
Wen Zi dan Mu Lan Jia yang terlihat baru tercerahkan oleh ucapan Zang Wei, kini tersadar setelah melihat Zang Wei melangkahkan kakinya. Sontak mereka pun langsung mengejar sambil berusaha merenungkan kenaifan mereka selama ini.
Tap tap..!!
...
Setelah hampir 30 menit mencari dimana lokasi pelelangannya di karenakan kota bawah tanah ini sangat besar, kini Zang Wei dan kelompoknya terlihat berdiri di depan sebuah bangunan yang sangat besar.
Bangunan tersebut hanya memiliki 2 tingkat, dan Zang Wei yakin bangunan ini mampu menampung kurang lebih 10.000 pengunjung.
Dimana lantai satunya mampu menampung 9000 orang dan lantai duanya mampu menampung 1000 orang.
Dari mana Zang Wei tahu jika lantai 1 dan 2 mampu menampung 9000 dan 1000 orang, itu terlihat jelas di sebuah peta yang menempel di dinding samping pintu masuk.
...
Kembali ke Zang Wei.
“Jadi kita akan di bagian mana nantinya?” Tanya Zang Wei melirik Wen Zi.
“Hemm..!! Jika tidak salah, kita akan di tempatkan di sekitaran ruangan VIP kedua yang memiliki ruangan cukup besar,” jawab Wen Zi melirik ke arah peta, dimana terlihat lokasi tempat ruangan para pengunjung VIP duduk.
Di lantai 2 tersebut memiliki banyak jenis tamu Khusus, di mulai dari VIP 5, yang memiliki ruangan mampu menampung 5 orang Kaya, maupun Bangsawan.
VIP 4 yang mampu menampung 7 hingga 10 orang, dan juga sebagai tambahan akan di berikan seorang pelayan untuk melayani mereka.
__ADS_1
VIP 3 yang mampu menampung 10 hingga 15 orang, selain akan di berikan seorang pelayan, ruangan VIP 3 juga akan di berikan beberapa hidangan gratis.
VIP 2 yang mampu menampung 15 hingga 20 orang, selain seorang pelayan, hidangan gratis, ruangan VIP 2 juga akan di berikan seorang pelayan profesional yang mengetahui nama barang yang akan di lelang, pelayan tersebut juga tahu beberapa dari kegunaan barang yang akan di lelang.
VIP 1, yang mampu menampung 20 orang ke atas, selain memiliki bonus yang sama seperti ruangan VIP 2, bonus lainnya adalah pengunjung ruangan VIP 1 ini akan di berikan potongan harga sebesar 5% di setiap pembeliannya.
Terahir ada ruangan VVIP, namun ruangan ini jarang ada yang menempati, karena harga untuk memesan ruangan tersebut sangat mahal dan juga identitas dari yang ingin memesannya juga harus memiliki Tingkat Kultivasi di atas Ranah Prajurit Tingkat 7 Awal.
***
Tap tap..!!
Setelah mengantri di pintu masuk khusus ruangan VIP, kini terlihat Wen Zi menunjukkan tokennya kepada penjaga khusus ruangan VIP.
Melihat pola token yang Wen Zi berikan, mata penjaga tersebut sedikit menyipit.
“Tidak, aku hanya datang kesini sendiri,” jawab Wen Zi.
Penjaga tersebut sedikit bingung, pandangannya pun mengarah ke Zang Wei yang mengenakan topeng sama seperti Wen Zi dan juga Mu Lan Jia yang mengenakan topeng putih bunga darah.
Tapi penjaga tersebut terlihat tidak bertanya, lantaran tahu tamunya ini tidak ingin identitasnya di ketahui.
Tap tap..!!
Setelah menghubungi seorang pelayan profesional, penjaga tersebut terlihat membisiki pelayan tersebut.
__ADS_1
“Silahkan Tuan, saya akan menjadi pemandu anda dan juga akan menjelaskan semua tentang semua barang yang akan di lelang hari ini.” Ajak sang pelayan profesional dengan nada ramah.
Wen Zi pun mengangguk dan langsung mengikuti pelayan tersebut.
Tap tap..!!
Setelah Wen Zi pergi, kini giliran Zang Wei menunjukkan tokennya, dan hal yang sama terjadi seperti Wen Zi. Lagi-lagi penjaga tersebut terkejut, tapi kali ini jauh lebih terkejut dari sebelumnya.
“Tu..Tunggu sebentar Tuan, saya akan memanggil atasan saya lebih dulu,” ucap penjaga tersebut.
Zang Wei pun mengangguk, walau ia sedikit heran akan tingkah penjaga tersebut.
Tentu saja Zang Wei heran, karena menurutnya tokennya ini sama saja dengan token para pengunjung VIP 2 lainnya, yang lebih dahulu masuk. Bahkan ada beberapa dari mereka memiliki Token VIP 1. Tapi reaksi dari penjaga tersebut biasa saja, bahkan ia sama sekali tidak memanggil seorang pelayan profesional untuk memandunya dari awal.
Namun berbeda dengan Wen Zi yang langsung di pantu dari awal dan kini penjaga tersebut ingin memanggil atasannya setelah melihat tokennya.
Karena sangat penasaran, Zang Wei pun meminta token milik Mu Lan Jia, karena tokennya sama dengan token miliknya yang di bawa penjaga tersebut. Sementara token milik Wen Zi sedikit berbeda di warnanya saja.
“I..Ini,” gumam Zang Wei saat melihat token biasa tersebut ternyata di gambar lambang Naga ada sejenis formasi diagram. Dan setelah Zang Wei mencoba masuk ke dalam Formasi Diagram menggunakan sedikit energi jiwanya, ia merasakan ada Naga yang bergerak meliuk-liuk di dalamnya.
Tap tap..!!
Bersamaan dengan selesainya Zang Wei melihat apa yang spesial di balik token tersebut, sang pemiliki Pelelangan terlihat datang sendiri menyambut Zang Wei.
“Saya tidak munduga jika anda adalah pemilik dari Bunga Malam Tuan, silahkan ikuti saya,” ajak pemilik Lelang dengan senyuman hangat.
__ADS_1
Mata Zang Wei melotot saat mendengar ucapan pemilik lelang, tapi dengan cepat Zang Wei mengubah ekspresinya dan langsung mengikuti pemilik lelang.
“Ayo nona Lan, dan sebisa mungkin jangan membuat masalah dengannya, karena orang ini sangat kuat, jauh lebih kuat darimu, bahkan jauh lebih kuat dari Raja dari Kerajaan Bintang sekalipun,” ajak Zang Wei sambil memperingati Mu Lan Jia, setelah ia melihat data milik pemilik lelang.