Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Item Putaran Kedua Yang Membuat Zang Wei Terkejut


__ADS_3

“Oh ya, satu tambahan lagi, aku juga akan menawar kain hitam itu. Jadi aku akan membeli dua sekaligus, yaitu Budak dan Kain Hitam dengan harga 200 juta Kristal Langit.” Sambung Zang Wei yang terdengar nadanya sangat mendominasi, sehingga membuat semua orang hanya bisa menelan ludah.


Blushh..!! Bruk..!!


Woahh..!!


Tepat setelah Zang Wei selesai bicara, terlihat Manager Mo Xen Chen membuka kantong penyimpanan dan menumpahnya ke lantai.


Hal tersebut langsung membuat semua tamu lelang berseru tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.


Bahkan Jang Wo dan Wang Si hanya bisa terdiam setelah melihat kekayaan milik sosok yang ada di balik ruangan VVIP tersebut.


Mereka sadar dengan Kristal yang mereka lihat saat ini adalah Kristal Semesta, yang hanya mampu di miliki oleh beberapa individu saja, dan juga, Kristal Semesta tidak bisa di palsukan.


“Kalian melihat kekayaan milik tamu yang ada di ruangan VVIP tersebut bukan,” ucap Manager Mo melirik ke arah para tamu yang ada di lantai 1 dan juga lantai 2.


“Jika begitu, karena penawar pertama menawar 2 item seharga 200 juta Kristal Semesta, apakah ada yang berani menawar lebih tinggi lagi?” Tanya Manager Mo yang terlihat tidak mau basa basi lagi, karena waktunya sudah terbuang sia-sia.


Setelah 1 menit berlalu, karena tidak ada yang berani menawar lebih tinggi, Manager Mo pun mengangkat tangan kirinya.


“Akan ku hitung sampai 3 dengan hitungan mundur, jika tidak ada yang menawar lebih tinggi lagi, maka akan di putuskan pemenangnya,” ucap Manager Mo yang langsung menghitung.


3.. 2.. 1..


Tok tok..!!


Tepat setelah hitungan selesai, terdengar suara ketukan palu dari salah satu pelayan Rumah Lelang.


***

__ADS_1


Mu Lan Jia yang mendengar itu, seketika memasang wajah berseri-seri di arahkan ke Zang Wei.


“Hiks hiks,, terimakasih Zang Wei, kau semakin membuatku terkagum-kagum,” ucap Mu Lan Jia sambil ingin memeluk Zang Wei.


Tapi Zang Wei dengan cepat mengulur tangannya dan memegang kepalanya, agar Mu Lan Jia tidak bisa memeluknya.


“Jangan seperti anak kecil, lebih baik kau tunggu temanmu itu datang kesini, karena sebentar lagi dia akan di bawa,” dengus Zang Wei.


Tok tok..!!


“Tuan dan Nyonya, saya telah membawa budak dan item yang telah menjadi milik anda.”


Tepat sesuai dugaan Zang Wei, seketika terdengar suara ketukan pintu dari luar bersamaan dengan suara dari salah satu pelayan Rumah Lelang.


“Masuk saja,” ucap Mu Lan Jia dengan nada datar.


Tepat setelah pintu terbuka, terlihat sosok Ratu Jing Ling yang saat ini memasang wajah berkaca-kaca.


“Saudara Lan, aku tidak menyangka kau langsung datang kesini untuk menyelamatkanku, bahkan kau langsung menawar dengan harga yang tidak masuk akal, agar aku bisa kau selamatkan.” Ucap Ratu Jing Ling yang terlihat salah paham dengan Mu Lan Jia.


Karena yang sebenarnya terjadi adalah Mu Lan Jia membeli sahabatnya ini secara gratis.


...


Bruk..!!


“Saudara Jing, aku yang lebih terkejut dan tidak menyangka saat melihatmu di balik kerangkeng. Pada saat melihatmu, aku bahkan hampir lepas kendali. Beruntung calon suamiku mengatakan aku boleh melakukan penawaran sebanyak yang aku mau, agar aku dapat membebaskanmu,” ucap Mu Lan Jia dengan nada haru, sambil memeluk sahabatnya.


Ratu Jing Ling yang kini memeluk erat Mu Lan Jia pun sedikit terkejut, ia pun melirik ke arah Zang Wei.

__ADS_1


Setelah melepaskan pelukannya, Ratu Jing pun membungkukkan badannya.


“Terimakasih calon ipar, aku tak menyangka betapa beruntungnya saudariku ini bisa mendapatkan anda yang sangat baik dan dermawan ini. Itu dapat terlihat dari cara anda lebih mementingkan sebuah ikatan daripada harta,” ucap Ratu Jing Ling dengan nada tulus, dan arti dari ikatan yang ia sebut tadi adalah ibarat anggota keluarga.


Mendengar kata calon ipar dari mulut saudarinya, membuat wajah Mu Lan Jia berbunga-bunga.


Berbeda dengan Zang Wei, ia hanya menanggapi ucapan Ratu Jing Ling dengan senyuman hangat, tapi dalam hatinya, ia sangatlah kesal.


Namun karena tidak ingin menjelekkan maupun menyakiti hati Mu Lan Jia di depan orang lain, Zang Wei hanya bisa mengikuti alur saja.


Woaahh..!!


Tepat di saat Zang Wei teralihkan karena ucapan Ratu Jing, seketika terdengar suara kegaduhan dari para tamu Rumah lelang.


Sontak pandangan Zang Wei pun mengarah ke panggung lelang.


“I..Ini,” ucap Zang Wei yang langsung bangkit setelah ia melihat seorang budak yang sangat mirip dengan seseorang yang sangat ia kenal di masa lalu.


“Ada apa Zang Wei?” Tanya Mu Lan Jia ikut terkejut saat melihat reaksi Zang Wei, karena ini pertama kalinya ia melihat sosok yang begitu licik ini terkejut tanpa berbohong.


...


Sementara di panggung lelang, item kedua yang di lelang saat ini terlihat seorang Budak, budak tersebut di rantai di kedua tangan dan kakinya, ia berdiri dengan tatapan kosong, seolah tidak memiliki niatan untuk hidup lagi.


Manager Mo yang melihat beberapa tamu VIP mulai tertarik dengan item kedua yang ia lelang pun, mulai mengeluarkan seutas senyum tipis.


“Benar, item kedua kali ini adalah Budak dari Ras Manusia, dan ini pertama kalinya Rumah Lelang Tanpa Nama mau melelang Ras Manusia, biasanya kami menolak, tapi budak Manusia kali ini sedikit berbeda,” ucap Manager Mo terdiam sesaat, karena ia ingin memancing rasa penasaran para tamu, agar mereka semakin berminat dengan budak manusia kali ini dan juga, harganya pasti akan terjual mahal.


Woahh..!!

__ADS_1


__ADS_2