
Hai semua kita update lagi,
maaf ya kalau ada beberapa kata yang typo pada penulisannya itu gak disengaja kok š¤ ..
Dan semoga kalian menikmati ceritanya dan jangan lupa kalo ada apa-apa isi di kolom komentarnya šš
kalau mau kirim kado sama vote juga bisa banget..š¤£
[ JANGAN LUPA MASUKAN CERITA LETTA KEDALAM FAVORIT KALIAN, AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATENYA ] š
_______________________________________š¾
...ā...
Daniel berjalan selangkah didepan, sedang Cally berada dibelakang mengikuti langkah besar Daniel.
Tak ada perbincangan, hanya ada deru langkah juga suara keributan dari beberapa pasien yang melintasi mereka.
"Disini .. " Daniel berhenti tepat disebuah kamar bercorak putih dengan jendela jeruji besi.
Nampak disana Arum sedang duduk terdiam memeluk kakinya diatas ranjang. Pandangan kosong, tatapan hampa tanpa semangat.
"Bolehkah saya masuk menemui mommy saya ?" Tanya Cally.
"Terlalu beresiko, emosi pasien masih belum bisa terkontrol dengan baik. Saya takut itu bisa mencelakai anda nona.. " cegah Daniel dengan penjelasannya.
"Tak apa dok, dia mommy saya. Apapun keadaannya saya harus menemuinya.." seru Cally.
Daniel hanya menghela nafasnya lalu membuka kunci jeruji itu. Cally mulai berjalan masuk dena berhenti tepat didepan Arum.
Daniel diam ditempatnya, matanya terus menatap kedalam kamar Arum.
"Mommy , " panggil lirih Cally menahan air matanya. Namun Arum masih sama, diam dengan tatapan hampanya.
"Mommy ini aku mom, ini aku Cally .." pada akhirnya Cally tak mampu membendung air matanya.
Tangisnya begitu pecah saat mommy yang dulu begitu cerewet menurutnya kini hanya diam membisu.
"Mommy ini Cally mom, maafin Cally.." tanginya sambil menyentuh tangan Arum.
"Cally ?? Darling .. " Arum mulai menatap Cally perlahan, ia juga memanggil Cally dengan panggilan kesayangannya.
"Iya mom, ini Cally.. "
"Kau pembunuh suamiku !! Mati kau !!" Tanpa terduga, Arum malah menyerang Cally secepat kilat.
Arum mencekik Cally dengan begitu kuat , Daniel sangat terkejut dengan apa yang sedang terjadi. Ia kemudian lari dan berusaha memisahkan keduanya.
Namun tenaga Arum yang kuat menyulitkannya, semakin ia menarik Cally maka Arum semakin kuat menekan tangannya pada leher putrinya sendiri.
"Penjagaa, suntik pasien !!" Teriak Daniel.
Perlahan pandangan Cally mulai menghitam, nafasnya terasa tertahan didalam paru-parunya tanpa bisa keluat. Hingga akhirnya tubuh itu jatuh dipelukan Daniel.
"Suntik dia " teriak Daniel saat menyadari Cally kehilangan kesadarannya.
"Kalian urua pasien !" Ucap Daniel saat tangan Arum melemah dan melepaskan Cally.
Daniel segera membawa tubuh pingsan Cally kembali kedalam ruangannya. Dibaringkannya tubuh itu pada kamar yang tersedia didalam ruangan.
Daniel mulai memeriksa kondisi Cally, ia juga sempat memberikan nafas buatan untuk Cally. Namun tiba-tiba dahinya berkerut sambil menatap tajam Cally.
*
Hanya ada Arga, Letta juga bayinya didalam kamar. Semua orang telah kembali dengan kegiatannya masing-masing.
__ADS_1
"Bisa tidak lepaskan dulu ini pelukannya yank ??" Tanya Letta yang kesal dengan tingkah Arga yang selalu memeluk pinggangnya pada saat ia menyusui baby Ar.
"Tidak, aku hanya menatap anakku saja.. " tolak Arga.
Dengan perlahan Letta turun dari ranjang dan meletakkan anaknya pada box bayi. Namun tiba-tiba Arga menatapnya dengan penuh tanda tanya.
"Kenapa menatapku seperti itu ??" Heran Arletta.
Didalam fikiran Letta sudah muncul berbagai pendapat akan pertanyaan yang akan diajukan oleh Arga. Namun ia juga berusaha menutupi kegugupannya itu.
"Jawab pertanyaanku dengan jujur.. "
"Iya apa sayang .. "
"Apa nanti kamu masih mau menjadi istriku setelah bayi kita lahir..?" Letta dapat melihat ada ketakutan didalam pertanyaan suaminya.
Letta begitu tercengang mendengar apa yang dipertanyakan suaminya. Sungguh pertanyaan bodoh yang pernah didengarnya selama ia masih hidup.
"Bodoh !!" Menyentuh kedua sisi pipi Arga.
"Kita suami istri, bagaimana bisa aku bukan istrimu jika aku sudah melahirkan anakmu ??" Lanjutnya sambil mencubit hidung Arga.
"Jadi kamu akan selamanya menjadi nyonya Arga Wijaya kan ??" Tanya Arga memastikan.
"Sampai mati aku akan tetap menjadi istri seorang Arga Wijaya.. " jawab Letta meyakinkan.
Arga dengan perlahan mencium bibir istrinya, ciuman manis itu kini berubah menjadi sebuah ******* panjang tanpa nafsu.
"Terima kasih sayang.. " ucap Arga menempelka kedua kening mereka.
"Jangan pernah pertanyakan sesuatu yang sudah kamu tau jawabannya yank .. " sahut Letta, dan Arga hanya menganggukan kepalanya.
"Sekarang maukan menemaniku tidur siang ??"
______________________________________________
Waktu berlalu dengan begitu cepatnya, kini langit telah berhiaskan akan bintang yang temerang.
Cally mulai membuka matanya, ia menyapu semua isi ruangan dengan mata sayunya.
"Ini dimana ??"
"Akkkhh.." pekik Cally saat ia hendak berdiri.
Daniel terperanjat saat mendengar teriakan Cally , ia pun segera lagi menghampirinya.
"Anda sudah sadar nona ??" Tanya Daniel.
Cally begitu terkejut saat ada laki-laki menghampirinya. Ia pun reflek memundurkan tubuhnya saat Daniel ingin menjangkaunya.
"Tenanglah, apa anda lupa sedang berada dimana ..??" Tanya Daniel.
Cally mulai mengingat kembali aoa yang terjadi, dan ia teringat dengan kejadian sebelum ia pingsan. Namun saat Cally hendak turun dari ranjang, tiba-tiba saja Daniel mencengkeram bahu nya dengan begitu kuat.
"Apa anda gila ?? Seharusnya anda memberitahu saya jika anda hamil nona !! Kejadian tadi bisa sangat berbahaya untuk anda juga janin anda !!" Tegur Daniel.
"Maafkan saya dokter telah merepotkan anda, kalau begitu saya permisi pulang .. "
"Biar saya antar anda, "
"Tidak perlu dok, saya bisa menggunakan taxi .."
"Tidak akan ada taxi lewat dimalam hari nona.."
"He ?? Malam ???" Seru Cally terkejut.
__ADS_1
"Anda pingsan cukup lama, lihatlah langit sampai berubah warnanya. ."
Kemudian Daniel keluar diikuti oleh Cally dibelakangnya. Hanya deru langkah yang terdengar ditelinga saat sunyi.
"Mengapa anda sendirian ?? Dimana suami anda ?" Tanya Daniel membuka pembicaraan.
Cally terkejut dengan pertanyaan yang Daniel lontarkan, ia berhenti melangkah membuat Daniel ikut berhenti dan menengoknya.
"Shit !! Aku salah bicara.." batin Daniel merasa bersalah saat melihat raut wajah Cally.
"Dimalam hari biasanya banyak sesuatu berkeliaran disini,"
"Maksud anda apa dok.. " seru Cally terkejut.
"Anda tau maksud saya, sesuatu yang tak nampak.."
Cally tiba-tiba saja menjadi merinding, tengkuknya begitu dingin membuatnya berlari menghampiri Daniel yang sudah berjalan lebih dulu.
"Dokter tunggu.. " lari Cally.
"Astaga nona!! Jangan berlarian, ingat anda sedang hamil !!" Kesal Daniel memarahi Cally.
"Kenapa jadi anda memarahi saya ?? Salah anda kenapa menakut-nakuti saya !!" Kesal Cally.
Lalu keduanya terlihat keluar dengan mengendarai mobil Daniel. Mata Cally menatap keluar jendela.
*
Arga terlihat sibuk dengan kegiatannya, Letta hanya diam menatap suaminya dari atas ranjang sambil menyusui baby Arshaka.
"Sayang bisa diam tidak ??"
"Sebentar sayang, aku mau menyiapkan tempat tidur anak kita .. "
"Apalagi yang disiapin, box bayi nya kan ada disamping aku ini.. "
"Aku mau sesuaikan ac dulu yank, biar baby nya gak kedinginan.. "
Letta begitu terharun dengan Arga yang sangat detail mengurus baby nya. Matanya tak beralih menatap suaminya yang sedang membaca sesuatu lewat ponselnya.
"Sayang aku tau aku tampan, tapi berhenti menatapku dan lihatlah anak kita yang sudah tertidur karena kekenyangan.. "
Letta hanya tertawa saat suaminya mengatakan jika bayinya sedang tidur, sedang ia yang menggendongnya saja tak sadar jika bayinya sudah terlelap.
"Sayang, tolong bantu aku .."
"Bantu apa yank ??"
"Tolong bantu pindahkan babg Ar ke box nya ya.."
Dengan hati-hati Arga mengambil anaknya dari gendongan Letta. Walaupun masih kaku saat menggendong, namun itu tak membuat Arga menyerah untuk terus belajar ikut mengurus buah hatinya.
......š¦©......
Terima kasih sudah mau mampir membaca dan semoga kalian suka .. š
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di like and kolom komentarnyaš, tekan favorit agar tidak ketinggalan lanjutannya.
Tinggalkan juga kritik saran kalian agar ceritanya lebih seru nantinya.š¤
NT : anak Arga Letta cwo , enaknya namanya siapa yaš¤ ?? ada yang punya nama bagus kah .. ?? siapa tahu bisa cocok š¤
......HAPPY READING GUYS,......
...šš...
__ADS_1