
“I..Ini?” Teriak Patriak Wen, Patriak Xu, Patriak Fang dan Patriak Yan langsung terkejut saat melihat perubahan yang terjadi dengan Mu Lan Jia.
Terlihat tatapan ke 4 bawahan Zang Wei tertuju ke arah Mu Lan Jia yang sedang hamil, dan jejak energi yang mereka rasakan di dalam perut Mu Lan Jia bukanlah jejak energi Zang Wei, melainkan jejak energi dari Lu Bei.
“A..Apa kau sudah menikah nona Lan?” Tanya Patriak Xu yang ekspresinya masih menunjukkan jejak terkejut.
Mu Lan Jia yang mendengar itu pun langsung mengangguk ringan sebagai jawaban iya.
Sontak pandangan ke 4 bawahan Zang Wei, langsung mengarah ke Zang Wei.
Zang Wei pun ikut mengangguk. “Nona Lan sudah menikah dengan paman ku, jadi dia sekarang adalah Bibi ku.” Ucap Zang Wei dengan nada santai.
Entah apa yang terjadi selama 2 tahun terahir, yang pasti Mu Lan Jia dengan Lu Bei sudah menikah lebih dari 1 tahun yang lalu dan kini Mu Lan Jia sedang hamil dengan usia kandungan 6 bulan.
...
1 Hari setelah kedatangan ke 4 bawahan Zang Wei.
Zang Wei yang kembali melakukan kegiatan hariannya, yang tak lain melatih fisiknya.
Huff..!!
Wung wung..!!
Kini terlihat Zang Wei sedang mengayunkan tinjunya secara teratur dan setiap ayunannya menimbulkan suara desingan, tertanda kekuatan di setiap ayunan tinju Zang Wei sangatlah kuat.
Tap tap..!!
__ADS_1
“Tuan muda, apa kau sudah mendengar cerita yang ada di Benua Timur?” Tanya Patriak Xu yang kini terlihat mendekati Zang Wei, tepat setelah Zang Wei istirahat.
Zang Wei pun mengangguk ringan.
“Kabarnya baru datang sehari sebelum kedatangan kalian,” ucap Zang Wei mengangguk.
Blush..!!
“Aku tak menduga jika putra saudara Wen memang benar-benar seorang pengkhianat licik, ingin sekali rasanya aku memecahkan kepalanya.” Ucap Patriak Xu yang terlihat sangat benci akan pengkhianatan.
Zang Wei pun hanya mengeluarkan seutas senyum tipis.
“Apa kau mampu melawannya sekarang?” Tanya Zang Wei.
Perlu di ketahui, nama Wen Zi saat ini menggema di Benua Timur, lantaran dalam 1 Bulan terahir, ia mampu menguasai setengah dari wilayah yang ada di Benua Timur tersebut.
Ia datang bersama 20 Assasint kematian dan tidak butuh lama, hanya 1 bulan saja, sudah setengah wilayah Benua Timur ia kuasai.
Untuk Benua Selatan, setelah mendengar berita itu, Kaisar atau Penguasa Benua Selatan langsung menutup akses keluar masuk.
Sementara Benua Utara memutuskan penghubung yang menuju ke Benua mereka, dengan cara mencairkan Es yang membeku sebagai akses satu-satunya ke tempat mereka.
Untuk Benua Barat, Kaisar Ming yang menjadi Penguasa Benua, ia hanya memperbanyak penjagaan di setiap titik ases menuju Benuanya saja.
Lalu untuk julukan dari Wen Zi, ia kini di kenal sebagai Kaisar Ahli Siasat.
***
__ADS_1
Tap tap...!!
“Tapi saya merasa Organisasi Kabut Malam tidak memiliki niatan ke Benua Barat Tuan muda, karena dari yang saya dengar, kini beberapa dari Jendral Bayangan sedang menuju Benua Selatan.” Ucap Patriak Wen yang muncul dan memotong pembicaraan Wen Zi dengan Patriak Xu.
Wen Zi dan Patriak Xu pun melirik ke arah Patriak Wen yang datang bersama Pangeran Ming.
“Apa latihanmu selesai saudara Ming Yu?” Tanya Zang Wei yang sedikit heran, karena merasa ini belum waktunya bagi Pangeran Ming Yu Xin istirahat.
Tap tap..!!
“Guru mengatakan latihan kali ini hanya setengah hari saja, katanya dia akan pergi ke Ibukota bersama Senior Jian Wu untuk membereskan sedikit kekacauan yang terjadi di Penginapan Langit Cabang Bunga Malam,” jawab Pangeran Ming dengan santai.
Bukannya puas akan jawaban Pangeran Ming, Zang Wei malah semakin mengerutkan keningnya.
“Bukankah sudah ada perjanjian jika seluruh Bisnis yang di buat Organisasi Bunga Malam akan di lindungi oleh Klan Ming yang menjadi penguasa di setiap daerah?” Tanya Zang Wei yang kini terdiam sesaat.
“Lalu bagaimana bisa mereka tidak bisa menyelesaikan masalah kecil?” Sambung Zang Wei yang terlihat penasaran.
Kini Zang Wei terlihat melamun sesaat, sebelum Pangeran Ming menjawab pertanyaan Zang Wei, tangan Zang Wei lebih dahulu terangkat.
“Tunggu dulu,, bukankah Organisasi Bunga Malam sudah di ketahui di jaga oleh Klan Ming di seluruh Benua Barat, jadi bagaimana bisa ada yang begitu berani melawan Klan Ming.” Ucap Zang Wei menatap tajam mata Pangeran Ming.
“Jangan bilang yang membuat masalah adalah beberapa dari anggota Klan Ming itu sendiri.” Ucap Zang Wei.
Pangeran Ming hanya bisa tersenyum kecut sambil menganggukkan kepalanya.
“Orang tersebut salah Tetua Klan Ming Pusat yang berasal dari Ibukota Kekaisaran, dia seperti sudah merencanakan ini cukup lama.” Ucap Pangeran Ming terlihat menghela nafas berat dan merasa iba kepada Tetuanya.
__ADS_1
Mendengar itu, Zang Wei pun langsung menyeringai tipis. “Hoo,, bukankah Ayahmu sudah pergi 1 minggu lalu ke tempat saudara Bai untuk berlatih. Jadi dia menunggu Kaisar Ming pergi, baru dia berani bergerak.” Ucap Zang Wei yang langsung di angguki Pangeran Ming.
“Siapa namanya?” Tanya Zang Wei yang tahu jika Pangeran Ming sadar jika tetua klan Ming sedang mencari kematian, makanya Pangeran Ming terlihat biasa saja.