Menikahi Bos Dingin

Menikahi Bos Dingin
40


__ADS_3

Dirumah besarnya Cally terus saja mengamuk mengingat foto pernikahan Arga yang mulai tersebar ke media. Rasa marah serta kecewa bercampur membuatnya bertingkah seperti orang gila.


"Cukup Cally !! apa yang kamu lakukan !!" seru Arum marah saat melihat Cally dengan brutal membanting semua benda didalam kamarnya.


"Mommy diam!! mommy nggak tau apa yang aku rasain sekarang!!" bentaknya melampiaskan amarahnya. Mata merahnya terus saja meneteskan air mata yang seolah enggan untuk berhenti membuat hati Arum serasa tercabik-cabik.


"Mommy tau nak apa yang kamu rasain, tapi kalo kamu hancurkan semua barang seperti ini apa akan membuat Arga melihat kamu nak ??" perlahan memajukan langkahnya sambil terus mengajak Cally berbicara agar ia tak kembali histeris oleh marahnya.


Mendekap tubuh Cally segera saat mereka bertemu, dibelainya perlahan rambut Cally hingga membuatnya menya menangis tersedu-sedu.


"Tenanglah nak ,, mommy janji sama kamu mommy akan buat mereka menyesal karena membuat putri mommy menangis seperti ini.. !!" Ada kilatan amarah yang terpancar saat Arum berbicara.


"Mommy .. hikss hikss ,, sakit mom .." menangisnya tersedu-sedu membuat Arum bertambah marah.


"Kita akan hancurkan keluarga mereka nak .. mommy pastikan tidak akan ada yang selamat dari mereka semua!!" menatap nyala foto Arga yang terpajang tepat dihadapannya.


__

__ADS_1


Saat semua orang tengah menikmati makan malamnya, derap langkah kaki mengalihkan pandangan mereka. Perlahan Arletta menuruni anak tangga dengan Arga yang selalu menuntunnya.


Menarikkan kursi untuk Arletta, Arga mendapat lirikan tajam dari Reno papanya. Bella, Verrel serta Lio yang baru pertama makan bersama sahabat sekaligus bos nya merasa sedikit canggung, namun saat melihat kemesraan keduanya membuat mereka juga ikut bahagia.


"Mau ngapain ??" tanya Arga heran saat Arletta berdiri dari duduknya.


"Mau ambilin mas makanlah .." menolehkan kepalanya memandang sekilas Arga disampingnya.


"Nggak usah duduk aja, lihat perut kamu udah mulai gede nanti kepentok meja .." posesifnya lalu merebut piring yang dipegang Arletta.


"Duduk !!" perintahnya lagi menatap tajam Arletta yang masih berdiri memandangnya.


"Makan yang banyak .. " meletakkan sepiring makanan yang tadi diambilnya.


"Mas .. kamu kira aku kuli bangunan apa kamu kasih makan segini banyaknya ??" kesal Arletta memandang gunungan nasi serta tumpukan lauk dihadapannya.


"Kamu kan makan nggak sendiri sayang, ada si adek yang juga butuh makan .. " balas Arga tak mau kalah.

__ADS_1


"Ga, Letta memang lagi hamil tapi nggak segitu juga makannya. Kalo kayak gitu malah nanti bikin istrimu sakit perut.." timpal Elena terkekeh melihat kelakuan anaknya.


"Maaf ya semua harus nonton drama malam-malam .. " ejek Sika sambil melirik Arga yang tengah memindahkan sebagian nasi milik Arletta ke piringnya.


Ditempat lain Reno serta Ilham tengah menyiapkan semua kelengkapan untuk mereka bawa ke Jakarta. Terlihat Flora tengah menghampiri mereka dengan membawa nampan berisi kopi.


"Minumlah dulu .. kalian terlalu serius menyusun berkas-berkasnya.."


"Ini susah kalo ntar bolak balik ke Solo lagi .." sahut Ilham.


"Flo, udah kamu hubungin anak gadismu itu.." tanya Reno sambil memasukan berkas ke kopernya.


"Udah, bulan depan langsung ke Jakarta. Tapi dia kesel sama adiknya .." santai Flora sambil ikut memasukan berkas-berkasnya.


"Kenapa ??" tanya cuek Ilham.


"Adiknya nikah dia nggak dikasih tau .. ngambek dia nya .. "

__ADS_1


"Gampang .. biar diurus sendiri sama Arletta ,, hhahahhaha ,, " tawa pecah Ilham serta Ilham. Lalu mereka bergegas pergi menuju bandara karena pesawat mereka menuju Jakarta akan segera berangkat.


__ADS_2