Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Melawan Para Assasint Part 4


__ADS_3

Sebagian menetap untuk menahan Zang Wei dan Topeng Emas, sebagian lagi melesat ke dalam hutan untuk menghalangi pelarian rekan mereka.


Wuss wuss..!!


***


Tepat setelah Zang Wei melihat Mu Lan Jia melesat, dengan cepat ia mengeluarkan puluhan batu runcing yang telah di lumuri racun dan langsung melemparnya ke arah para Assasint.


Dret..!! Wuss..!!


Bersamaan dengan itu, Zang Wei terlihat bergerak ke arah mereka sambil melirik Topeng Emas.


“Tuan Zhao Yu, bunuh semua Assasint yang aku lewati, mereka semua sudah di lemahkan oleh racun pelumpuh, dan juga, jangan sampai terkena benang energi yang terikat dengan Batu Runcing yang tadi aku lempar, karena itu semua telah tercampur racun,” ucap Zang Wei melalui telepati.


Mendengar itu, Topeng Emas yang memiliki nama asli Zhao Hu sedikit melebarkan matanya. Tapi dengan cepat ia mengangguk dan bergerak mengikuti Zang Wei.


Wuss wuss..!!


...


Terlihat Zang Wei yang melesat dengan langkah Naga, kini terus menghindari puluhan belati yang para Assasint lempar.


Sesekali Zang Wei juga ikut melempar batu runcingnya ke arah musuh. Walau setiap lemparan Zang Wei mudah di hindari, tapi itu tidaklah masalah bagi Zang Wei, karena tujuan utamanya melempar Batu Runjing adalah melemahkan musuh menggunakan racun.


Trank..!!


Tepat di saat Zang Wei akan memasuki hutan, Zang Wei langsung mengayunkan tongkatnya untuk menahan serangan tiba-tiba musuhnya.


Sret..!!


Zang Wei yang di dorong mundur sejauh 10 langkah, kini melirik ke arah Assasint yang menyerangnya.


“Hemm..!! Bocah, kau sungguh licik juga menggunakan Racun dan benang energi untuk melumpuhkan rekan-rekanku.” Ucap Assasint tersebut dengan nada dingin.


“Aku tak menyangka jika kau memiliki mata yang jeli, tapi kini kau sudah terlambat menyadarinya, kau sudah setengah rekanmu yang mati,” ejek Zang Wei di sertai senyuman tipis.


“Cih,, tak akan ku biarkan kau melakukan hal ini untuk kedua kalinya,” dengus Assasint tersebut langsung meludah ke depan.


Dret..!!


Terlihat Assasint tersebut langsung mengambil langkah kuda-kuda siap menyerang, bersamaan dengan itu, muncul 2 Assasint di samping kiri dan kanannya.


Tap tap..!!


“Maaf terlambat, kami perlu menghapus racun yang melumpuhkan kami dulu,” ucap salah satu dari kedua Assasint yang muncul.


Zang Wei yang mendengar itu, seketika mengalihkan pandangannya ke arah belakang.

__ADS_1


“I..Ini, kenapa ia malah memberikan para Assasint kesempatan untuk memulihkan racunnya. Sial, apa dia ini bodoh atau bagaimana sih, membunuh mereka saja ia tidak becus,” dengus Zang Wei yang kini melihat Zhao Yu kesulitan membunuh para Assasint yang bahkan tidak mampu bergerak bebas.


Status..!!


Nama : Zhao Yu ( Mantan Pemimpin Menara Informasi ) ( Pemimpin Baru Informasi Langit )


Ras : Manusia


Umur : 55 Tahun


Level : Prajurit Tingkat 6 Ahir


Daya Tempur : 20% ( 330% )


Kondisi : Luka Dalam 60% dan Maridian kacau


“Sial, pantas saja ia tidak bisa bertarung, ternyata dia terluka parah selama ini dan itu juga yang membuat energinya cepat terkuras habis,” umpat Zang Wei dalam hati di sertai kesal karena Zhao Yu tidak memberitahunya jika ia selama ini sedang terluka.


...


Wuss..!!


“Mati,” teriak salah satu Assasint terlihat muncul di depan Zang Wei di saat Zang Wei sedang mengalihkan pandangannya.


Zang Wei yang sudah menyadari pergerakan salah satu dari mereka pun langsung membungkukkan badannya untuk menghindari tebasan musuh.


Wuss wuss..!!


Bukannya takut, Zang Wei malah menyeringai tipis.


Dengan cepat Zang Wei mengayunkan kaki kirinya di saat masih membungkuk ke arah Assasint yang ada di depannya.


Wuss..!!


Trank..!!


Namun terlihat kaki Zang Wei di tahan oleh dua Dagger milik Assasint tersebut.


Tapi terlihat sebuah cairan muncul dari ujung sepatu Zang Wei yang kini tepat mengenai bibir Assasint tersebut.


“I..Ini,” gumam Assasint tersebut seketika melebarkan matanya, lantaran ia langsung tidak mampu bergerak, bahkan untuk mengeluarkan suarapun ia tidak mampu.


“Kena kau,” gumam Zang Wei yang langsung bangkit dalam seperkian detik di saat dua belati hendak mengenai tubuhnya.


Wuss wuss..!! Trank...!!


Alhasil, terlihat kedua belati bertabrakan satu sama lain.

__ADS_1


Jlep..!! Urgh..!!


Bukan hanya itu saja, tepat di saat kedua Assasint mengayunkan Dagger mereka ke arah Zang Wei, bukan Zang Wei yang terkena, melainkan rekannya yang kini bertukar posisi dengan Zang Wei dalam hitungan detik.


“Hoo,, begitu kejamnya kalian membunuh rekan kalian sendiri,” ejek Zang Wei yang bersembunyi di balik punggung Assasint yang pertama menyerang Zang Wei.


“Si..Sialan,” teriak kedua Assasint terlihat di penuhi amarah dan langsung mencabut dagger mereka dari tubuh rekannya, lalu langsung mengayunkannya ke arah Zang Wei.


Slash slash..!!


Jlep..!!


Urgh..!!


“I..Ini, bagaimana bisa?” Ucap salah satu Assasint terlihat tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.


Bruk..!!


Terlihat jelas kedua Assasint kini terjatuh dan mati dengan mata melotot tak percaya.


Tap tap..!!


Zang Wei yang melihat kedua Assasint saling menusuk satu sama lain pun langsung mundur dua langkah.


“Hoho,, aku tak menyangka jika bisa menggunakan Herbal Ilusi tingkat dasar ini di saat seperti ini,” ucap Zang Wei tersenyum menyeringai.


Jika saja kedua Assasint tersebut tidak terbawa suasana atau tidak terbawa amarah, mungkin mereka sadar jika saat itu terkena ilusi tingkat dasar yang bahkan Prajurit Pemula Tingkat 2 pun akan langsung menyadari ilus tersebut.


...


“Baiklah saatnya membantu Tuan Zhao Yu terlebih dahulu sebelum membantu Nona Lan,” gumam Zang Wei yang terlihat tidak punya pilihan lain.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Trank trank..!!


Tepat di saat Zang Wei melesat, ratusan belati seketika mengarah ke dirinya. Beruntung insting Zang Wei sangat peka terhadap aliran udara di sekitarnya.


Tap tap..!!


“Keluar kau,” ucap Zang Wei dengan nada dingin sambil mengarahkan pandangannya ke arah hutan.


Wuss..!!


“Hoo,, insting yang sangat bagus bocah, aku tak menyangka jika kau tidak tergores sama sekali oleh seranganku,” ucap sosok Assasint bertudung Biru yang muncul dari balik pohon.


Saat Zang Wei melihat Assasint yang mengenakan jubah berbeda, ia seketika tersadar jika Assasint di depannya ini adalah salah satu yang terkuat dan langsung membuat Zang Wei waspada.

__ADS_1


“Status,” gumam Zang Wei sambil melangkah mundur untuk menjauhi Assasint berjubah biru.


Blush..!!


__ADS_2