Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
42


__ADS_3

"Kamu.. " seru bareng keduanya.


"Arletta .. ??" tampak sekali dari raut wajahnya jika sang dokter begitu gembira bertemu dengan Arletta.


"Soni .. ???" seru Letta tak kalah terkejut.


Namun saat Soni akan memeluknya, Bella tiba-tiba berdeham membuyarkan acara keduanya.


"Ekhhhmm .. "


"Oh iya kenalin, ini Bella sahabat aku terus ini adik aku .. kenalin ini Soni temen aku.


"Adik ?? sejak kapan kamu punya adik Let ??" tanyanya penuh selidik membuat Sika tak suka.


"Adik iparku ..aku sudah menikah dan akan segera punya baby .. " senangnya sambil memamerkan perut buncitnya, namun tiba-tiba raut wajah Soni berubah masam.


"Ekh.. Letta kita harus buru-buru balik kantor. Waktunya mepet nih .. " ajak Bella.


"Nomor kamu masih yang lama kan ?? nanti aku hubungin ya .. " teriak Soni saat Arletta akan menjauh, dan hanya diacungi jempol oleh Arletta.


Ditempat lain, terlihat Arum bersama Cally tengah melihat aula hotel tempat mereka akan mengadakan pesta kemenangan mereka. Namun Cally hanya diam sambil mengikuti langkah Arum didepannya.


"Bagaimana nak ?? apa kau suka dengan dekorasinya ??" tanya Arum membalik tubuhnya.


"Suka .." singkatnya.

__ADS_1


Dengan isyarat tangannya Arum meminta semua petugas meninggalkannya sendiri.


"Dengar nak, mommy tidak akan membiarkan mereka menyakiti anak mommy yang cantik ini .." membelai sisi pipi Cally.


"Mommy .. " harunya memeluk tubuh Arum dan menangis disana.


Tanpa mereka sadari Reno serta Ilham tengah menatap mereka dengan kilat kemarahan yang sama. Terlihat Ilham tengah menyunggingkan senyum sinisnya yang menakutkan.


"Aku akan menghancurkan kalian semua ..!!" geram Ilham meremas kain korden didepannya.


"Tenanglah .." ucap Reno menepuk tepuk bahu Ilham.


----


Selesai makan malam, Arga meminta Arletta untuk segera istirahat dikamarnya. Namun karena Arletta masih ingin bercengkrama akhirnya ia mengajak Sika, Kenny juga Bella bergabung ke kamarnya.


"Kak ceritain lagi dong soal temen kaka tadi.. " rengek Sika pada Letta.


"Temen yang mana kak ??" tanya Kenny penasaran.


"Itu namanya Soni, dulu dia sama keluarganya sangat baik sama kaka. Bahkan saat kakak ulang tahun dia yang akan membayar semua makanan yang kakak pesan.


"Loe tau Ken, si Soni bener-bener ganteng tau nggak.." heboh Sika sambil memainkan ponselnya.


"He'em .. coba saja belum ada bebeb Verrel .. udah gue embat juga dia .. " timpal Bella.

__ADS_1


"Lihat dong .. lihatt .. " rengek Kennya yang penasaran.


Arga yang tengah berbincang teringat oleh istri cantiknya yang belum meminum susunya. Dengan telaten ia membuatkannya susu dan membawanya kelantai atas dikamarnya.


"Gue aka udah nemuin medsosnya .. bwleeekk,," ledek Sika yang mendapat pukulan bantal dari Bella.


"Nih lihat.. " menunjukkan layar ponselnya.


Arga yang akan memasuki kamarnya tiba-tiba saja menghentikan gerakannya saat mendengar cekikikan dari istri juga teman-temannya. Dengan penasaran ia mencoba mendengarkan pembicaraan mereka.


"Ta .. menurut loe ganteng pak Arga apa si Soni ??" goda Bella.


"Gantengan mas Arga lah Bel, tapi kalo Soni gpp kan buat cuci mata.." seru Letta tak menyadari kehadiran suaminya yang menatap tajam dirinya.


"Apa perlu bantuan untuk mencuci mata kamu sayang ????" tanya Arga dengan nada dinginnya membuat semuanya menelan ludahnya susah payah.


"Kenapa diam ? ayo aku bantuin nyucinya, kebetulan bi Ani juga habis pulang dari supermarket beli sabun sulig. Atau mau pakai sabun solek biar tambah bersih .. .??" tanya Arga mengeluarkan sifat dinginnya.


Dengan takut-takut akhirnya Bella, Kennya juga Sika keluar perlahan dari makar Arletta. Kemudian Arga menghampiri Arletta yang tengah memegangi ponselnya.


"Masss .. " kaget Arletta saat Arga mematahkan sim cardnya juga mengambil slit memory nya.


"Jangan pernah berani menyimpan foto atau nomor laki-laki lain diponsel kamu !!" melemparkan ponsel ke ranjang tepat disamping tubuh Arletta.


Arletta sangat kesal hingga menangis melebihi anak dibawah 4 tahun. Lelah, hingga akhirnya ia tidur terlelap.

__ADS_1


__ADS_2