
“Maaf Nona Lan, masih banyak urusan yang perlu aku selesaikan, dan aku juga lupa jika harus ke tempat Tuan Liu Fei saat ini, sampai jumpa,” teriak Wen Zi yang langsung melesat kabur.
Wuss wuss..!!
...
Mu Lan Jia yang melihat Wen Zi langsung pergi, hanya bisa cemberut.
“Sudah, lebih baik kau pergi berlatih seorang diri saja, atau kalau kau mau, kau bisa menemui adik ipar ku Lu Bei sebagai teman berlatih,” ucap Zang Nian menyarankan.
Tapi terlihat Mu Lan Jia langsung menggelengkan kepalanya.
“Huh,, aku tidak ingin latih tanding dengan pak tua pemarah itu, lebih baik aku berlatih seorang diri selamanya dari pada berlatih dengannya,” balas Mu Lan Jia dengan nada ketus dan langsung melangkah kembali ke halaman belakang.
Zang Nian hanya bisa menggelengkan kepalanya saat mendengar jawaban Mu Lan Jia.
Ia juga tahu saat Mu Lan Jia dan Lu Bei bertemu, kadang mereka selalu adu agrumen tak jelas dan saling mengejek satu sama lain.
***
Tap tap..!!
Wen Zi yang sudah meninggalkan rumah Zang Wei beberapa saat lalu, kini terlihat sudah sampai tujuannya.
“Apakah benar ada beberapa masalah kecil yang tidak bisa kau tangani?” Tanya Wen Zi langsung ke intinya, setelah ia masuk ke ruangan Liu Fei.
Liu Fei yang sibuk mengurus berkas di mejanya pun, sontak mengangkat kepalanya sambil mengangkat kaca matanya ke atas untuk melihat siapa yang bicara kepadanya.
Karena terlalu fokus, Liu Fei bahkan sampai tidak menyadari kedatangan Wen Zi.
“Ah kau akhirnya datang Tuan muda Wen,” ucap Liu Fei terlihat sangat bahagia.
Tap tap..!!
“Sini-sini, aku perlu beberapa gagasan baru dan masukan terlebih dahulu, mohon beri aku sedikit pencerahan,” sambung Liu Fei yang tanpa basa basi menyuruh Wen Zi duduk di sampingnya.
__ADS_1
Wen Zi pun mengangguk.
1 Jam kemudian.
Setelah meminta banyak saran serta gagasan baru dari Wen Zi dan Wen Zi memberikan semua pengetahuan yang ia tahu, kini Liu Fei pun mengangguk-angguk.
“Jadi kita akan memulai cabang kita melalui Barat Daya terlebih dahulu, baru setelah itu mengalir ke Selatan hingga menuju Ibukota Kerajaan Bintang?” Tanya Liu Fei melirik Wen Zi.
“Benar, mulailah dari kota Janghu terlebih dahulu, karena di sana adalah pusat pelayaran dimana banyak sekali pedagang memilih beristirahat di kota tersebut setelah perjalanan jauh dari Kerajaan tetangga, bahkan ada beberapa yang melakukan perjalanan sampai ke Benua Tengah dan saat kembali, mereka lebih memilih istirahat di Kota Janghu.” Jawab Wen Zi sambil menyarankan Liu Fei memulai dari kota Janghu.
“Hoho,, Kota Janghu yang dapat di katakan Kota Besar yang hampir setara dengan Ibukota Kerjaan Bintang ya, aku yakin bisnis kita tidak akan mudah di sana nantinya. Tapi itu akan jauh lebih menarik menurutku,” balas Liu Fei yang merasa tertantang membuka Cabang di Janghu.
Tap tap..!!
Tepat di saat Wen Zi dan Liu Fei membahas urusan bisnis.
Terdengar suara langkah kaki dari luar pintu.
Cklek..!!
“Ah kau sudah tiba Tuan Wen,” sapa Zhao Hu.
“Jadi, di mulai dari mana kita membesarkan Bisnis dan organisasi kita ini?” Tanya Zhao Hu yang terlihat penasaran dan tidak sabar.
“Kota Janghu,” jawab Wen Zi dan langsung menjelaskan Zhao Hu dengan rinci kenapa ia memilih kota tersebut.
***
Di saat Wen Zi sibuk mengurus Bisnis Zang Wei. Sementara Zang Wei sendiri saat ini berada di dalam gua tempat pertama kali ia menemukan Daun Gingseng Hitam.
Terlihat saat ini Zang Wei duduk bersila, ia terlihat di kelilingi oleh energi yang terus meresap masuk ke dalam tubuh Zang Wei.
Saking fokusnya mengisolasi diri hanya untuk meningkatkan kultivasinya dan menambah jumlah penyimpanan energinya, tanpa terasa 7 bulan telah berlalu setelah kepergian Zang Wei dari kota Han.
Bam bam bam..!!
__ADS_1
Wung wung..!!
Tepat di saat 7 Bulan berlalu, terdengar suara ledakan dari dalam tubuh Zang Wei di sertai tekanan aura yang muncul dari tubuh Zang Wei, membuat gua tersebut bergemuruh dan berguncang hebat.
Bom..!! Duarr..!!
Tak lama setelah gua bergemuruh selama 1 menit, terlihat gua tersebut meledak.
Tap tap..!!
Bersamaan dengan itu, muncul sosok pemuda dari tengah-tengah reruntuhan gua.
“Huff..!! Sesuai dugaan, gua ini tak kuat menahan terobosanku,” gumam Zang Wei menghela nafas panjang.
Status..!!
Nama : Zang Wei ( Seorang Reinkarnasi )
Ras : Manusia ( Jiwa-Setengah Naga )
Umur : 16 Tahun ( Jiwa 726 Tahun )
Level : Prajurit Tingkat 5 Menengah
Daya Tempur : 240% ( 410% )
Kondisi : Prima
Melihat datanya berubah, Zang Wei pun mengangguk ringan.
“Dengan begini, aku sudah tidak takut lagi bertemu dan melawan Prajurit Tingkat 6 Ahir maupun Tingkat 7 Awal. Karena kini daya tempurku sudah melebihi 200%” Gumam Zang Wei dalam hati.
“Tapi aku tak menyangka jika membutuhkan lebih dari setengah tahun untuk meningkatkan kultivasiku.”
“Huuff..!! Semoga saja ibu tidak marah saat aku kembali nanti,” sambung Zang Wei saat melihat usianya yang kini sudah mengijak 16 tahun. Zang Wei juga sudah tahu jika 6 bulan lagi usianya akan mencapai 16 tahun sebelum berangkat. Makanya Zang Wei dapat menebak berapa lama ia berkultivasi di dalam gua.
__ADS_1
Dret..!! Wuss wuss..!!