
“Begitu pun kami Tuan muda, kami siap mati demi melindungi anda jika anda di serang oleh banyak musuh ke depannya.” Teriak puluhan Assasint yang secara tiba-tiba muncul dan langsung berlutut dengan lutut kanan menekuk ke tanah.
Blush..!!
Melihat para Assasint muncul dan mendengar ucapan mereka, Zang Wei hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Bangunlah,” ucap Zang Wei melambaikan tangannya.
Tepat setelah para Assasint muncul, Zang Wei pun terdengar langsung bertanya.
“Jadi, apa yang ingin kalian laporkan?”
Tap tap..!!
Salah satu Assasint langsung maju dan membisiki Zang Wei apa yang ingin ia laporkan.
“Hemm..!! Jadi begitu ya,” gumam Zang Wei langsung menganggukkan kepalanya sambil menyeringai tipis.
“Kalian semua kembalilah, mulai saat ini tambah waktu latihan kalian, karena akan ada yang aku tugaskan kepada kalian di masa depan.” Ucap Zang Wei melirik ke arah no 5 dan para Assasint Bunga Malam.
Mereka pun langsung mengangguk dan lenyap dari tempat mereka berdiri.
Tak menunggu lama, terlihat Zang Wei juga melesat ke arah kota.
__ADS_1
Wuss wuss..!!
...
Tap tap..!!
Kini terlihat Zang Wei melangkah masuk menuju Cabang Bunga Malam menggunakan topeng kulit, atau menyamarkan wajahnya menggunakan wajah orang lain.
Beberapa saat kemudian.
Zang Wei yang sedang duduk di hadapan dua orang yang ia kenal.
“Jadi, apakah benar yang aku dengar dari laporan jika Tetua ke 3 Sekte Harimau Hitam, atau seorang Jendral Bayangan dari Organisasi Kabut Malam telah kalian ketahui dimana keberadaannya?” Tanya Zang Wei melirik ke arah Han Liu Sheng dan Zhao Yu.
Han Liu Sheng yang paham akan tatapan Zhao Yu pun melanjutkan penjelasannya.
“Chao San ini baru 6 bulan muncul di kota Zuan, ia saat ini menjabat sebagai Penasehat Pemimpin Kota. Saya tahu jika Chao San ini adalah Tetua ke 3 yang Tuan muda cari, karena informasi yang saya dapat dari anggota Klan Han.” Ucap Han Liu Sheng.
Terdengar Han Liu Sheng menceritakan bagaimana anggota klannya mengetahui dia adalah Tetua ke 3. Karena pada awalnya anggota klannya itu pernah bertarung dengan tetua ke 3 saat tetua ke 3 masih menjabat sebagai tetua di Sekte Harimau Hitam, jadi ia sangat mengenal aura serta cara bertarungnya.
Saat anggota klan Han itu bertemu di kota Zuan, ia juga sempat bertarung dengan Chao San ini. Dari sana ia menyadari sosok yang ia lawan bukanlah Chao San, melainkan tetua ke 3.
Bukan sampai di sana saja, tepat setelah Chao San menjawab sebagai penasehat kota Zuan di awal-awal. Pada awalnya kota tersebut terlihat semakin maju akibat pengarahan Chao San. Namun lama kelamaan, ada yang tidak beres tentang kemajuan kota tersebut yang terlalu pesat, padahal pendapatan bulanan mereka saja dari para pengunjung kota tidak sampai 3000 koin emas.
__ADS_1
Namun saat ini kota Zuan telah banyak membangun bangunan-bangunan yang di isi oleh Penginapan, rumah bordil, rumah judi, Paviliun senjata, Paviliun rumah obat dan masih banyak lagi. Dan semua bangunan serta bisnis tersebut, yang punya adalah Pemimpin kota.
“Sungguh aneh bukan, penghasilan Kota tersebut yang selalu standar, kini malah melebihi apa yang di hasilkan Ibukota Kerajaan Bintang.” Ucap Han Liu Sheng melirik ke arah Zang Wei.
“Jadi, apa yang kau temukan saat mencari informasi dari mana mereka mendapatkan uang sebanyak itu untuk membuat usaha besar-besaran?” Tanya Zang Wei.
“Penjarahan para pedagang, penculikan, perbudakan, Chao San membuat ini membuat beberapa kelompok bandit kecil yang bertugas menjarah para pedagang, menculik penduduk desa dan menjualnya sebagai budak.” Jawab Han Liu Sheng.
“Bahkan kini di Kota Zuan, telah ada jual beli Budak secara ilegal, Chao San membuat sebuah pasar gelapnya sendiri di sebuah tempat kumuh, dan akan di buka sebulan sekali.” Sambung Han Liu Sheng memberitahu Zang Wei.
Zang Wei pun langsung memegangi dagunya. “Hem...!! Apakah di sana ada sebuah Klan Besar berdiri? Jika ada, apa yang selama ini mereka lakukan?” Tanya Zang Wei melirik Han Liu Sheng dan Zhao Yu.
“Mereka semua kini telah menjadi bawahan pemimpin Kota, karena Pemimpin kota sudah kaya, dengan gampang pemimpin kota menyogok mereka dan para Klan Besar ini tentu saja sangat senang melihat tumpukan harga, selebihnya anda tahu sendiri bukan.” Jawab Han Liu Sheng yang langsung di angguki oleh Zang Wei.
“Baiklah, terimakasih atas informasi yang kalian bawa.” Ucap Zang Wei yang terlihat mulai bangkit.
“Untuk saat ini, mungkin aku tidak bisa langsung ke Kota Zuan, karena masalah yang ada di sini baru saja di mulai,” sambung Zang Wei menyeringai tipis.
Blush..!!
Tangan Zang Wei langsung merogoh kantong penyimpanannya dan mengeluarkan 2 jubah bewarna hitam.
“Jubah ini sangat cocok bagi seorang Assasint, berikan ini kepada Zhao Hu 1 dan ambil 1 untuk mu.” Ucap Zang Wei memberikan Zhao Yu jubah yang di buat menggunakan sedikit campuran Kain Hitam atau Kain Kegelapan.
__ADS_1
“I..Ini,” ucap Zhao Yu dengan mata melotot di sertai tubuh bergetar hebat di saat ia memegang kedua jubah tersebut.