
“I..Ini,” gumam Raja Ming yang merasakan rasa panas luar biasa yang muncul dari Tombak tersebut. Bahkan saking kuatnya api yang keluar dari Senjata Tombak tersebut, tanpa sadar ruangan tempat mereka berada saat ini langsung terbakar tanpa sisa.
Brak..!!
“Apa yang terjadi? Kenapa aku merasakan-” Long Ji yang terlihat mendobrak pintu, seketika terdiam saat melihat rasa panas yang ia rasakan muncul dari Tombak Api.
Tapi bukan itu yang membuat Long Ji terdiam, melainkan api yang muncul dari tombak tersebut membentuk lambang Phoenix.
“I..Ini,” ucap Long Ji melebarkan matanya.
Pandangan Long Ji pun langsung melirik ke arah Zang Wei.
“Bukankah Senjata Legenda yang memiliki Api Phoenix sudah menghilang 5000 tahun lalu, tapi bagaimana bisa Senjata Legenda masih mampu menahan Phoenix Api hingga saat ini?” Ucap Long Ji tidak percaya.
“Setahuku, semua Api milik Ras Phoenix Api itu sudah lama musnah di Benua ini. Jadi, dari mana kau mendapatkan Tombak yang masih menyimpan esensi Phoenix Api?” Tanya Long Ji melirik Zang Wei dengan tatapan serius.
Long Ji bertanya seperti ini, itu karena ia adalah keturunan dari setengah Ras Phoenix, ia sangat menghapal semua tentang peninggalan Ras Phoenix. Bahkan Long Ji juga dari dulu selalu mencari dimana keberadaan Ras Phoenix, serta peninggalannya.
...
Zang Wei yang mendengar pertanyaan Long Ji, terlihat hanya diam saja, karena saat ini fokusnya mengarah ke Raja Ming.
Terlihat Raja Ming yang sedang menyelimuti tubuhnya dengan energinya, kini secara perlahan Raja Ming menghilangkan pelindung energi yang ia buat setelah Zang Wei memasukkan kembali Elemen api Phoenix yang muncul dari Tombak yang Zang Wei pegang.
“Apa nak Zang yakin jika Tombak ini akan bertahan selama 1 tahun jika menggunakannya secara penuh?” Tanya Raja Ming terdengar serius.
Blush..!! Tap tap..!!
__ADS_1
Terlihat Raja Ming langsung melambaikan tangannya untuk memunculkan kursi dan langsung duduk.
Zang Wei yang sudah menunggu ketertarikan Raja Ming dari tadi, langsung tersenyum tipis.
Tap tap..!!
Dengan santai Zang Wei melakukan hal yang sama seperti Raja Ming, yaitu memunculkan kursi dari kantong penyimpanannya.
“Tentu saja Yang Mulia, saya akan menjamin jika kedua senjata ini akan bertahan selama 1 Tahun, atau dapat di katakan kedua senjata ini dapat bertahan menjadi Senjata Tingkat Legenda selama 1 tahun, tanpa penurunan efek, jika yang menggunakannya di atas Ranah Prajurit Tingkat 6 Puncak.” Ucap Zang Wei dengan nada yakin.
“Dan jika Yang Mulia ragu, saya sendiri yang akan bertanggung jawab serta menerima konsekuensinya.” Sambung Zang Wei mencoba meyakinkan Raja Ming.
Melihat keseriusan Zang Wei, Raja Ming pun mengangguk dan hendak bertanya untuk masalah Harga.
Tapi dengan cepat Zang Wei mengangkat tangan kanannya.
“Untuk masalah itu, bisa kita bicarakan nanti Yang Mulia, karena saya ingin melihat bagaimana reaksi orang-orang saat melihat Yang Mulia menggunkan senjata ini nantinya, dengan begitu saya tahu harus membuat harga awalnya berapa.” Ucap Zang Wei sambil tersenyum tipis.
Raja Ming pun langsung mengangguk dan merasa Zang Wei ini sangat ahli dalam hal urusan bisnis.
“Bukan cuman jenius dalam hal kultivasi, ahli dalam strategi, ia juga ahli dalam hal urusan bisnis. Jika begini, aku harus membuatnya menjadi menantuku.” Gumam Raja Ming yang bertekad dalam hati.
Pandangan Raja Ming pun melirik Long Ji yang hanya bisa melongo tak mengerti dengan apa yang Zang Wei dan dirinya bahas.
“Kakak Long, apakah kau bisa menjauh lebih dulu, karena saat ini aku ingin membahas sesuatu yang penting dengan Nak Zang.” Ucap Raja Ming.
Long Ji pun hanya bisa mengangguk paham.
__ADS_1
“Baiklah Yang Mulia, saya permisi dulu,” ucap Long Ji terlihat membalik badan, lalu melangkah pergi.
Tap tap..!!
....
“Jadi, apa keuntungan yang akan aku dapatkan nak Zang?” Tanya Raja Ming yang langsung bertanya ke intinya.
“Tambang Batu warna warni, dengan jumlah yang dapat bertahan selama 10 tahun, serta keuntungan bersih dari hasil penambangan perbulannya dapat di perkirakan seharga 1 item Senjata Legenda.” Jawab Zang Wei terdengar serius.
Glek..!!
Tanpa terasa Raja Ming langsung menelan ludahnya saat mendengar itu.
Kini tatapan mata Raja Ming mulai fokus dan tidak main-main lagi dalam ucapan Zang Wei.
“Dengan keuntungan seperti itu, aku yakin jika bukan hanya Senjata Legenda saja yang ingin kau promosikan bukan?” Tanya Raja Ming serius.
“Jadi, sebutkan apa dulu yang kau minta, karena tidak mungkin keuntungan yang kau berikan ini hanya untuk mempromosikan senjata Legenda saja.” Sambung Raja Ming.
“Tidak, saya hanya mempromosikan senjata Legenda saja Yang Mulia. Tapi, untuk keinginan lain, yang saya minta hanyalah memberikan saya akses membuka bisnis ke seluruh Benua Barat.” Jawab Zang Wei sambil menatap mata Raja Ming.
Huff..!!
Raja Ming seketika menghela nafas saat mendengar permintaan lebih Zang Wei. Karena pada awalnya ia mengira Zang Wei meminta yang tidak-tidak.
Tapi untuk memberikannya izin akses, ia merasa itu hal yang mudah jika ia memberikan setengah Hasil tambang kepada ayahnya. Maka dengan begitu, ayahnya pasti akan memberikan Zang Wei izin Token Emas.
__ADS_1
...
“Bagaimana? Apakah Yang Mulia bisa menyanggupi keinginan rakyat sederhana yang ingin mencoba membuat bisnis kecil-kecilan ini?” Tanya Zang Wei terlihat langsung menyadarkan Raja Ming dari lamunannya.