Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Menghilangkan Kesalah Pahaman dan Kecurigaan


__ADS_3

“Dengan adanya Pangeran Jin yang sudah menjadi saksi kuat. Maka, jika pasukan Kerajaan Bintang datang ingin menangkap kita, kita akan langsung bebas dari segala macam tuduhan.”


“Bahkan mungkin nama kita akan menyebar sebagai pahlawan karena berhasil membunuh dan membongkar sebuah Organisasi yang sama dengan Penetua ke 3.” Sambung Zang Wei yang kini sedang menyeringai tipis ke arah Wen Zi, karena Zang Wei berniat membuat Wen Zi menjadi seorang pahlawan nantinya di sana.


...


Mendengar rencana Zang Wei, semua orang yang ada di sana menjadi diam.


Karena menurut mereka, rencana Zang Wei ini memang tidak membahayakan Pangeran Ming, tapi secara tidak langsung melibatnya, walau sang Pangeran hanya menjadi penonton.


Cukup lama para rekan Zang Wei ini terdiam, tak lama setelah itu, terdengar sebuah suara yang berasal dari Zhao Yu.


“Baiklah, aku rasa rencanamu ini patut di coba, terlebih lagi inilah rencana satu-satunya yang dapat menguntungkan kita, karena mendapat dukungan dari Seorang Pangeran secara tidak langsung.” Ucap Zhao Yu.


"Eeh,, apakah kau setuju begitu saja kakak.” Ucap Zhao Hu tak percaya. “Rencana ini cukup berbahaya loh,” sambung Zhao Hu.


Pandangan Zhao Yu pun mengarah ke adiknya. “Memang kau ada rencana lain? Jika ada, maka ayo beritahu kami. Tapi rencanamu itu harus membuat kita tidak masuk dalam rencana bunuh diri ya.” Tanya Zhao Yu sambil menatap adiknya dengan serius.


Glek..!!


Sontak Zhao Hu langsung terdiam, karena ia sadar diri jika payah dalam membuat strategi dan setiap membuat strategi, stateginya selalu berujung kegagalan serta kematian rekan dan para bawahannya.


...


Melihat semuanya kini diam, Zang Wei yang memberikan rekannya ini peluang untuk mengatakan sesuatu, kini angkat suara.


“Baiklah jika tidak ada yang menolak, artinya semuanya aku anggap setuju.” Ucap Zang Wei.


“Jika begitu, kita mulai dari Tuan Han, kau akan kembali ke penginapan tempat Pangeran Ming tinggal, beritahu padanya jika ia ingin menemuiku, maka ia dapat melihatku di Kota Janghu nantinya.” Ucap Zang Wei melirik Han Liu Sheng.


“Lalu untuk Tuan Zhao Yu, Zhao Hu dan nona Zhao He'er, kalian bisa kembali dan menggerakkan para Assasint yang ada di bawah pimpinan kalian saja untuk mengintai Klan Jin. Nanti kalian bisa mengutus para Assasint untuk memberitahu situasi yang ada di Klan Jin setiap 1 jam sekali setelah aku sampai ke Kota Janghu.” Ucap Zang Wei melirik Zhao Yu dan anggota keluarganya.

__ADS_1


“Sementara aku, aku akan pergi bersama Wen Zi nanti malam, dengan begitu, pagi harinya kami akan sampai kota Janghu. Untuk sisanya akan ku kabari setelah sampai di kota Janghu.” Sambung Zang Wei.


Setelah mendengar itu, mereka semua pun langsung kembali ke tempat mereka masing-masing dan mengerjakan tugas mereka.


***


Trank trank..!!


Sore hari..!!


Terlihat saat ini Jian Wu, Du Yuzu, Du Yuze dan Wen Zi sedang berlatih di halaman belakang.


Sementara Zang Wei sedang duduk bersama adik, Ibu dan pamannya.


“Jadi malam ini kau akan berangkat ke Kota Janghu?” Tanya Zang Nian terdengar enggan memberikan putranya untuk pergi.


Tapi apa boleh buat, ia sadar jika putranya saat ini sudah beranjak Dewasa dan pastinya ingin bebas melihat dunia luar.


“Benar Bu, Wei'er akan berangkat bersama Wen Zi nantinya.” Jawab Zang Wei.


Zang Nian pun mengerutkan keningnya saat mendengar itu.


“Pusat perhatian? Memang apa yang kau rencanakan?” Tanya Zang Nian.


Zang Wei pun menjelaskan semua rencananya kepada Ibunya tanpa di tutupi.


“Hemm..!! Memang bagus, tapi apakah Wen Zi akan setuju jika ia akan menjadi terkenal nantinya?” Tanya Zang Nian setelah mendengar rencana putranya.


“Aku rasa Wen Zi akan selalu setuju Bu, karena Wen Zi ini tidak akan berani menolak semua perintah Zang Wei.” Celetuk Mu Lan Jia yang membantu menjawab pertanyaan Zang Nian.


Wajah Zang Wei pun menjadi kesal karena Mu Lan Jia ini selalu saja menjadi pengganggu. Tapi apa boleh buat, karena ibunya tidak pernah memarahi Mu Lan Jia dan malah menyukainya. Zang Wei hanya bisa terdiam.

__ADS_1


...


Tap tap..!!


Huh huh huh..!!


“Kekuatan bawahanmu itu sangat kuat Wei'er, walau kami menyerang bersamaan pun, kami tetap saja tidak mampu menyentuhnya, padahal kami sudah mencapai Ranah Prajurit Tingkat 3 Awal.” Terlihat Jian Wu datang dan langsung mengeluh karena Wen Zi terlalu kuat.


“Hem hem..!! Apa kau yakin jika kau tidak pernah melatihnya Wei'er dan hanya memberikannya Buku Manual yang sama seperti kami?” Tanya Du Yuzu yang terlihat curiga kepada adik angkatnya jika Zang Wei sebenarnya memberikan Wen Zi Buku Manual lain yang lebih kuat.


“Benar, aku yakin Wei'er pilih kasih, ia pasti memberikan Wen Zi Buku Manual yang jauh lebih tinggi dari Buku Manual Tinju Naga ku,” sambung Du Yuze sambil memasang wajah cemberut.


...


Zang Wei di serbu oleh cercaan ketiga kakaknya, ia kini melirik ke arah Wen Zi.


Wen Zi pun langsung mendekati Zang Wei.


Blush..!!


“Apa kakak lihat pola yang muncul di telapak tangan Wei'er ini apa?” Tanya Zang Wei.


“Hemm..!! Ibu tahu ini adalah sebuah Segel, memang siapa yang kau perbudak?” Ucap Zang Nian dan langsung bertanya sambil memasang wajah serius.


Zang Wei langsung tersenyum tipis.


“Wei'er sudah menduga jika kakak pasti akan cemburu akan kekuatan Wen Zi, jadi Wei'er membuat Kontrak Segel Budak ini. Wei'er juga tahu jika Ibu pasti bertanya-tanya akan hal tersebut.” Ucap Zang Wei dengan nada santai.


“Jadi, untuk menjelaskan semua pertanyaan kalian, itu akan di mulai dari Wen Zi, ia telah setuju jika aku memasang kontrak ini agar bisa membuktikan jika ia mempelajari Buku Manual yang sama seperti kakak. Wei'er juga tidak memaksa Wen Zi perilah kontak budak ini.” Ucap Zang Wei mulai menjelaskan.


“Singkatnya, demi menghilangkan kecemburuan kakak serta menghilangkan kecurigaan Ibu, maka kalian bisa bertanya kepada Wen Zi, karena jika ia berbohong saat menjawab, maka ia akan merasakan rasa sakit di bawah pengaruh kontrak segel budak ini.” Sambung Zang Wei.

__ADS_1


...


Malam harinya.


__ADS_2