Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Mencari Informasi Di Daerah Kumuh Dekat Wilayah Klan Jin


__ADS_3

“Huh, lupakan saja, ini pasti akal-akalannya untuk memancingku agar aku bingung,” dengus Yi Lang yang langsung merasakan udara di sekitarnya. Bersamaan dengan itu, Yi Lang pun merasakan adanya pergerakan lambat dari atas kepalanya.


Slash..!! Slash..!!


Merasakan bahaya, dengan cepat Yi Lang mundur dua langkah.


Bomm..!!


Tepat setelah Yi Lang mundur, terlihat dua bilah energi menghancurkan tempat Yi Lang berdiri sebelumya.


...


Assasint terkuat yang melihat serangan tercepatnya mampu di hindari, seketika melototkan matanya.


“I..Ini, sejak kapan dia bergerak?” Gumam Assasint terkuat yang tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Pasalnya, Assasint terkuat dengan jelas melihat Yi Lang masih berdiri di bawahnya, bahkan sampai ia mengayunkan Dagger kembarnya pun, tidak ada sedikit pergerakan dari Yi Lang.


Tapi kini, tepat setelah bilah energi miliknya mencapai Yi Lang, bilah energi hanya menghancurkan tempat Yi Lang berpijak, sementara Yi Lang sudah berada di tempat lain tanpa dapat ia rasakan.


...


Sementara Yi Lang yang baru menghindari serangan Assasint terkuat, saat ini terlihat senyum-senyum sendiri.


“Hehe,, teknik ini memang benar-benar luar biasa, aku bahkan dapat merasakan semua pergerakan di sekitarku dengan bantuan udara yang sudah menyatu dengan tubuhku. Walau begitu, energi yang di butuhkan tidak sedikit, tapi tak apalah, yang penting sekarang ini aku tidak tersentuh lagi.” Gumam Yi Lang, yang kini melirik ke arah Assasint terkuat.


“Heh heh,, apa hanya itu saja serangan terkuatmu,” ucap Yi Lang berniat menantang Assasint terkuat. Tapi bagi orang yang mendengar ucapan Yi Lang, mereka menganggap itu adalah ejekan secara terang-terangan.

__ADS_1


“Jika kau masih menyembunyikan semua teknik terkuatmu, maka keluarkan saja sekarang, akan ku layani kau selagi aku berbaik hati.” Sambung Yi Lang yang kini tersenyum lebar sambil menaikkan kedua alisnya secara bergantian.


***


Di saat Yi Lang mengalihkan perhatian para Assasint.


Saat ini Zang Wei terlihat menyamar sebagai seorang pengemis dan berbaur dengan beberapa kumpulan pengemis di daerah kumuh.


Tap tap..!!


Zang Wei yang melangkah menuju kedai dekat dengan perbatasan daerah kumuh dan daerah khusus wilayah Klan Jin, kini terlihat masuk ke dalam kedai.


“Hoaam..!! 1 arak campuran,” teriak Zang Wei layaknya pengemis sesungguhnya.


Brak..!!


“Hemm..!! Apa kau anak baru di daerah Timur ini?” Bukannya menyediakan arak pesanan Zang Wei, pemilik kedai malah bertanya lebih dahulu.


“Hoam,, iya, aku dari Daerah kumuh selatan, aku kesini karena disana terjadi perebutan kekuasaan untuk menjadi penguasa daerah kumuh Selatan. Aku sangat lemah dan terlalu pengecut untuk mati, jadi aku kabur kesini.” Jawab Zang Wei sambil terus menerus mengoam ngantuk.


“Memang ada apa? Apa aku tidak boleh kesini?” Sambung Zang Wei yang kini bertanya balik sambil menatap pemilik Kedai.


Pemilik kedai pun menggelengkan kepalanya, ia langsung menuang arak ke gelas kecil di atas meja.


“Tidak ada, hanya saja, di sini kau harus berhati-hati, jika kau membuat keributan, maka kepalamu akan langsung di penggal oleh klan Jin.” Bisik pemilik kedai.


“Dan juga, perlu kau tahu, daerah kumuh ini hanya sebagai pengalihan saja untuk menutupi beberapa pekerjaan kotor klan Jin, dengan begitu, saat Kerajaan datang, mereka tidak akan curiga dengan klan Jin yang melakukan beberapa pekerjaan kotor. Karena yang akan di salahkan pasti penghuni daerah kumuh ini.” Sambung pemilik kedai membisiki Zang Wei.

__ADS_1


Zang Wei yang mendengar itu, langsung berpura-pura terkejut.


Saat Zang Wei ingin berteriak, mulutnya langsung di bungkam oleh pemilik kedai.


Ssttt..!!


“Informasi ini cukup berbahaya, jadi jangan terlihat mencurigakan, jika anggota klan Jin mencurigaimu, maka kau akan di culik dan di jadikan budak tambang,” bisik pemilik kedai.


“Jadi diam saja dan lupakan apa yang aku katakan tadi.” Sambung pemilik kedai yang terlihat berkeringat dingin.


Hem hem..!!


Zang Wei pun langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya, lalu menganguk-angguk patuh.


Tapi dalam hatinya, saat ini Zang Wei tersenyum tipis.


“Sesuai dugaan, hanya beberapa orang saja yang tahu apa yang sebenarnya Klan Jin lakukan di balik bayangan, aku yakin salah satu keluarga dari pemilik kedai ini pasti menjadi korban yang di seret paksa untuk bekerja. Jadi wajar ia mengetahuinya dan dari raut wajahnya, usia anggota keluarganya yang di culik, mungkin seusia denganku, makanya ia khawatir aku di jadikan budak.” Gumam Zang Wei.


“Jika begitu, sesuai rencana, aku harus di tangkap untuk melihat apa yang sebenarnya di sembunyikan klan Jin ini.” Sambung Zang Wei dan terlihat mengambil gelas berisi arak.


Sret..!! Glek glek..!!


***


Setelah cukup lama di dalam kedai, kini Zang Wei terlihat melangkah keluar untuk memancing beberapa anggota klan Jin, agar ia di seret paksa dan di jadikan Budak pekerja.


Tap tap..!!

__ADS_1


__ADS_2