Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Zang Wei Vs Zuan Lang


__ADS_3

“Maju,” tantang Zang Wei yang terlihat menggerakkan dua jarinya ke arah Zuan Lang.


Dret..!! Wuss..!!


Tentu saja Zuan Lang langsung menyambut tantangan Zang Wei, terlihat ia melesat ke arah Zang Wei dan setelah muncul di depan Zang Wei, lututnya langsung terayun ke wajah Zang Wei.


Zang Wei yang melihat Zuan Lang lebih cepat dari sebelumnya pun terlihat biasa saja, dengan cepat ia menggeser badannya ke arah kanan.


Bersamaan dengan itu, Zang Wei juga langsung memberikan serangan balasan.


Wung..!!


Bertepatan dengan lutut Zuan Lang melewati tempatnya berdiri sebelumnya, terlihat telapak tangan Zang Wei terayun ke arah pipi kanan Zuan Lang.


Wuss..!!


Bam..!!


“Kena kau,” ucap Zuan Lang yang sepertinya telah membaca pergerakan Zang Wei.


Dengan seringai lebar di saat Zuan Lang mencengkram erat pergelangan tangan Zang Wei, ia pun mencoba memutar tangan Zang Wei terlebih dahulu.


Sret..!!


Bukannya membuat Zang Wei berputar, malah sebaliknya, terlihat Zang Wei tidak bergeming dari tempatnya.


“Hem..!! Apa selama ini kau bertarung layaknya anak kecil?” Tanya Zang Wei dengan nada ejekan.


“Atau kau memang terlalu meremehkan diriku, jika begitu, akan ku perlihatkan kau kekuatan fisik yang sesungguhnya,” sambung Zang Wei menyeringai lebar.


Dret..!!


Dengan cepat Zang Wei melepaskan tangannya dari genggaman Zuan Lan dan langsung berbalik mencengkram tangan musuhnya.


Krak..!!


Seketika terdengar suara patah tulang di saat Zang Wei mencengkram tangan Zuan Lang, tak lama setelah itu, Zang Wei pun langsung memutar tubuh musuhnya dengan senang hati.


Blush..!! Argh..!!

__ADS_1


Bom bom bom..!!


Ledakan besar di sertai teriakan pun terdengar di saat energi Zang Wei mencoba meremukkan tubuh Zuan Lang menggunakan sedikit energinya.


Tidak sampai di sana saja, terlihat Zang Wei yang kini masih memegang musuhnya mencoba untuk memberikan tinjunya ke Dantian Zuan Lang.


Dret..!!


Wung..!!


Zuan Lang yang sedang terkejut dengan apa yang ia alami saat ini, seketika tersadar di saat melihat Zang Wei mencoba menghancurkan dantiannya.


“Dasar bocah tak tahu diri, akan ku bunuh kau,” teriak Zuan Lang langsung mengeluarkan seluruh auranya dan mencoba menekan Zang Wei, agar serangan Zang Wei melambat.


Blush..!! Bom bom bom..!!


Bam..!!


Namun sekuat apapun usaha Zuan Lang mencoba menghentikan serangan Zang Wei, tetap saja ia terkena tinju Zang Wei dan langsung menghempaskannya.


Bam bam bam bam..!! Duarr..!!


Sret..!! Tap tap..!!


Terlihat Zuan Lang langsung bangkit di sertai wajah Zuan Lang memerah setelah merasa di permalukan oleh seorang bocah yang jauh lebih lemah darinya.


Tatapan Zuan Lang yang mulai intens pun langsung mengarah ke Zang Wei yang kini muncul di sampingnya.


Zang Wei yang hendak menyerang Zuan Lang, seketika mengurungkan niatnya dan langsung mundur.


Sret..!!


Tap tap..!!


“Dia mulai serius,” gumam Zang Wei dalam hati.


Bam..!!


Tepat setelah Zang Wei selesai bergumam, tubuh Zang Wei langsung melayang ke langit.

__ADS_1


“I..Ini,” gumam Zang Wei terkejut lantaran ia tidak melihat kapan dirinya di hempaskan, bukan hanya itu saja, Zang Wei juga merasakan sedikir rasa nyeri di wajahnya.


Sontak Zang Wei pun memegang pipi kirinya dan melihat noda darah di sela-sela bibirnya.


Di saat Zang Wei melihat adanya darah menetes, ia pun dengan cepat mengalirkan energinya untuk menghentikan pendarahannya dan mencoba menyembuhkannya.


Dret..!!


“Apa yang kau pikirkan bocah,” dengus Zuan Lang yang sudah sedari tadi muncul di belakang Zang Wei.


“Aku tak menduga kau malah memikirkan luka yang kau terima, tanpa memikirkan kematianmu sendiri, sungguh bocah angkuh,” sambung Zuan Lang kini mengayunkan telapak tangannya yang telah di alirkan energi hingga membentuk sebuah cakar Serigala.


Crash..!!


Bomm..!!


Serangan cakar Zuan Lang sangatlah cepat, saking cepatnya, Zang Wei bahkan tidak mampu melihatnya dan hanya mampu melihat Siluetnya secara samar-samar.


Terlihat tubuh Zang Wei terhempas dan membentur tanah hingga menciptakan sebuah kawah saking kerasnya Zang Weu terhempas.


Tap tap..!!


“Sial, walau kini aku memiliki kekuatan fisik Naga, tetap saja akan berbahaya melawannya jika aku tidak bisa melihat kecepatannya.” Gumam Zang Wei yang terlihat mulai bangkit dan melihat ke segala arah dengan waspada dari mana Zuan Lang menyerangnya.


Sementara Zuan Lang yang melihat Zang Wei masih baik-baik saja, hanya bisa memasang wajah jelek.


Ia kini sadar jika kekuatan fisik Zang Wei adalah masalah, jika ia tidak membunuh Zang Wei dengan cepat, maka ia takut salah satu Penjaga Gerbang Benua Barat akan muncul di sini, dan jika itu terjadi, akan sulit baginya untuk melarikan diri maupun bersembunyi.


Selama ini Zuan Lang selalu bersembunyi dari mereka dan selalu melakukan aksinya dengan hati-hati. Tapi kini semuanya di hancurkan oleh bocah yang ada di depannya.


Memikirkan hal tersebut, amarah Zuan Lang kembali meledak dan tidak bisa menahan diri untuk tidak membunuh Zang Wei.


Dret..!!


Dalam sekejap Zuan Lang muncul di depan Zang Wei, tepat setelah ia muncul dan mencoba menyerang dada Zang Wei menggunakan setengah energinya, mata Zuan Lang melotot saat ia melihat sebuah benang energi terputus setelah tersentuh tangannya.


Memanfaatkan benang energi yang ia buat, Zang Wei pun dengan cepat menggunakan teknik langkah Naga untuk menghindari serangan kejut Zuan Lang.


Dret..!! Bomm..!!

__ADS_1


Wung wung..!! Duarrr..!!


__ADS_2