Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
09


__ADS_3

Seminggu sudah semenjak dirinya dirawat ,, kini ia akan memulai kembali rutinitasnya .. semenjak Arletta dirawat ,, Sika terus mencari keberadaannya .. ia setiap hari mendatangi rumah sahabatnya itu namun tak pernah ada hasilnya ,, sama hal dengan Sika, Arga juga mencari Arletta namun tak mendapat hasilnya ..


Pagi ini Arletta masuk kantor seperti biasa ,, selama berada dirumah sakit ia tak mengetahui bahwa atasannya telah berganti ..


"Arlettaaaaa .. " seru Bella girang memeluk Arletta


"Bell .. loe mau bunuh gue ??"


"Sorry .. habis gue seneng banget loe udah masuk lagi .. tapi loe beneran gpp kan ?? lukanya udah sembuh kan ?"


"Gue udah gpp ,, " senyumnya


Tak berapa lama datang juga Varrel dan juga Julio ,, sejenak mereka bercengkrama pagi sebelum memulai aktivitas kerjanya ..


Diruangan berbeda .. tubuh Arga menegang saat melihat sosok perempuan yang satu minggu ini dicarinya .. ia tak menyangka bisa bertemu dengan Arletta dikantor papahnya ..


Arga buru-buru menekan interkom memanggil Manda sekretarisnya ..


Tokk .. tok ..


"Masuk .. "


"Permisi pak ,, ada yang bisa saya bantu .. ??"


" .. bawakan saya semua dokumen mengenai Arletta bagian marketing kita .. " perintahnya


"Baik pak ,, saya permisi .. "


---


_


_


Jam makan siang tiba .. semua karyawan berhamburan, Arletta dkk memilih makan di restouran yang tak jauh dari perusahaan ..


"Letta .. " menyodorkan kotak


"Apa ini Rel ??" tanyanya menghentikan makan

__ADS_1


".. ponsel baru buat loe ,, ponsel lama loe kemarin gak sengaja gue jatuhin .. "


"Tapi ini mahal banget ,, gue gak bisa terima .. " menyerahkan kembali kotak itu


"Ta .. gue ikhlas ngasih ini ,, please loe terima .." mohonya


"Thank's ya Rel .. gue terima ponsel ini .. " ucapnya ramah


".. Lettaaaaa ,, " teriak Sika sambil berlari


"Sika .. " bangun dari duduknya


"Lettaaa ,, " sambil menangis ..


"Isss ,, udah dibilang jalan yang bener .. jangan lari !!" omelnya memukul pelan pantat Sika


"Loe kemana aja ,, gue nyariin tau .. tiap hari gue kerumah tapi loe gak ada .. hiks,, hikss .. "


"Sambil duduk aja gimana ,, oh ya kenalin dulu .. ini sahabat-sahabat gue juga .. "


".. kenalin ini Jessika pu-" Sika memotong ucapannya


"Hai .. panggil aja Sika , gue juga sahabatan sama Letta .. "


-


-


"Permisi pak Arga ,, ini dokumen yang anda minta .." menyerahkan satu map


"Hmm .. letakan saja disana .." dinginnya


"Baik pak ,, permisi .. "


Setelah kepergian Manda , Arga mengambil map itu


..membaca dengan teliti biodata dan segala hal tentang Letta .


"Halo Manda .. selesai makan siang kamu panggilkan Arletta dari bagian marketing .. "

__ADS_1


"Baik pak .. " tut .. tut ,, hanya mampu menggelengkan kepala


Makan siang telah usai ,, mereka kembali dengan rutinitasnya .. tiba-tiba saja mbak Lusi datang , ia meminta Arletta untuk pergi keruangam CEO nya ..


Didepan pintu megah itu berdiri Arletta dengan keraguannya .. ia takut andai kini yang menjadi atasannya adalah laki-laki yang ia sedang hindari ..


Tokk .. tokk ,,


" .. Masuk ,"


Mendengar suara sahutan itu membuat nafasnya sejenak terhenti .. dalam posisi diam bahkan fikirannya masih teringat dengan kejadian malam itu ..


"Permisi pak ,, anda memanggil saya .. ??" tanyanya menundukkan kepalanya ..


Arga tiba-tiba saja berdiri , ia menghampiri Arletta .. membawa gadis itu kedalam pelukannya ,, dengan erat ia memeluk seakan tak rela melepasnya ..


"Ekhmmm .. " deham Arga setelah sadar apa yang ia telah lakukan ..


" .. kemana kamu selama ini ??" tanyanya dengan nada kembali dingin


"Maaf pak, saya hanya akan menjawab mengenai pekerjaa saja .. " bantahnya menundukkan kepala


".. Saya hanya ingin meminta maaf soal kejadian lalu- , " terpotong ucapan Arletta


"Kejadian apa yang bapak maksudkan ?? " memandang tepat pada mata Arga seolah menantangnya ..


Arga entah mengapa merasa kesal dengan ucapan Arletta barusan .. ia merasa hanya dirinya saja yang memikirkan kejadian itu, namun ia salah ..Arletta selalu menangis setiap mengingat kejadian itu ..


"Apa perlu saya ingatkan lagi ? Apa yang kita lakukan berdua malam itu .. " menggertakan giginya


Kesal dengan Arletta tak meresponnya ,, ia maju dan langsung ******* bibir Arletta didepannya ..Arletta yang shok hanya membelalakan matanya saja ..


.


.


.


.

__ADS_1


Hai ,, i'm back ,


maaf mungkin ada yang udah nunggu lama ya ,, maaf banget .. tapi sekarang udah up lagi .. setelah membaca jangan lupa tinggalkan like, komen dan selalu vote .. dukungan dari kalian selalu memotivasiku untuk selalu membuat cerita yang lebih baik lagi .. šŸ˜”


__ADS_2