
“Padahal niat kami hanya ingin melapor dan mengeluarkan keluh kesah kami, tapi kalian malah menuduh kami sebagai penjahat.” Sambung wanita paruh baya yang kini terlihat menangis, lantaran suaminya lah yang di tangkap saat ingin melapor kejadian di desanya.
Blush..!!
“Mohon tenanglah, kalian harus berpikir tenang dan tidak semua bawahan dari Kerajaan yang jahat,” ucap Pangeran Ming yang kini terlihat mengeluarkan tekanan untuk membuat para penduduk Desa tenang.
“Setiap mereka pasti ada yang jahat, ada yang baik,, ada yang serakah, ada juga yang tidak, kalian pun pasti akan menyadari hal tersebut. Jadi jangan menilai semua petinggi Kerajaan sama,” sambung Pangeran Ming dengan nada tenang sembari melirik ke arah para penduduk yang kini mulai tenang.
Merasa mereka sudah benar-benar tenang, Pangeran Ming pun langsung mendekati pria tua yang ia anggap paling berpengaruh di Desa.
Tap tap..!!
“Karena kalian sudah tenang, maka izinkan aku untuk menebus kesalahan yang di lakukan oleh Penguasa kota Zuan bersama bawahannya.” Ucap Pangeran Ming.
“Tapi pertama-tama, aku harus membereskan para Bandit yang selalu membuat kalian menderita terlebih dahulu.” Sambung Pangeran Ming yang kini melirik ke arah Selatan.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Terlihat Patriak Wen, muncul dari Selatan, bersama dengan Patriak Fang dari Barat, Patriak Yan dari Timur dan Shang Liu, Tetua Yu Zian muncul dari Utara.
“Orang yang menghancurkan Desa adalah para Bandit, tapi mereka tidak seperti Bandit para umumnya, karena kekuatan mereka rata-rata berada di Ranah Prajurit Tingkat 4 Ahir, lalu ketua mereka di Ranah Prajurit Tingkat 5 Awal.” Ucap Patriak Wen yang langsung memberikan informasi yang ia selidiki kepada Zang Wei.
Tidak sampai disana saja, Patriak Wen juga memberitahu jika ia sengaja memancing para Bandit kembali kesini. Jadi tidak lama lagi, mereka pasti akan datang.
...
Zang Wei yang mendengar itu pun langsung mengangguk ringan dan mengarahkan pandangannya ke Pangeran Ming.
“Apa kau akan menanganinya sendiri atau di bantu?” Tanya Zang Wei.
“Biarkan saya yang menanganinya sendiri saudara Zang,” jawab Pangeran Ming dengan tatapan penuh amarah, tapi amarahnya di arahkan kepada petinggi yang serakah akan harta serta kekuasaan.
__ADS_1
“Baiklah, jangan lupa sisakan satu untuk mencari informasi, siapa tahu ia tahu orang yang menyuruhnya.” Ucap Zang Wei mengangguk santai dan terlihat mengajak para penduduk Desa masuk ke dalam Desa.
Tap tap..!!
Bersamaan dengan perginya Zang Wei bersama yang lain, terlihat Pangeran Ming yang berdiri seorang diri di gerbang Desa, mulai melesat ke arah Selatan.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
Benua Tengah.
Di sebuah Lembah yang sangat luas, terlihat sebuah Tower menjulang tinggi berada di tengah-tengah Lembah tersebut.
Tap tap..!!
Di puncak Tower, atau lantai 100, terlihat para Jendral Bayangan berkumpul, namun itu bukan semuanya yang berkumpul.
Sampai saat ini, tidak ada yang mengetahui berapa banyak Jumlah yang sesungguhnya dari para Jendral Bayangan, bahkan para Jendral Bayangan itu sendiri pun tidak mengetahui jumlah pastinya.
“Apa semua yang aku panggil telah berkumpul?”
Terlihat sosok yang tadi melangkah menuju sebuah kursi yang paling tinggi, mulai membuka suara, ia tak lain Pemimpin dari Organisasi Kabut Malam.
Sret..!!
Dengan cepat para Jendral Bayangan yang melihat Kaisar Agung mereka duduk, langsung berdiri dan membungkukkan badan mereka, salah satu dari mereka yang ikut membungkuk adalah Wen Zi.
“Salam Kaisar Yang Agung, 50 Jendral Bayangan yang anda panggil, hanya 48 yang dapat hadir, sisanya mati di Benua Utara.” Ucap Raja Darah yang kini menempati Jendral posisi pertama, berkat bantuan dari Wen Zi.
...
Pemimpin Organisasi yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya.
__ADS_1
“Hemm..!! Apa orang itu yang membunuh keduanya?” Tanya Sang Pemimpin yang langsung tahu siapa yang mampu membunuh Jendral Bayangan miliknya. Karena setahunya, tidak ada yang mampu membunuh para Jendral Bayangan selain 10 orang yang bisa di katakan menjadi penjaga Benua ini.
“Benar Kaisar Yang Agung, menurut informasi, dia muncul secara tiba-tiba dan membantai kedua Jendral Bayangan bersama seluruh bawahannya tanpa sisa.” Jawab Raja Darah dengan nada sedikit ketakutan.
Pemimpin Organisasi pun langsung mengangguk ringan.
“Itu wajar kalau penjaga Benua yang membunuhnya, karena aku tahu betul kekuatan mereka semua di masa lalu.” Ucap Pemimpin organisasi dengan nada santai dan ingatannya pun langsung mengarah ke masa lalu.
Flashback..!!
Saat itu, dimana Benua sedang kacau serta banyak sekali Ahli Bela Diri yang memiliki kekuatan di puncak, yaitu Ranah Prajurit Tingkat 9 Ahir.
Tapi semenjak munculnya sosok yang ia sebut Dewa, Benua yang tadinya kacau akan siapa yang terkuat, menjadi semakin kacau akan kekuasaan, sehingga mereka saling bunuh satu sama lain.
Penyebab mereka semua saling bunuh, tentu saja dirinya yang di perintah oleh Sang Dewa. Lalu tujuan dari pertumpahan darah itu adalah untuk sebuah persembahan kepada Sang Dewa, dengan janji pemimpin organisasi Kabut Malam akan di berikan kekuatan terus menerus.
Hingga pada puncaknya, muncul 10 ahli bela diri kuat menghentikan aksinya.
4 Berasal dari Benua Barat, namun dari ke 4,nya yang terkuat adalah Master Pedang Semesta.
2 Berasal dari Benua Utara, 2 Berasal dari Benua Selatan, 1 Berasal dari Benua Timur dan sisanya 1 Berasal dari Benua Tengah.
Ke 10 Ahli bela diri yang memiliki kekuatan luar biasa ini muncul di Benua mereka masing-masing dan memukul mundur organisasi Kabut Malam hingga sampai ke titik dimana mereka harus mengurung diri selama beberapa tahun. Puncaknya adalah saat dimana Pemimpin organisasi kabut malam melawan Master Pedang Semesta atau Bai Xin.
Saat itu ia di kalahkan oleh Bai Xin hanya dengan 3 kali gerakan saja, hal itulah yang menyebabkan dirinya harus menutup organisasinya selama puluhan tahun.
Flashback End..!!
Kini terlihat Pemimpin organisasi mengepalkan tangannya saat mengingat dirinya di kalahkan oleh Bai Xin.
“Kali ini akan jauh berbeda dengan masa lalu, dan aku juga tidak akan perlu menyembunyikan keberadaan organisasiku lagi selama puluhan tahun sampai sekarang ini.” Gumam Pemimpin organisasi yang kini mulai bangkit dari tempat duduknya.
Tap tap..!!
__ADS_1
“Baiklah,, tujuanku mengumpulkan kalian di sini adalah untuk mempertemukan kalian kepada Dewa yang telah memberikanku kekuatan sehingga aku bisa menjadi Penguasa Benua Tengah ini. Jadi, kalian harus berbangga diri dan memujanya setelah melihat siluet energinya dari batu yang menjadi penghubungku dengannya.” Ucap pemimpin organisasi yang kini langsung menjelaskan tujuannya mengumpulkan kurang dari seperempat Jendral Bayangan yang ia miliki, atau hanya mereka yang terpilih.