Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Menuju Ibukota Kekaisaran dan Keberadaan Zuan Lang Saat Ini


__ADS_3

“Hem..!! Tidak ada, hanya saja orang yang di cari Klan Ji selama 3 hari sebenarnya sedang bersamaku. Jadi aku merasa bersalah lantaran tidak memberitahu pak tua itu,” jawab Zang Wei dengan nada santai memberitahu Pangeran Ming dan kedua bawahannya, lantaran ia sudah percaya dengan mereka.


Eeehh??


Seketika Pangeran Ming dan Yi Lang melototkan mata mereka saat mendengar apa yang Zang Wei katakan.


“A..Apa kalian melakukan hal itu di sana?” Tanya Pangeran Ming yang langsung berpikir ke arah sana.


Hemm..!!


Tanpa malu Zang Wei mengangguk ringan.


Tak lama setelah itu, Zang Wei pun melambaikan tangannya dengan santai.


“Lupakan masalah itu, lebih baik kita melanjutkan perjalanan menuju Ibukota Kekaisaran, karena aku memiliki firasat jika dia lari kesana.” Ucap Zang Wei dan yang ia maksud adalah Zuan Lang.


Melihat ekspresi serius Zang Wei, sontak Pangeran Ming dan Yi Lang pun ikut memasang wajah serius sambil mencengkram erat tangan mereka.


“Sialan, apa dia ingin mengacau ke Ibukota Kekaisaran,” gumam Pangeran Ming yang kini tidak bisa menahan amarahnya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Aku rasa tidak, ia tak akan berani memunculkan dirinya sembarangan di sana, karena jika ia mengeluarkan secuil auranya saja, maka 2 Penjaga Benua akan langsung memburunya.” Ucap Feng Wui yang kini muncul di depan Zang Wei.


Melihat sosok Penjaga Gerbang Barat muncul, dengan cepat Pangeran Ming dan Yi Lang membungkukkan badan mereka.


“Salam Leluhur Kaisar Angin,” sapa keduanya serempak.

__ADS_1


Hem..!!


“Santai saja, kalian tidak perlu terlalu hormat begitu, lebih baik kalian seperti saat pertama kita bertemu kemarin,” ucap Feng Wui sambil melirik ke arah Zang Wei dan mengulurkan tangannya untuk memberikan buku kosong milik Zang Wei.


“Sampai detik ini, aku masih belum bisa menemukan cara untuk melihat tulisan yang ada di dalam buku ini. Jadi, lebih baik kau saja yang mengajari secara perlahan sambil mengikutimu kemanapun kau pergi.” Sambung Feng Wui.


Melihat buku yang Pangeran Ming beli sebelum sampai Kota Zuan ada di tangan Feng Wui, seketika membuat Pangeran Ming terheran-heran.


“Apa buku kosong itu memang ada isinya ya?” Gumam Pangeran Ming bertanya-tanya dalam hatinya.


“Perasaan buku itu memang kosong, jadi sekuat apapun dia berusaha, tidak akan mungkin ia bisa membaca-”


Saat pandangan Pangeran Ming melirik ke arah Zang Wei, ia pun berhenti bergumam dan sadar jika Zang Wei sedang menipu Penjaga Barat.


“Glek,, aku tak menyangka jika saudara Zang bisa menipu sosok seperti Penjaga Barat,” gumam Pangeran Ming sambil menelan ludah.


Bukan hanya Pangeran Ming saja, bahkan Yi Lang yang sadar pun hanya bisa menelan ludah dan berharap jika Panjaga Barat tidak menyadari tipuan Zang Wei, karena jika ia menyadarinya, entah apa yang akan terjadi.


2 minggu telah berlalu.


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


“Urghh,, sialan, aku tak menyangka jika luka yang di berikan bocah itu tidak bisa di sembuhkan dengan mudah,” umpat Zuan Lang yang kini muncul tidak jauh dari Kekaisaran Ming.


Bruk..!!


Karena sudah kehabisan energi hanya demi mencoba menutupi lukanya, akhirnya Zuan Lang ambruk dan membaringkan badannya di salah satu pohon.

__ADS_1


Terlihat darah mulai mengalir dari lengan Zuan Lang di saat energi yang menghalangi lukanya mulai menghilang.


“Sial sial sial, kenapa harus sekarang,” umpat Zuan Lang.


“Setidaknya biarkan aku sampai kota terlebih dahulu, aku butuh tumba-” Zuan Lang seketika menghentikan ucapannya di saat ia melihat beberapa Bandit sedang mendekatinya.


Khehehe..!!


Wajah Zuan Lang langsung menyeringai lebar dan di penuhi kebahagiaan.


“Datanglah para tumbalku, akhirnya aku tak perlu mengeluarkan energi Iblisku di saat-saat kritis seperti ini,” ucap Zuan Lang.


Tap tap..!!


“Haha,, lihatlah, kita cukup beruntung bertemu budak yang lumayan kaya,” ucap salah satu bandit menunjuk ke arah Zuan Lang dengan senjatanya.


“Haha,, kau benar, pakaian yang ia kenakan sangatlah mewah, itu artinya ia pasti sangat kaya. Bukan hanya itu saja, ia juga terluka, itu artinya ia mungkin baru saja di rampok, namun berhasil melarikan diri.” Sambung salah satu bandit yang kini mendekati Zuan Lang.


Zuan Lang yang berpura-pura pingsan pun langsung mengangkat kepalanya, karena merasa para bandit sudah masuk ke areanya.


Sret..!!


Khehe..!!


“Khehehe..!! Terimakasih para tumbalku, nikmati kematian kalian,” kekeh Zuan Lang yang kini mengibaskan energinya.


Dret..!!


Dalam sekejap puluhan bandit langsung di selimuti oleh asap hitam, terlihat dengan cepat asap hitam tersebut berubah menjadi butiran pil dan melesat menuju Zuan Lang.

__ADS_1


Melihat ada 27 butiran pil di tangannya, Zuan Lang pun menyeringai lebar. “Akhirnya aku bisa memulihkan setengah energiku, dengan begini aku bisa masuk ke dalam kota untuk memulihkan seluruh kekuatanku tanpa di sadari oleh bocah itu, karena ia pasti tidak akan pernah mengira jika aku kabur ke sarang musuh.” Gumam Zuan Lang dalam hati dan langsung menelan semua pil tersebut.


Sret..!! Glek glek..!!


__ADS_2