Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Alasan Organisasi Kabut Malam Bergerak Dalam Bayangan dan Rencana Raja Darah


__ADS_3

“Aku tak tahu apakah anda bisa mengenali Arak ini, karena hanya pecinta arak saja yang tahu kualitasnya,” ucap Wen Zi tersenyum kecil di balik topengnya sambil melirik Bai Xin yang kini menelan ludahnya melihat arak racikan saudaranya dalam jumlah jauh lebih banyak dari bayarannya menyelamatkan kedua tahanan tadi.


“Urgh sialan, aku tahu jika saudara Wei sangat licik, tapi aku tak menyangka jika dia selicik ini, bahkan saudara sesumpahnya pun ikut di manfaatkan demi melancaran tujuannya.” Umpat Bai Xin yang langsung mengutuk Zang Wei.


Ehem..!!


“Hemm..!! Arak yang lumayan juga,” ucap Bai Xin terdengar datar.


Wajah Bai Xin kini melirik ke arah Raja Darah. “Aku tak tahu apa tujuan Tuan kalian menugaskan mu datang kesini, mungkin saja ia menyuruh kalian untuk mengawasiku. Walau begitu, aku tak peduli, selagi kalian tidak mengganggu bisnis dan wilayahku, aku tentu tidak akan mengusir kalian. Tapi kali ini kau telah mengusik ketenanganku, kau tahu apa artinya itu,” ucap Bai Xin menatap tajam Raja Darah.


Krak..!!


Tangan Raja Darah langsung mencengkram erat senjatanya di sertai tubuh berkeringat dingin.


“Sialan, apakah akan terjadi pertarungan?” Umpat Raja Darah bergumam dalam hatinya.


“Hoo,, apa kau ingin bertarung?” Tanya Bai Xin yang melihat cara Raja Darah memegang senjatanya.


“Ji..Jika anda menyerangnya, apa boleh buat, saya tentu saja harus membela diri, walau saya sadar tidak sebanding dengan anda.” Jawab Raja Darah dengan nada terbata-bata.


Bai Xin langsung menyeringai lebar, ingin rasanya ia melakukan pertarungan lagi, karena sudah hampir 30 tahun lebih ia tidak memegang senjatanya lagi.


Tapi saat ini, ia mencoba menahan diri, karena lebih menghormati saudara sesumpahnya yang ingin memanfaatkan Raja Darah menggunakan bawahannya Wen Zi.

__ADS_1


“Hais,, kau tidak perlu terlalu tegang, kali ini aku memaafkan kalian, tapi jika kalian mengusik ku sekali lagi, akan ku bantai kalian dan ku buru Tuan kalian seperti 30 tahun lalu.” Ucap Bai Xin memberikan ancaman serius kepada Raja Darah.


Wuss..!!


Dalam sekejap Bai Xin muncul di depan Wen Zi lalu menyambar ke 5 kendi kecil berisi arak.


Jlep..!!


Tepat setelah Bai Xin mengambil ke 5 arak tersebut, Bai Xin langsung lenyap dari sana.


Bruk..!!


Huh huh..!!


“Siapa orang itu? Dia sangat mengerikan kak,” tanya Wen Zi melirik ke arah Raja Darah yang kini mengusap keringat di keningnya.


“Potong kedua tangan kalian masing-masing dan jangan menyembuhkannya sampai aku mengizinkan kalian untuk menyembuhkannya.” Ucap Raja Darah yang kini sangat marah kepada bawahannya.


Crash crash..!!


Tanpa keraguan dan tanpa mengeluh, terlihat Assasint bertopeng bersama ke 9 rekannya langsung memotong kedua tangan mereka.


“Bagus, kalian bisa kembali bersembunyi, jangan keluar siapapun yang memanggil kalian kecuali diriku.” Ucap Raja Darah yang melihat bawahannya sudah memotong kedua tangan mereka.

__ADS_1


Wuss..!! Jlep..!!


Assasint bertopeng bersama ke 9 rekannya pun langsung menghilang entah kemana.


Wen Zi yang melihat itu, hanya diam saja, tapi dalam hatinya ia sedikit ngeri akan kekejaman Raja Darah kepada bawahannya.


“Ehem..!! Terimakasih adik ku, kau adalah sosok keberuntungan bagiku,” ucap Raja Darah terlihat langsung memeluk Wen Zi.


Bruk..!!


“Tidak perlu berterimakasih kak, tentu saja aku juga merasa bertanggung jawab saat melihat kakak ku dalam keadaan terdesak dan tidak tahu harus berbuat apa. Dan sebagai adik, jika aku hanya diam saja, aku bukanlah seorang adik namanya.” Ucap Wen Zi membalas ucapan kakaknya.


“Hoho,, kau ini sungguh bijaksana, aku yakin jika aku mengenalkanmu kepada Tuan, mungkin Tuan akan menyukaimu, terlebih lagi usiamu masih 20 tahunan.” Ucap Raja Darah yang kini merasa Wen Zi sedikit dapat di percaya.


“Heh,, memang kakak mempunyai seorang Tuan?” Tanya Wen Zi kini memasang wajah bingung.


Raja Darah yang baru saja melepaskan pelukannya dan melihat wajah polos Wen Zi, terlihat terdiam sesaat.


“Hemm..!! Akan ku jelaskan nanti, sekarang lebih baik kita kembali dulu, karena aku merasakan adanya Lalat-lalat kecil datang ke kota ini dengan tujuan tidak baik,” ucap Raja Darah terdengar serius.


Wen Zi pun mengangguk ringan. “Mungkin saja mereka adalah para anggota klan Besar dan Bangsawan yang sebelumnya menyerangku bersama Jin Xuan, tujuan mereka datang kesini untuk balas dendam.” Ucap Wen Zi dengan nada bersalah saat memberitahu kakaknya.


Mendengar itu, bukannya marah, malah Raja Darah menyeringai lebar. “Khehe,, apa kau yakin mereka ini anggota Klan Besar dan para Bangsawan ternama di Benua Barat?” Tanya Raja Darah dan langsung di angguki oleh Wen Zi.

__ADS_1


“Jika benar, ini akan menjadi kesempatan kita untuk memperbesar pengaruh kita dengan cara menundukkan mereka.” Sambung Raja Darah yang langsung memanfaatkan kedatangan para Bangsawan dan Klan Besar yang ingin menyerang klan Jin.


Wush..!!


__ADS_2