namun ketika sampai dirumah, mendapati istrinya tengah tertidur dengan pucat diatas ranjangnya.
"Mah .. Apa yang terjadi .. kenapa istri aku ??" tanyanya beruntun.
"Gpp, dia cuma butuh istirahat. Mama sudah bawa di keruma sakit tadi.. "
"Ya tapi kenapa ?? tadi pagi kan masih sehat mah .. "
"Kayaknya habis jatuh ,, nanti kamu tanya sendiri aja. Gimana ?? kmu berhasil bertemu mereka ??"
"Mereka ada dibawah mah .. "
Elena yang mengetahui kedatangan Ilham serta Flora segera keluar menuju ruang tamu dengan senangnya.
"Floraaaa .. " serunya dari atas tangga.
"Elenaaaa .. "
Saling melepas rindu dengan pelukan hangat, mereka melupakan ada dua laki-laki tengah memandanginya.
"Sudah mah ., bisa habis nafasnya itu si Flora.. " seru Reno mengingatkan.
Duduk saling berhadapan, mereka dengan serius membahas masalah tentang keluarga Ferror.
"Lalu dimana Aletta ?? aku ingin sekali bertemu dengannya .. "
"Iya ,, dimana putri kecilku .. "
"Dia masih istirahat, kalian tau kan hamil muda menguras tenaganya .. " canda Reno.
Sedangkan didalam kamar, Arga dengan setia menunggu Arletta hingga sadarkan diri. Perlahan, Arletta membuka matanya .. menatap sekeliling dan berhenti tepat disamping tubuhnya.
Disana Arga duduk tertidur dengan masih menggenggam tangannya. Dengan perlahan ia menarik tangannya, berusaha tak membuat suaminya terbangun.. namun malah sebaliknya. Sedikit gerakannya malah sudah membangunkan suaminya.
"Sayang .. "
"Maaf ,, kamu pindah tidur sini aja mas .. " menepuk sebelah kasurnya.
"Apa yang terjadi ?? kenapa kamu bisa pingsan ??" dengan lembut membelai puncak kepala Arletta.
Mendapat perlakuan lembut membuatnya menjadi berkaca-kaca. Semenjak hamil, ia mudah menangis ketika bersama suaminya.
__ADS_1
Sambil menangis dipelukan Arga, Arletta mulai menceritakan semua kejadian dikantor. Arga begitu marah ketika mendengar istrinya yang tengah mengandung itu terjatuh karena ulah salah satu karyawannya. Namun, ia tak bisa berbuat apa-apa lantaran Arlett melarangnya.
"Yaudah ,, jangan nangis ya .. aku punya kejutan buat kamu .. "
"Apa .. ??"
Dengan perlahan Arga menuntun Arletta turun dari ranjang dan keluar dari kamar. Saat menuruni tangga ia melihat sosok yang dirindukannya tengah berbincang bersenda gurau dengan mertuanya serta adik iparnya ..
"Letta ,, astaga !! jangan lari .. !!" teriak Arga saat tiba-tiba Arletta berlari menuruni tangga.
"Tanteeee .. "
Flora yang mendapat pelukan tiba-tiba sedikit terkejut sebelum akhirnya membalas pelukan dari anak yang selalu dirindukannya.
"Putri kecil tante .. "
"Om Ilham .. " bergantian memeluk pasangan suami istri itu.
Kemudian ia membeku saat menyadari kalau suaminya sudah mengetahui identitas aslinya. Ia berbalik menatap Arga yang sedang duduk menatapanya.
"Kita semua udah tau yank .. " ucapnya kemudian.
"Gak ada yang perlu dimaafin nak ,, jadi jangan pernah minta maaf .. ya ??"
Melihat Elena memeluk Arletta dengan sayang membuat kecemasan Flora selama ini hilang seketika . Ilham juga merasa bersyukur bahwa gadis cantik yang dititipkan kepadanya kini tengah hidup dalam lindungan keluarga yang sangat menyayanginya.
*******
Tengah malam, tepat pukul 00.02 .. Arletta terbangub karena merasa lapar. Dengan perlahan ia membangunkan Arga. Namun Arga masih asyik dengan tidurnya tak menggubris rengekannya.
"Yaudah kalo gitu ,, aku mau beli makan sendiri aja .." mengambik jaketnya, namun saat akan keluar tiba-tiba tangannya ditahan oleh Arga.
"Mau kemana ??" serunya dengan suara khas bangun tidur.
"Aku lapar,, mau ayam panggang .. "
"Yaudah ,, kita pesen aja ya. Kamu tunggu disini. "
Bukannya mendengarkan ucapan suaminya, Arletta malah menghubungi Orland dengan ponselnya. Sedangkan Orland yang saat itu tengah bersama David terkejut menerima panggilan darinya.
"Siapa ?? "
__ADS_1
"Si Arletta .. kenapa ya tiba-tiba nelpon??"
"Halo .. "
"________"
"Yaudah .. gue jemput depan rumah ya ,, kebetulan gue juga lagi sama David.. "
"_______ "
"Oke ., " mengakhiri percakapannya.
"Kenapa ?? " tanya David penasaran.
"Arletta minta ditemenin makan ,, katanya Arga nggak mau .. "
"Gila si Arga ,, bininya lagi ngidam nggak diturutin. Yaudah ayo jalan kita jemput si Letta.
Sedangkan didalam kamar, Arga yang mendengar percakapan istrinya dengan sahabatnga merasa kesal. Dengan wajah garangnya, ia berjalan mendekati Arletta disebrang pintu.
"Kan udah aku bilang, tunggu dirumah. Kenapa ngeyel sih ??"
"Aku mau makan diluar ,, nggak mau dirumah.."
Arga yang tak mau berdebat segera masuk kedalam kamar mandi mengganti pakaiannya. Karena mengira Arga marah terhadapnya, Arletta memutuskan untuk pergi sendiri menunggu didepan.
"Loh loe sendiri ???" tanya David yang terkejut saat mendapati Arletta sendiri didepan pagar rumahnya.
"Iya .. "
"Yaudah ,, ayo masuk .. "
"Hai Lettaaa .. " sapa Orland.
"Hai ,, maaf ya ngrepotin malam-malam .. "
"Nggaklah ,, mau makan apa nih ??"
Dengan perlahan Orland melajukan mobilnya, sedangkan Arga yang tadi tiba-tiba sakit perut merasakan kesal saat tau istrinya tak ada dikamar.
"Bener-bener istri gue yaaaa .. kenapa nggak ada nurutnya sih .. " kesalnya.
__ADS_1