
Entah perasaan apa yang Arga miliki untuk Arletta ,, yang pasti saat ini hatinya sangatlah sakit saat melihat istrinya terbaring lemah dengan banyak selang serta alat bantu pernafasannya.
"Sebaiknya om, tante sama semuanya pulang aja biat istirahat .. biar saya juga Orland yang nemenin Arga disini .. " usul David
"Betul kata David mah, sebaiknya kita pulang aja dulu .. besok kita gantian jaga sama Arga,, " bujuk Reno pada istrinya.
Setelah semuanya pulang, kini tinggalah mereka bertiga dikamar bersama Arletta yang belum sadarkan diri.
"Loe tenang aja ya Ga,, adik ipar bakal baik-baik aja. ."
"Iya, loe tadi juga dengerkan kata dokter kalo kandungannya juga baik-baik aja .. "
"Gimana gue bisa tenang bro ,, ngelihat istri gue kayak gini tuh rasanya sakit banget dada gue!! kalo bisa, biar gue aja yang gantiin posisinya dia.. "
"Loe cinta ya sama Arletta .. ???" kaget David saat mendengar pernyataan Arga barusan.
"Entahlah Vid, gue cuma ngrasa kalo dia itu berarti banget buat gue .. dia bisa bikin gue rasanya jungkir balik .. "
"Gila!! gue nggak salah manggil dia kaka ipar .. " heboh Orland bertepuk ria.
"Berisik!! rumah sakit tau .. " tegur David.
"Maaf .. maaf lupa, kesenangan gue.. "
"Lebih baik kalian berdua pulang aja ,, gue gpp sendirian disini.. "
"Nggak !! gue mau tidur disini.. " seru Orland yang sudah memposisikan dirinya di sofa panjang.
"Yaudah Vid, loe tidur dikasur sana aja.. "
"Iya ,, loe jug istirahat. Kalo loe sakit ntar repot semuanya.. "
Namun saat mereka akan beranjak pada posisinya, tiba-tiba saja terdengar dering ponsel dari saku milik Arga.
"Ponsel loe ??" tanya David mendekatinya.
"Ponselnya kakak ipar tuh .. " seru Orland ikut bergabung.
__ADS_1
"Dari nomor nggak dikenal ,, angkat aja ya.."
Akhirnya Arga menerima panggilan telpon diponsel Arletta. Ia juga tak lupa menyalakan louspeaker agar David serta Orland juga mendengarnya. Belum sempat ia berucap, terdengar suara perempuan dari sebrang sana..
"Haloo adik tercintaku ... lagi ngapain nih .?? oh iya lupa,, kan lagi digudang sepi.. jadi paling ya lagi ngesot keluar ya .. Hhahahah .. "
"Gue cuma mau bilang aja ya ,, thanks buat tanda tangannya. Loe tenang aja, perusahaan bokap loe pasti bakal gue ancurin .. nggak usah khawatir gitu ya.. Ohh ., dan juga gue rasa loe bakal keluar dari gudang itu ntaran deh pas udah jadi mayat ., Hahahhahahaha .. " tertawa bahagia.
Arga benar-benar murka kali ini, ingin rasanya ia menghajar mulut Cally saat itu juga. Yah, Arga tau itu Cally dari suaranya. David segera mengambil alih ponsel itu dan mematikannya.
"Gue bakal buat dia hancur sehancur-hancurnya!! kali ini dia boleh tertawa,, tapi lain kali Arletta yang akan tertawa.. !!" murkanya mengepalkan kedua tangannya.
Pagi menjelang, mentari masuk menusuk mata para insan yang masih terlelap. Namun tiba-tiba saja masuklah Bella, Verrel serta Lio dengan paniknya. Saking paniknya, mereka sampai tak sadar bahwa disana ada 3 orang laki-laki sedang terlelap.
"Astaga Arletta .. loe kenapa bisa kayak gini .." tangis Bella.
"Letta loe bangun dong,, siapa sih yang udah bikin loe kayak gini .. " lanjut Lio yang juga sedih.
"Kalian !!" kaget Arga sata didepannya ada 3 karyawannya.
"Berisik banget deh .. "
Orland serta David ikut terbangun akibat berisik yang ditimbulkan oleh Bella , Verrel serta Lio yang heboh.
"Kalian ngapain disini?? tau dari mana Letta diraeat disini??" tanya Arga heran.
"Bapak juga ngapain disini,, kita tadi tanya sika.." jawab Lio.
"Jelas saya disini, saya suaminya Arletta.. " seru Arga percaya diri.
Bella, Verrel serta Lio begitu terkejut mendengar ucapan Arga barusan. Saking terkejutnya mereka, tak ada satupun dari mereka yang berkedip menatap Arga.
"Mau mata kalian saya colok .. !!" seru Lio mendekati ketiganya.
"Pak Arga jangan bercanda deh.. sahabat saya ini masih lajang kok belum menikah.. "
"Sahabat loe ini udah married dan bentar lagi jadi emak-emak.. " sahut Orland saat melintas akan kekamar mandi.
__ADS_1
"Sejak kapan bapak menikahinya.. " tanya Verrel dengan wajah seriusnya.
"Tenanglah ,, kalian jangan menyalahkan Letta karena hal ini, ini keputusan kami. Bukannya Letta nggak ingin memberitahu kalian soal ini, mungkin dia malu.. "
"Malu apa coba pak, punya laki ganteng tajir masa malu.. " spontan Lio sukses mendapat jitakan dari Verrel.
"Sakit tau.. "
Kemudian Arga mengajak mereka semua untuk duduk. Dan Arga mulai bercerita tentang apa yang sebenarnya terjadi, tapi tidak tentang kesalahannya. Bella terlihat begitu geram saat mendengarkan cerita Arga. Bahkan sesekali ia meremas ujung bajunya.
"Kurang ajar sekali tuh nenek lampir ,, tapi bapak tenang aja .. Arletta masih punya usaha kok.." ucap Lio
"Usaha ??"
"Iya usaha pak. Arletta itu punya cafe kecil-kecilan gitu .. "
"Oh ,, mungkin dia belum cerita sama saya .. "
"Lalu apa rencana bapak selanjutnya.. ??"
Belum sempat mereka mengobrol lagi, masuklah seorang dokter untuk memeriksa kandungan Arletta.
"Gimana dok .. ??"
"Tenang aja ya pak,, kandungan istri anda baik-baik saja .. kami akan menyuntikkan penguat kandungan juga.. "
"Terima kasih kalo begitu.. "
"Saya punya rencana pak .." seru Bella tiba-tiba.
"Apa rencana kamu Bella ??"
Kira-kira apa ya rencana Bella ,, terus mampu buat bales Cally nggak ya .. ??
Yang penasaran bisa pantengin terus aja ya ceritany. Jangan lupa di like komen and vote yha .. share juga ke semua teman keluarga kalian yha ..
Happy reading ..
__ADS_1