
Glek..!!
“I..Ini, ini perasaan yang sama dengan yang aku rasakan semalam, perasaan dengan niat jahat,” gumam Wen Zi seketika semakin merinding saat tahu jika apa yang ia rasakan berasal dari Tuan mudanya.
...
Melihat Wen Zi yang berkeringat dingin, Zang Wei pun tersenyum tipis. “Kenapa wajahmu terlihat sangat berkeringat dingin?” Tanya Zang Wei pura-pura heran.
“Ah tidak ada Tuan muda, mungkin tadi hanya perasaan anda saja,” jawab Wen Zi yang kini terlihat mengubah ekspresi wajahnya.
Mu Lan Jia yang sudah sedari awal melihat Wen Zi, tentu tahu jika Wen Zi berkeringat dingin dan juga merinding.
“Hemm..!! Pasti ada rencana licik yang ingin Zang Wei buat, dan hanya Wen Zi saja yang menyadarinya.” Gumam Mu Lan Jia dalam hati.
“Ini sedikit mencurigakan, aku harus mencari tahu apa yang Zang Wei rencanakan, jika ia merencanakan hal yang membahayakan, aku harus melapor kepada Ibu,” sambung Mu Lan Jia dalam hati.
...
Tap tap..!!
Tidak menunggu lama, terdengar suara langkah kaki di halaman depan pintu rumah Zang Wei.
Sontak Zang Wei dan yang lainnya langsung melirik ke arah pintu masuk.
__ADS_1
“Nah, orang yang di tunggu-tunggu akhirnya datang,” ucap Zang Wei di sertai seutas senyum tipis.
Bersamaan dengan itu, terlihat Pemimpin kota muncul dari balik pintu.
“Haha,, apa kalian semua sudah lama menunggu?” Tanya Han Liu Sheng menyapa rekan-rekannya ini di sertai tawa kecil.
“Hoo,, kau sungguh lama saudara Han, aku sangat penasaran dengan informasi yang kau bawa.” Celetuk Zhao Hu.
“Benar, ayo cepat duduk dan beritahu kami informasi apa yang kau bawa.” Sambung Zhao Yu, yang kini terlihat menepuk kursi yang tepat di sebelahnya.
Han Liu Sheng mengangguk santai sambil melirik ke semua orang, termasuk Zang Wei.
Bruk..!!
“Baiklah, apa saya akan langsung memberitahu mereka semua Tuan muda Zang?” Tanya Han Liu Sheng yang kini sudah duduk tepat di depan Zang Wei.
Melihat Zang Wei mengangguk. Terdengar Han Liu Sheng mulai bercerita di mulai dari Zang Wei datang ke kediamannya sebelum matahari muncul, lalu menjelaskan masalah terkait Klan Jin yang mencurigakan, hingga cara untuk menghadapi mereka.
Setelah mengetahui caranya adalah dengan bertemu Pangeran termuda Ming Yu Xin, sontak Han Liu Sheng sedikit ragu untuk menemui Pangeran Ming, itu karena status seorang Pangeran Kekaisaran dapat di anggap setara dengan seorang Raja.
Tapi setelah mengetahui saat ini Pangeran sedang berada di Kota yang ia pimpin, Han Liu Sheng pun menyanggupi permintaan Zang Wei dan langsung menemuinya di Penginapan Bunga Malam.
Namun sebelum pergi menemui Pangeran Ming, Zang Wei memberikan beberapa cara untuk membujuk Pangeran Ming Yu Xin, salah satunya, dengan sengaja memancingnya jika ia mempunyai teman sedang berlatih di puncak Gunung Hutan Kematian.
__ADS_1
...
20 menit berlalu.
Kini terlihat Zhao Yu, Zhao Hu, Wen Zi dan Mu Lan Jia hanya bisa menatap ke arah Han Liu Sheng dan Zang Wei dengan tatapan tak percaya.
“Haha,, kenapa ekspresi kalian seperti ini, padahal aku belum menceritakan klimaknya loh, apakah rencana Tuan muda Zang ini berhasil atau tidak.” Ucap Han Liu Sheng sambil tertawa lucu melihat wajah rekannya yang menegang.
“Singkatnya, Pangeran Ming langsung setuju membantu kita apapun itu, setelah aku memancingnya dengan berpura-pura membicarakan Tuan muda Zang yang berlatih di puncak Gunung Hutan Kematian. Tapi dengan syarat ia ingin bertemu dengan Tuan muda Zang terlebih dahulu.” Sambung Han Liu Sheng yang kini menatap Zang Wei dengan tatapan serius.
...
“Eeh,, apa tidak terlalu berbahaya jika kita memanfaatkan seorang Pangeran?” Tanya Zhao Yu terdengar ragu.
“Benar, kau harus menarik rencanamu ini Zang Wei, akan berbahaya jika kau ketahuan memanfaatkan Pangeran Kekaisaran,” sambung Mu Lan Jia ikut-ikutan.
Berbeda dengan Zhao Yu dan Mu Lan Jia yang panik, Wen Zi saat ini terlihat tenang, karena ia belum tahu apa tujuan Zang Wei memanfaatkan Pangeran Ming, apakah Zang Wei akan menyuruh Pangeran Ming memusnahkan Klan Jin dengan statusnya, atau menyuruhnya menangkap semua anggota klan Jin.
Jika memang begitu rencananya Zang Wei, maka itu akan sangat berbahaya, karena jika memusnahkan atau menangkap suatu Klan, harus ada bukti yang akurat dan kuat, jika bukti kurang, maka yang akan terkena imbasnya adalah Zang Wei, dalang di balik ini semua.
“Ehem..!! Tunggu dulu, kita belum tahu apa rencana Tuan muda yang sesungguhnya, karena kita hanya mendengar jika Tuan Han bertugas memancing Pangeran Ming saja untuk bertemu Tuan muda. Jadi kita dengar dulu apa rencana Tuan muda yang sesungguhnya.” Ucap Wen Zi yang langsung membuat Zhao Yu dan Mu Lan Jia menjadi tenang.
“Hoo,, kau sadar juga,” ucap Zang Wei tersenyum kecil.
__ADS_1
“Rencanaku cukup gampang, aku hanya ingin menyuruh Pangeran Ming mengawasi kita saja dari kejauhan, saat kita menyelidiki dan melawan klan Jin nantinya. Maka dengan begitu Pangeran akan tahu rencana busuk Klan Jin, ia juga akan tahu siapa dalang di balik Klan Jin ini.” Ucap Zang Wei dengan nada santai.
“Dengan adanya Pangeran Jin yang sudah menjadi saksi kuat, jika pasukan Kerajaan Bintang datang ingin menangkap kita, maka kita akan langsung bebas tuduhan. Bahkan mungkin nama kita akan menyebar sebagai pahlawan karena berhasil membunuh dan membongkar sebuah Organisasi yang sama dengan Penetua ke 3.” Sambung Zang Wei menyeringai tipis di arahkan ke Wen Zi, karena Zang Wei berniat membuat Wen Zi menjadi seorang pahlawan nantinya di sana.