
Tanpa basa basi, Zang Wei pun mempercepat langkahnya menuju kedua bawahannya yang dalam keadaan bahaya.
Wung..!! Slash..!! Bomm..!!
...
Mata Zuan Lang seketika melotot di saat pedangnya dapat di hentikan oleh sebuah batu runcing.
Bukan hanya itu saja, terlihat tangan kanan Zuan Lang saat ini sedikit bergetar karena berbenturan dengan batu runcing yang Zang Wei lempar.
Tap tap..!!
Di saat yang bersamaan, Zang Wei yang melempar belati dari jarak yang cukup jauh, kini terlihat mendaratkan kakinya tidak jauh dari lokasi kedua bawahannya berada.
Pandangan Zang Wei pun mengarah ke mereka berdua.
“Hemm..!! Cukup menyedihkan, padahal kalian berdua sudah meningkat ke ranah Prajurit Tingkat 9 Awal, tapi kalian malah terluka parah olehnya hanya dalam beberapa menit saja.” Ucap Zang Wei terdengar kecewa.
Patriak Yan dan Tetua Yu yang mendengar itu pun langsung memasang wajah malu.
Saking malunya, tangan mereka pun terkepal erat dan dalam hati mereka semakin bertekad untuk tidak lagi menjadi beban Tuan mereka.
...
“Mundur dan pulihkan energi kalian, dan bantu aku menyerangnya di saat ada kesempatan,” ucap Zang Wei yang kini langsung mengambil langkah kuda-kuda siap menyerang.
Mendengar itu, tanpa banyak tanya Patriak Yan dan tetua Yu langsung mundur.
Dret..!!
Wuss..!!
Tidak lama setelah kedua bawahan Zang Wei mundur, dalam sekejap Zang Wei melesat ke arah Zuan Lang.
__ADS_1
Zuan Lang yang sedari tadi merenung sambil menatap Zang Wei, kini mulai mengubah niatnya.
Yang awalnya ingin membunuh kedua bawahan Zang Wei lalu kabur, kini berganti bertekad untuk membunuh Zang Wei lalu kabur.
“Tidak akan ku sia-siakan kesempatan emas yang kedua kalinya,” ucap Zuan Lang ikut melesat ke arah Zang Wei.
Wung..!!
Terlihat Zuan Lang memasukkan tombaknya dan hanya menggunakan pedangnya, setelah itu dengan cepat ia mengayunkan pedangnya ke arah Zang Wei.
Zang Wei yang sudah melesat lebih dulu ke arah Zuan Lang, kini terlihat mengayunkan tombak beratnya juga.
“Mati,” teriak Zang Wei dan Zuan Lang serempak.
Dret..!! Bam..!!
Bom bom bom bom..!!
Bahkan dampaknya saja mampu menghancurkan beberapa bangunan di sekitar tempat mereka bentrok.
Tap tap..!!
“I..Ini,” gumam Zuan Lang melototkan matanya di saat melihat dirinya di pukul mundur sejauh 10 meter.
Zuan Lang juga tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.
“Auranya berbeda dari saat aku bertarung sebelumnya,” gumam Zuan Lang menatap Zang Wei yang kini tubuhnya di selimuti oleh energi mencekam bagi musuh, tapi berbeda bagi rekan dan orang sekitar.
...
“Sesuai dugaan, kini aku yakin jika kekuatan yang ia pinjam adalah kekuatan dari Raja Iblis yang dulu ku segel,” gumam Zang Wei yang kini terlihat tenang di luar.
Namun di dalam hatinya, ia bertanya-tanya bagaimana bisa Raja Iblis mampu terlepas dari segelnya dan bagaimana bisa Raja Iblis sampai ke Benua Fana ini.
__ADS_1
“Aku harus menyelesaikan ini secepatnya, akan berbahaya jika Raja Iblis muncul dengan mengambil alih tubuhnya dan mencoba mengonfirmasi diriku yang saat ini sangat lemah.” Gumam Zang Wei terlihat mulai bergerak.
Dret..!!
“Bersiaplah Shang Liu, jangan sampai ada orang yang curiga kematianku, jadi kau harus sebisa mungkin meniru tubuh dan darahku.” Gumam Zang Wei memberitahu Shang Liu.
Wuss wuss..!!
Zang Wei yang kini muncul di atas Zuan Lang pun langsung mengayunkan tombak beratnya.
“Akan ku perlihatkan kau kekuatanku yang sebenarnya,” ucap Zang Wei terdengar serius dan di penuhi energi mencekam.
...
“Sialan apa boleh buat, padahal rencanaku ingin menggunakannya kepada adikku,” umpat Zuan Lang terlihat sedikit ragu untuk menggunakan kartu trufnya.
Blush..!!
“Kau pikir hanya kau saja yang mempunyai kekuatan tersembunyi yang melebihi Ranah Prajurit Tingkat 9 Ahir hah,” teriak Zuan Lang ikut di penuhi kekuatan Iblis.
“Akan ku perlihatkan kau kekuatanku yang sebenarnya,” teriak Zuan Lang.
Krak krak...!!
Terlihat tubuh Zuan Lang mulai berubah ke bentuk Iblis yang sesungguhnya.
Kini tinggi Zuan Lang mencapai hampir 3 meter, tanduk yang ada di kepalanya juga memanjang dan bewarna hitam pekat.
Tubuh Zuan Lang pun terlihat layaknya sebuah meterial terkuat yang tidak akan pernah bisa di gores.
“Teknik Pedang Iblis Penghancur, Tebasan Penghancur Dewa,” teriak Zuan Lang mengayunkan pedangnya.
Slash..!!
__ADS_1