Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Sosok Long Ji Yang Sesungguhnya dan Mencoba Kekuatan Mata Semesta


__ADS_3

“Kakek ini bicara apa sih, bikin kesal aja,” dengus Xing Ji langsung memotong ucapan kakeknya di sertai wajah sedikit memerah, terlihat juga Xing Ji melangkah dengan cepat menuju penginapan.


Tap tap..!!


Melihat tingkah cucunya yang sedikit lucu, membuat Long Ji semakin yakin jika Cucunya memang menaruh rasa kepada Zang Wei.


Hal tersebut juga membuat Long Ji semakin tenang dan bahagia, karena ia berpikir jika Cucunya ini bersama Zang Wei di masa depan, maka keamanan cucunya akan jauh lebih aman.


Tapi, Long Ji juga sedikit bingung, yaitu bagaimana cara meyakinkan putranya untuk membatalkan pertunangan Cucunya dengan Tuan muda sekalipun calon penerus klan Wei.


...


Setelah memasuki penginapan cabang milik klan Ji sendiri, kini Xing Ji yang terbaring di ranjangnya, terlihat gelisah dengan wajah sedikit memerah.


“Apa Zang Wei saat ini baik-baik saja? Apakah dia juga sedang memikirkanku?” Gumam Xing Ji terus menerus bergumam dalam hati.


Tak lama, wajah Xing Ji semakin memerah saat membayangkan Zang Wei bersenang-senang bersama wanita.


Tap tap..!!


“Tidak, aku tidak boleh berpikiran hal seperti itu, karena aku yakin saat ini Zang Wei pasti sedang berlatih keras, jika ia menjadi semakin kuat, maka aku akan semakin jauh tertinggal.” Gumam Xing Ji langsung bangkit dari tempat duduknya dan berpikir ia juga harus menjadi semakin kuat.


Xing Ji juga tidak ingin terlalu memikirkan Zang Wei saat ini, lantaran ia yakin akan bisa bertemu dengannya suatu hari nanti.


Dengan cepat Xing Ji duduk untuk mulai berkultivasi, ia ingin memanfaatkan waktu yang ada sebelum kembali ke Istana Kerajaan.


...


Sementara di kamar samping, tempat Long Ji berada, terlihat tidak ada Long Ji di sana.


Srek..!! Urgh..!!


“Siapa yang mengirim mu untuk membuntuti cucuku?” Tanya Long Ji mencekik leher Dan Jiansen.


Terlihat Dan Jiansen berusaha melepaskan tangan Long Ji yang mencekik lehernya.


Tatapan mata Dan Jiansen juga sangat ketakutan di saat melihat siapa sosok yang mencekik lehernya saat ini.


Dan Jiansen juga mengutuk Penetua ke 3 karena merasa sedang di manfaatkan.

__ADS_1


“Jawab, siapa yang mengutusmu? Apakah itu Master Sektemu atau orang lain,” tanya Long Ji dengan nada dingin.


“Akan ku beri kau 5 detik, jika kau masih diam, maka akan ku kirim kepalamu kepada Mastermu,” sambung Ji Long yang kini menatap Dan Jiansen dengan tatapan dingin di sertai hawa membunuh yang sangat pekat. Seolah Long Ji saat ini adalah orang yang berbeda.


“I..Itu, penetua ke 3, dia yang menyuruh saya menculik Cucu anda, dia juga yang sebenarnya dalang di balik penyerangan warga desa.” Ucap Dan Jiansen dengan nada terbata-bata.


“Sa..Saya mohon lepaskan saya, saya bersumpah saya juga di manfaatkan olehnya dan baru-baru ini mengetahui jika ia dalang di balik penyerangan desa,” sambung Dan Jiansen dengan nada jujur.


Tapi terlihat tangan Long Ji semakin erat, ia merasa masih ada yang Dan Jiansen sembunyikan.


“Am..Ampun tuan, saya benar-benar tidak tahu lagi, saya setuju karena saya memang ingin memiliki nona Xing.” Ucap Dan Jiansen kembali menjelaskan.


Bruk..!!


“Jika kau berbohong, akan ku cari kau hingga ke ujung Benua sekalipun, camkan itu,” ucap Long Ji yang entah mengapa melepaskan Dan Jiansen, karena biasanya ia tidak akan pernah melepaskan musuh-musuh yang ingin mengincar keluarganya dengan niat jahat.


Tap tap..!!


Tepat di saat Long Ji melangkah beberapa meter, langkah Long Ji seketika terhenti.


“Aku lupa memberitahumu jika Cucuku sudah memiliki pasangan, jika kau ingin memiliki cucuku, maka kalahkan dulu pasangannya yang bernama Zang Wei,” ucap Long Ji dengan senyuman licik.


Ternyata tujuan Long Ji melepaskan Dan Jiansen karena ingin membuatnya bertarung dengan Zang Wei.


Tap tap..!!


...


Dan Jiansen yang mendengar ucapan Long Ji, kini merenung sesaat, tak lama kemudian, wajahnya tersenyum bahagia.


“Apakah itu artinya aku sudah di akui sebagai salah satu yang bisa menjadi calon menantu oleh Sang Tirani Penghancur.” Gumam Dan Jiansen tersenyum lebar.


“Jika aku harus mencari Zang Wei ini dan membuktikannya kepada salah satu dari 5 Ahli Bela Diri terkuat di Kerajaan Bintang ini jika aku memang pantas sebagai calon menantunya,” sambung Dan Jiansen terlihat mencengkram erat kepalan tangannya.


Perlu di ketahui jika Long Ji di juluki Sang Tirani Penghancur, karena setiap bertemu musuhnya, maka musuhnya akan di hancurkan tanpa sisa.


***


1 Hari berlalu dengan begitu cepat setelah pingsannya Zang Wei di puncak Gunung Hutan Kematian.

__ADS_1


Sret sret..!!


Kini terlihat tangan dan kaki Zang Wei mulai bergerak dan tak lama, matanya pun secara perlahan terbuka.


Urghh..!!


“Apakah aku benar-benar pingsan?” Gumam Zang Wei yang tak menyangka jika dirinya akan bisa pingsan setelah sekian lama hidup. Padahal dirinya saat ini baru berusia 15 di kehidupan keduanya dan masuk ke dalam tubuh Zang Wei baru beberapa hari.


Tap tap..!!


Dengan cepat Zang Wei mencoba bangkit dan duduk dalam posisi bersila.


Melihat tubuhnya sangat kurus, Zang Wei hanya bisa tersenyum kecut dan tahu akan membutuhkan beberapa hari atau minggu untuk menumbuhkan otot serta daging tubuhnya.


“Sial, aku tak menyangka akan terjadi seperti ini, semoga saja Liontin Mata Semesta ini tidak mengecewakanku,” gumam Zang Wei menutup mata dan mulai berkultivasi terlebih dahulu untuk mengisi energi serta memulihkan tenaganya.


Blush..!!


Tanpa terasa sudah malam hari, Zang Wei yang memejamkan matanya pun kini membuka mata.


Tap tap..!!


“Eeh,, kenapa secepat ini?” Teriak Zang Wei terperanjat kaget saat melihat tubuhnya kembali ke bentuk semula. Bahkan kini tubuh Zang Wei jauh lebih kekar dan berotot.


Tinggi Zang Wei pun telah mencapai 180cm di usia 15 tahun.


Jika orang-orang melihat Zang Wei saat ini, mereka pasti menduga Zang Wei berusia 28 tahunan.


Dengan cepat Zang Wei melesat ke arah danau, saat menuju danau, ia juga sedikit terkejut saat melihat banyak sekali Binatang Buas mati dan sudah mulai mengering.


Tap tap..!!


Zang Wei pun langsung bercermin di air danau, melihat perubahan pada dirinya sekali lagi terjadi, kini membuat Zang Wei cukup senang.


“Akhirnya, sudah 50% aku kembali ke diriku di masa lalu dalam kondisi bentuk fisik, hanya tinggal kekuatan saja yang belum,” gumam Zang Wei langsung mengarahkan pandangannya ke arah mayat Binatang Buas.


“Saatnya mencoba kekuatan Artefak Liontin Mata Semesta yang ku beri nama Mata Semesta karena telah bergabung ke mataku,” gumam Zang Wei.


Blush..!!

__ADS_1


Zang Wei pun langsung menglirkan energi Qi nya ke mata dan memusatkan penglihatannya.


“I..Ini,” gumam Zang Wei kembali terkejut di saat melihat adanya data baru dari penglihatan Mata Semesta milik Zang Wei saat ini.


__ADS_2