Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
10 Menit Sebelum Acara Lelang di Mulai


__ADS_3

Sementara Zang Wei yang melihat tingkah Mu Lan Jia, seketika tersenyum lebar, karena ia baru saja menemukan cara untuk menangani Mu Lan Jia mulai saat ini, yaitu dengan cara menyanjungnya.


...


“Ehem,, saat ini aku memiliki banyak sekali pertanyaan tentang ikatan leluhur kita di masa lalu. Tapi itu bisa kita bicarakan nanti setelah acara lelang di mulai.” Ucap Zang Wei melirik ke arah Bai Xin.


Sadar maksud dari ucapan Zang Wei, Bai Xin pun mengangguk ringan.


“Baiklah, jika begitu aku akan langsung saja menyuruh bawahanku untuk mengumumkan acara pelelangannya dalam 30 menit lagi.” Ucap Bai Xin sambil melirik ke arah Zang Wei.


“Karena saat ini masih banyak pengunjung yang belum masuk, mereka pasti akan komplain jika aku memulainya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.” Sambung Bai Xin yang kini terlihat mulai bangkit dari tempat duduknya.


Tap tap..!!


“Ayo, akan ku antar kalian menuju Ruang VVIP yang hanya satu-satunya di sini, kalian juga boleh memilih barang lelang secara gratis sebanyak 10 item nantinya, sebagai ikatan tali persaudaraan kita,” ajak Bai Xin sambil melangkah dan melambaikan tangannya.


Blush..!!


Tepat setelah Bai Xin melambaikan tangannya, dalam sekejap muncul sebuah ruang dimensi tepat di depannya.


“I..Ini, Hukum Ruang, jadi kau bisa menggunakan Hukum Ruang sampai ke tingkat dimana kau bisa melakukan teleportasi?” Tanya Zang Wei dengan tatapan terkejut luar biasa dan Zang Wei juga tidak bisa menyembunyikan ekspresi shok'nya akan apa yang ia lihat di depan matanya saat ini.


Sementara Mu Lan Jia hanya bisa melongo dengan tatapan kosong setelah melihat kejadian langka yang dapat di katakan mitos.


Namun kini, apa yang ia dengar dan anggap mitos di masa lalu, dalam sekejap hilang dari pikiran Mu Lan Jia, ia juga mulai yakin akan legenda-legenda mitos di masa lalu memanglah legenda yang nyata, tapi karena tidak ada saksi mata, makanya cerita tersebut hanya isu atau mitos di masa kini.

__ADS_1


...


“Apa-apaan ekspresi kalian ini, ayo cepat masuk, energiku tak akan cukup untuk membuka Ruang Teleportasi ini dalam waktu yang lama,” ucap Bai Xin memberitahu Zang Wei dan Mu Lan Jia.


Sontak keduanya langsung tersadar dari keterkejutan mereka dan langsung melangkah masuk mengikuti arahan Bai Xin.


Tap tap..!!


Dalam hitungan detik, kini Bai Xin, Zang Wei dan Mu Lan Jia muncul di ruang VVIP.


“Baiklah, buat diri kalian senyaman mungkin di sini, aku akan kembali lebih dulu memberitahu bawahanku untuk membuat pengumuman serta memberitahu mereka jika kau adalah saudaraku, dengan begitu mereka akan paham dan bisa berpura-pura tidak mengenal kalian saat kau menawar nantinya.” Ucap Bai Xin dengan senyuman kecil di arahkan ke Zang Wei.


“Mungkin aku akan kesini setelah pertengah lelang berlangsung, jadi bermain-mainlah sesukamu terhadap beberapa orang sombong itu,” sambung Bai Xin yang tahu niat Zang Wei ingin membuat sedikit kekacauan di tempatnya. Tapi Bai Xin terlihat tidak mempermasalahkannya, malah ia mendukung saudaranya.


Blush..!!


...


“Hei Zang Wei, apa orang itu memang dapat di percaya? Setelah tahu tingkat kekuatannya dan melihat ia bisa menguasai Hukum Ruang, aku jadi ragu jika orang itu sebenarnya ingin memanfaatkan kita, aku juga berpikir jika orang itu sebenarnya ingin menjadi seorang pengu-”


Wung...!!


Dung..!!


“Aduh duh,, apa-apaan kau ini, kenapa kau menjentikkan jarimu ke keningku hah, itu sangat sakit tahu,” teriak Mu Lan Jia yang langsung bangkit dengan kedua tangan menempel di pinggang dan melotot ke arah Zang Wei.

__ADS_1


“Dia saudaraku, jadi jangan membicarakannya yang tidak-tidak, aku juga dapat merasakan perasaan yang hangat seperti Ibu darinya. Instingku juga mengatakan ia memang berbahaya, tapi berbahaya bagi orang-orang yang ingin menyakiti keluarganya. Dengan kata lain, ia hanya berbahaya kepada musuh yang ingin menyakiti bawahannya dan juga aku, orang yang telah dia anggap saudara.” Ucap Zang Wei dengan nada santai.


“Tapi kenapa juga kau harus memu-” Sebelum Mu Lan Jia menyelesaikan teriakannya, terdengar Zang Wei memotong ucapannya.


“Itu karena bibirmu terlihat sangat menggemaskan saat berbicara. Karena itu aku berniat menempelkan jariku ke bibirmu, tapi-” Ucapan Zang Wei seketika terhenti saat ingin menjelaskan Mu Lan Jia kenapa ia memukul kening Mu Lan Jia.


Blush..!!


Saat ini Zang Wei melihat wajah Mu Lan Jia memerah, hingga mengeluarkan banyak asap dari kepalanya.


“Hoho,, sesuai dugaan, hanya dengan sedikit sanjungan, ia langsung besar kepala dan bahagia.” Gumam Zang Wei tersenyum tipis dan merasa tidak perlu melanjutkan penjelesan palsunya lagi.


Zang Wei juga terlihat tidak terlalu peduli akan fantasi Mu Lan Jia, yang kini mulai terlihat liar kemana-mana, hanya karena sanjungan Zang Wei.


***


Waktu terus berlalu.


20 menit sebelum acara lelang di mulai.


Terlihat saat ini para ahli bela diri yang memiliki kekuatan dan pengaruh besar mulai berdatangan, rata-rata mereka berasal dari para Bangsawan 3 Kerajaan berbeda. Bahkan ada yang Raja Ming kenal di antara mereka yang menghadiri lelang saat ini.


Setelah para Bangsawan dari 3 Kerajaan berbeda, kini para Patriak Klan Besar, para Tuan muda yang mewakili ayah mereka, para Ahli kuat tersembunyi mulai datang satu persatu dalam jarak beberapa menit.


Hingga 10 menit sebelum acara lelang di mulai, terlihat semua orang yang memiliki pengaruh dan kekuatan di yakini telah datang semuanya, barulah sosok pembaca acara mulai menampakkan dirinya.

__ADS_1


Tap tap..!!


__ADS_2