Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Saatnya Kalajengking Iblis Jiwa Menikmati Hidangan Manusia


__ADS_3

“Inilah yang aku suka, yaitu hidangan utamanya akhirnya akan di mulai,” teriak Raja Darah yang terlihat sangat menikmati permainan yang ia mulai kepada para Tikus-Tikus. Terlihat juga wajah para tetua kini mulai ketakutan saat mendengar tawa Raja Darah.


Glek..!!


“Tu..Tuan, apa maksudnya ini? Bukankah tadi kesepakatan kita adalah jika kami membunuh-”


Wuss..!! Bom..!!


Sebelum tetua Heng sempat menyelesaikan ucapannya, kepalanya lebih dulu meledak terkena bilah energi yang di ayunkan oleh Raja Darah.


“Diam, jika kalian memang ingin hidup, maka ikuti saja permainanku, tapi jika kalian mau protes lagi, maka siap-siaplah mati.” Ucap Raja Darah yang terlihat melirik ke arah para Tikus sembari menyeringai lebar.


“Siapapun dari kalian yang mampu bertahan hidup setelah melawannya, maka kalian boleh keluar dari tempat ini. Tapi sebelum itu, kalian semua harus berpencar,” sambung Raja Darah yang kini terlihat melambaikan tangannya.


Blush..!!


Brum brum..!!


Tak lama setelah Raja Darah melambaikan tangannya, terlihat beberapa tanah yang membentuk dinding mulai naik setinggi 10 meter.


Jika di perhatikan dengan teliti dari atas, tanah naik yang membentuk dinding tersebut lebih mirip sebuah labirin yang mengarah ke segala arah dan tidak mempunyai jalan keluar.


“Khehe,, kini kalian semua berpisah, jadi berhati-hatilah saat bertemu pemuda yang telah kalian khianati ini, karena dia akan mendatangi kalian satu persatu.” Kekeh Raja Darah.


“Oh ya, satu lagi yang aku lupakan, hati-hatilah dalam melangkah, karena aku sudah mengaktifkan kembali jebakannya.” Sambung Raja Darah.


Suara Raja Darah menggema di arena tersebut, jadi semua orang dapat mendengar apa yang Raja Darah ucapkan.


...


Setelah memberitahu para Tikus, kini pandangan Raja Darah kembali ke arah Cang Lin.

__ADS_1


“Dengan kekuatanmu yang lemah saat ini, kau tidak akan mampu membunuh sebagian dari mereka. Jadi, aku ada sesuatu yang menarik untukmu jika kau menginginkan kekuatan. Apakah kau tertarik.” Ucap Raja Darah menyeringai lebar.


Cang Lin pun langsung mengangguk tanpa peduli apapun itu, yang ia inginkan saat ini adalah menjadi kuat dan bisa membunuh semua pengkhianat tersebut.


Blush..!!


“Khehe,, ini adalah Kalajengking Iblis Jiwa, jika kau memakannya, maka setiap manusia yang kau bunuh, kau akan bertambah kuat, karena setiap kau membunuh nantinya Kalajengking ini akan secara otomatis menyerap sisa energi, jiwa dan darah mayat yang kau bunuh hingga mengering.” Kekeh Raja Darah.


“Kalajengking ini akan mengolah semua Energi dan darah yang ia serap lalu memberikannya kepadamu, dengan begitu kau bisa bertambah kuat dengan cepat bukan.” Sambung Raja Darah yang kini menatap Cang Lin.


Terlihat wajah Cang Lin saat ini tersenyum lebar saat mendengar itu.


Bruk..!!


“Aku mau Tuan, aku mau,” ucap Cang Lin sambil mengulurkan tangannya.


Raja Darah pun dengan santai memberikan Kalajengking Iblis Jiwa kepada Cang Lin.


Cang Lin yang melihat Kalajengking Iblis Jiwa sudah ada di tangannya terlihat tersenyum bahagia.


Raja Darah yang sadar akan ekspresi Cang Lin pun langsung menyuruh Cang Lin menelannya.


“Telan saja, nanti Kalajengking itu akan secsra otomatis berjalan menuju pusat Dantianmu dan menetap di sana selamanya.” Ucap Raja Darah sambil mulai melangkah pergi.


Tap tap..!!


“Hiburlah aku, jangan sampai kau mengecewakan kekuatan yang ku berikan kepadamu. Dan jangan lupa untuk memakan semua hidangan yang telah aku siapkan juga.” Ucap Raja Darah yang orangnya sudah menghilang, namun suaranya menggema ke seluruh arena.


Cang Lin yang mendengar itu pun langsung mengangguk sambil menyeringai lebar.


Kini Cang Lin melirik ke arah Kalajengking yang ada di tangannya. Terlihat Kalajengking tersebut menggeliat tanda kelaparan dan sangat ingin cepat-cepat memakan semua hidangan yang telah di siapkan Raja Darah.

__ADS_1


Glek..!!


Cang Lin yang tidak tahu telah memakan sesuatu yang tidak seharusnya, kini mulai merasakan rasa sakit.


Urgh..!! Argh..!!


Tubuh Cang Lin seketika merasakan rasa panas yang luar biasa.


“Air, air,” teriak Cang Ling melihat ke segala arah dan mencoba melangkahkan kakinya.


Argh..!!


Tapi sebelum Cang Ling melangkah, Cang Ling merasakan seluruh tubuhnya remuk dan kesadaran Cang Lin mulai hilang.


Bruk..!!


Sret sret..!!


Bersamaan dengan Cang Lin pingsan, atau lebih tepatnya kesadaran jiwanya di ambil alih oleh Kalajengking Iblis Jiwa, terlihat tubuh Cang Lin mulai bangkit.


Tap tap..!!


Khehe..!!


Khehehehe..!!


“Makan, makan, mana makananku,” ucap Kalajengking Iblis Jiwa yang terlihat mulai melangkah dengan langkah lunglai layaknya Zombie.


Umh umh..!!


Terlihat langkah Cang Lin terhenti di depan pintu masuk Labirin, tidak lama setelah mencium bau dimana arah manusia terdekat, ia pun kembali melangkah kakinya menuju Utara.

__ADS_1


Tap tap..!!


***


__ADS_2