
Hai semua kita update lagi,
maaf ya kalau ada beberapa kata yang typo pada penulisannya itu gak disengaja kok š¤ ..
Dan semoga kalian menikmati ceritanya dan jangan lupa kalo ada apa-apa isi di kolom komentarnya šš
kalau mau kirim kado sama vote juga bisa banget..š¤£
[ JANGAN LUPA MASUKAN CERITA LETTA KEDALAM FAVORIT KALIAN, AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATENYA ] š
_______________________________________š¾
...ā...
Verrel duduk didepan ruang UGD dengan begitu cemasnya, namun beruntung ada Lio yang selalu mendampinginya.
"Loe harus tenang oke.." kata Lio.
"Gimana gue bisa tenang, sedangkan gue gak tau kondisi Bella gimana didalam.." paniknya.
"Ada dokter Rel, dokter lagi berusaha nolongin Bella.." seru Lio.
Verrel hanya diam, ia larut dengan kekhawatirannya sendiri. Bahkan ocehan Lio saat itu mungkin sama sekali tak didengarnya.
Dan suara pintu terbuka mengejutkan keduanya.
"Dok gimana .. ??" tanya Verrel.
"Pasien baik-baik saja, hanya sesak nafas karena kekurangan oksigen. Kami sudah memberinya bantuan pernafasan dengan oksigen.." jelas sang dokter.
"Boleh saya menemuinya dok.." tanya Verrel.
"Kami akan segera memindahkan pasien keruang rawat, sebaiknya kalian menemuinya disana.." saran dokter.
Baik Verrel maupun Lio hanya diam menganggukan kepalanya. Dan saat mata mereka melihat Bella, mereka bergegas menghampirinya.
"Permisi, kami harus segera memindahkan pasien.." ucap suster.
*
Kini Letta sedang memeriksa berkas-berkas dari perusahaannya yang dibawa oleh suaminya. Awalnya ia bertanya kenapa berkas perusahaan ada pada suaminya, namun saat Arga beralasan jika ia kebetulan kesana Letta pun percaya dan tidak bertanya lagi.
"Udah aku tanda tangani semua yank.. " menyerahkan berkas pada suaminya.
"Anak pinter . ." puji Arga mengacak-acak rambut Arletta.
"Berantakan sayang.. " protesnya sambil merapikan poninya.
"Makin berantakan makin cantik kok.." rayu Arga.
"Gombal .. ".
"Tapi cinta kan ??"
"Enggak juga tuh.. ".
"Oh enggak ?? yaudah .. ".
"Yaudah apa nih .. " tanya Letta curiga.
"Yaudah cari lainnya.. " godanya.
Namun Letta menanggapinya serius, kini ia menatap tajam suaminya. Sedangkan Arga masih saja tertawa.
"Copot loh yank matanya nanti.." goda Arga.
Letta hanya diam masih menatap tajam suaminya.
"Astaga bercanda sayang .. " seru Arga sambil mencubit kedua sisi pipi Letta.
"Nggak lucu tau yank !!" ngambeknya.
"Aihh istri cantik aku ngambek ya ini.. " membawa Letta dalam dekapan hangatnya.
__ADS_1
"Jangan suka bercanda kayak gitu!!" protesnya.
"Iya maaf ya .." menciumi kepala Letta berkali-kali.
Arga tak melepaskan Letta dalam dekapannya, ia malah mengeratkan pelukannya hingga membuat Letta merasa sesak.
"Yank kamu mau bikin aku sesak nafas ya.." protesnya berusaha melepaskan tangan suaminya dari bahunya.
"Aduh maaf sayang ya.. " tawanya.
Tok.. tokk,
Terdengar suara ketukan pintu kamar Arga, kemudian membuat Arga melangkahkan kakinya.
"Ada apa bik??" tanya Arga saat membuka pintu.
"Sama nyonya disuruh makan siang tuan, semuanya sudah siap.." .
"Baik bik, maksih ya.." .
Kemudian Arga kembali kedalam kamar dan menuntun Letta untuk ikut turun makan siang.
"Ayo nak makan dulu.. " ajak Elena saat melihat kedua anaknya menuruni tangga.
"Wah .. apa itu mah??" tanya Letta.
"Khusus buat bumil kita, gurame bakar madu, kepiting saus padang sama lobster asam manis.. " jelas Elena sambil menunjukkan tiap masakannya.
Letta yang mendengar semua menu makanannya menjadi tak sabar untuk segera menyantapnya. Dilepaskannya paksa tangan Arga yang memegangintangannya, kemudian ia turun dengan sendirinya.
"Astaga Arletta Ferrour !!" geram Arga melihat tingkah istrinya.
"Letta bisa pelan dikit nggak ya kalau jalan !!" seru Arga mempercepat jalannya.
Sedang Letta yang tadinya berjalan cepat sekarang melambatkan jalannya setelah mendengar teriakan suaminya.
"Lupa kalau hamil ?? lupa kalo perut udah segede gini ???" omel Arga saat keduanya tiba didepan meja makan.
"Lapar yank.. " kata Letta mencebikkan bibirnya.
"Kamu doa in nya kok jelek-jelek sih yank ..??"
"Bukan doa in, mana mungkin aku doain kalian jelek-jelek ..!!" frustasinya.
"Udah ya berantemnya nanti dulu, anak kamu udah lapar .." ucap Letta yang kemudian duduk dan mulai mengambil makanannya.
"Makan yang banyak ya nak.." ucap Elena tersenyum.
Sedang Arga hanya bisa kesal sendiri melihat tingkah istrinya, Elena yang melihat anaknya menahan kekesalannya hanya diam sambil tersenyum mengejek.
_____________________________________________
Sia sudah mulai membaik, dan kini ia sudah dibawa pulang oleh pemilik kontrakan. Bukan kembali ke rumah biasanya, namun kedua pemilik kontrakan itu membawa Sia untuk tinggal didesanya di daerah Bogor.
Sedangkan Cally makin uring-uringan saat belum menerima kabar apapun dari Carlos soal tugasnya.
"Akhh ..!! Brengsek !!" amuknya.
"Jangan sampai dia menipuku!! Berani dia berurusan dengan Cally, maka dia bersiap untuk mati !!" gumamnya penuh kilatan kemarahan.
Namun tiba-tiba ponselnya berdering mengalihkan pandangannya. Namun saat ia melihat layar ponselnya, terlihat Cally mengerutkan dahinya.
š" Halo .. " .
š" Halo bu, ini gawat !!"
š" Dimana kamu ini ?? kenapa berisik sekali disana ??" tanya Cally yang kebetulan menerima telp dari sekretarisnya.
š" Bu, para pegawai sedang berunjuk rasa saat ini didepan perusahaan.." jelasnya.
š" Apa !!" kagetnya.
š" Iya bu, mereka menuntut pembayaran gaji juga uang lemburan.. " jelasnya.
__ADS_1
š" Apa perusahaan belum mengeluarkan gaji serta upah mereka semua ??" heran Cally mengerutkan dahinya.
š" Belum bu, karena dana perusahaan tidak cukup dan kita belum mendapat pinjaman apapun.. " serunya.
Cally hanya diam, ia begitu terkejut dengan apa yang dialami perusahaannya kini. Ia kini tak mampu lagi mempertahankamnya, dan satu-satunya cara adalah langkah akhirnya kini.
š" Dengarkan saya!! jual 40% saham perusahaan kita saat ini untuk membayar gaji para karyawan dan menutup kerugian perusahaan.. " putusnya dengan sangat terpaksa.
š" Apa ibu serius dengan ini ?? kalau ibu menjual 40% maka pembeli nantinya yang akan memiliki kendali pada perusahaan.." khawatir sekretarisnya.
š" Kita nggak ada pilihan lain, hanya ini satu-satunya cara menghentikan mereka dan menyelamatkan perusahaan daddy saya.. " .
š" Kalau itu keputusan ibu, makan saya akan menjalankan dengan baik .. ".
š" Bagus, bubarkan mereka dan kasih tau kita butuh waktu.. " .
Cally memutus sambungan telponnya, kini ia duduk lemas bersandar pada sofa kamarnya.
"Apa keputusan gue udah bener ?? Kalau sampai daddy tau gue jual sahamnya 45%, bisa dibunuh gue ..!!" gumamnya.
Ia merasa dilema dengan keputusan yang diambilnya saat ini, antara ia ingin menyelamatkan perusahaan namun ia juga takut menghadapi kemarahan daddy nya nanti.
"Semua udah terlanjur, dan gue udah ambil keputusan ini. Gue gak bisa mundur lagi .. !!" ucapnya.
Cally bergegas bangkit dari duduknya, ia terlihat berganti pakaian kantor dan pergi meninggalkan rumah dengan mobil sportnya.
*
Lio kini masih dengan setia menemani Verrel didalam ruang rawat Bella. Ia terus memperhatikan Verrel namun entah pikirannya berada dimana.
"Lio .. ".
"Lio .. !!"
"Julio .. !!" panggil Verrel dengan melempar buah pada Lio.
"Apasih loe Rel, sakit tau loe lempar apel !!" kesalnya.
"Loe mikirin apa sih ??" tanya Verrel.
"Gue lagi bingung, kenapa si Bella bisa sampai kekunci di gudang barat yang kita tau jaraknya jauh sama toilet.." serunya.
"Terus loe tau darimana kalau si Bella ada disana??" lanjutnya.
" Tadi pak Arga tiba-tiba telpon gue dan ngasih tau posisi Bella saat itu.." ceritanya.
Lalu seakan teringat sesuatu, Verrel mencoba menghubungi Arga saat itu juga.
Sedang Arga yang sudah selesai makan terlebih dahulu memilih meninggalkan meja makan juga istri dan mamanya. Ia memilih bersantai di ayunan taman belakang.
"Pasti dia sudah menyadarinya.. " ucap Arga saat melihat siapa kini yang menghubunginya.
š" Ada apa ??"
š" Siapa yang melakukannya pak ??" tanya Verrel to the point.
š" Lama sekali kamu menyadarinya Rel.. " ejek Arga.
š" Siapa pak ..??" tanyanya lagi.
š" Saya akan serahkan dulu mereka sama kamu sebelum saya yang bertindak.. " ucap Arga.
š" Orang kantor ??" tebak Verrel.
š" Ria juga rekannya.. " seru Arga mengejutkan Verrel disebrang sana.
......š¦©......
Terima kasih sudah mau mampir membaca dan semoga kalian suka .. š
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di like and kolom komentarnyaš, tekan favorit agar tidak ketinggalan lanjutannya.
Tinggalkan juga kritik saran kalian agar ceritanya lebih seru nantinya.š¤
__ADS_1
......HAPPY READING GUYS,......
...šš...