Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Sosok Sebenarnya Penguasa Pasar Gelap


__ADS_3

Karena kelebihan yang Pangeran Ming Yu Xin miliki adalah, mampu mendeteksi sedikit niatan orang di saat mereka bicara. Dan niatan Zang Wei saat ia bicara tadi, ada liciknya, berdarah dingin, haus akan darah, di penuhi dendam, dan terahir, ia sangat menikmati apa yang sedang terjadi saat ini, lebih tepatnya reaksi dari calon-calon korbannya.


...


“Pangeran, sadarlah, apa yang sedang anda bayangkan sehingga anda sampai berkeringat dingin seperti ini?”


Seketika terdengar suara Zu Hao yang menyadarkan Pangeran Ming Yu Xin.


“Ahh,, aku baik-baik saja, mungkin saja aku sedang kelelahan karena perjalanan panjang tanpa istirahat,” ucap Pangeran Ming menjawab pertanyaan Zu Hao.


Zu Hao pun mengangguk ringan dan tidak bertanya lebih lagi, karena ia sadar jika ini demi kebaikan bersama.


***


Di saat yang bersamaan.


Manager Mo Xen Chen yang melihat keributan sudah mulai terjadi, terlihat hanya diam saja tanpa bergerak sedikitpun.


Setelah cukup lama ia terdiam dan menerima perintah dari pesan telepati, akhirnya Manager Mo Xen Chen pun mulai mengangkat tangan kirinya.


Blush..!!


“Mohon kendalikan diri kalian, jika kalian membuat keributan lagi, maka aku tak akan segan-segan untuk melempar kalian keluar dari Rumah Lelang.” Ucap Manager Mo sambil mengeluarkan energinya untuk menekan semua orang.


“Dan aku juga akan memberikan peringatan keras kepada semua tamu yang ada di lantai 2, kalian boleh saling memprovokasi, namun hanya dalam hal tawar menawar harga yang akan kalian beli saja, bukan beradu mulut yang tak jelas seperti ini.” Sambung Manager Mo terdengar dengan nada serius dan sedikit nada dingin.


Mendengar itu, semua tamu di lantai 2, atau tamu VIP, langsung terdiam.

__ADS_1


Walau sebagian dari mereka diam, terlihat beberapa dari mereka terus menatap ke ruangan dimana Zang Wei berada dan mencoba menandainya.


“Sialan, tunggu saja kau bocah, akan ku bunuh kau setelah kau keluar dari Pasar Gelap ini,” ucap Jang Wo yang terlihat di penuhi oleh kebencian serta niat membunuh.


“Tunggu saja kau, akan ku kerahkan semua bawahanku untuk mengintai kemana kau pergi,” gumam Wang Si sambil mencengkram erat kedua kepalan tangannya.


“Lihat saja, akan ku buat kau sadar jika memprovokasi orang yang tidak seharusnya kau provokasi,” gumam Patriak Xiao Lang yang ada di ruang VIP 06.


“Huh,, dasar bocah, nikmati saja kebahagiaan sesaatmu, karena tak lama lagi, akan ku penggal kepalamu,” dengus Patriak Klan Cang yang ada di ruangan VIP 15.


***


Sementara di tempat Zang Wei, ia yang melihat semua Bangsawan dan Patriak Klan Besar menjadi diam, seketika tersenyum kecil.


“Bergumamlah sesuka hati kalian, dan luapkanlah amarah kalian, karena tak lama lagi, apa yang kalian nantikan kedepannya adalah neraka yang tak pernah kalian bayangkan.” Gumam Zang Wei dalam hati.


Tap tap..!!


“Jadi, apa kau akan memberitahuku siapa manusia yang aku tangkap itu?” Tanya Bai Xin yang tiba-tiba muncul di samping Zang Wei.


Sontak Zang Wei, Mu Lan Jia dan Ratu Jing Ling pun terkejut.


“Siapa kau?” Tanya Ratu Jing yang langsung mengarahkan pedang yang mirip dagger ke arah Bai Xin.


Berbeda dengan Ratu Jing yang langsung waspada, Mu Lan Jia terlihat menghela nafas lega dan langsung berbicara.


Huh..!!

__ADS_1


“Kau ini membuat orang kaget saja,” dengus Mu Lan Jia melotot ke arah Bai Xin. Pandangan Mu Lan Jia pun mengarah ke Ratu Jing. “Tenanglah, dia ini saudara dari Zang Wei dan juga ia yang mempunyai Rumah Lelang ini, serta penguasa pasar gelap ini.” Sambung Mu Lan Jia menenangkan Ratu Jing.


Eeh..!!


“Begitu ya,” ucap Ratu Jing yang tidak sadar jika sosok di depannya ini pemilik rumah lelang ini.


“Eeh,, apa yang kau katakan tadi? Dia adalah pemilik rumah lelang ini dan juga penguasa Pasar gelap ini?” Teriak Ratu Jing terkejut luar biasa.


Mu Lan Jia pun mengangguk ringan.


“Salam tuan, perkenalkan saya adalah Jing Ling, dari Ras Dark Elf,” ucap Ratu Jing Ling dengan nada ramah.


Entah apa yang ada di otak Ratu Jing, bukannya marah karena ia di jual di rumah lelang ini, Ratu Jing malah terlihat sangat senang bertemu sosok penguasa pasar gelap tersebut.


...


“Hemm..!! Jadi kau cucunya Jing Xue ya, kau terlihat tidak terlalu mirip dengannya, tapi bakatmu hampir setara dengan Jing Xue,” ucap Bai Xin dengan nada santai sambil melihat Ratu Jing dari atas sampai bawah.


Ratu Jing Ling pun mengangguk penuh semangat saat sang Master dari Neneknya bisa mengingat dirinya.


“Aku-”


“Tunggu dulu, nanti saja ceritanya, karena saat ini aku ingin bicara dengan saudaraku. Jadi kau mengobrol saja dengan calon istri saudaraku,” ucap Bai Xin langsung memotong ucapan Ratu Jing Ling.


Ratu Jing Ling pun mengangguk patuh, tanpa merasa kecewa, malah ia semakin senang, karena akhirnya ia bisa menemui sosok penguasa pasar gelap yang sosoknya tidak pernah di ketahui.


Ini juga mengapa para Master Sekte, Patriak klan dan Bangsawan Kerajaan tidak berani membuat masalah di pasar gelap, karena mereka takut akan sosok Penguasa Pasar Gelap di bawah Kota Janghu, yang di katakan setara atau bahkan lebih kuat dari Kaisar Ming.

__ADS_1


__ADS_2