Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Sosok Jendral Bayangan yang di Juluki Raja Darah


__ADS_3

“Memang pikiran manusia itu sangat sulit di tebak, jika mereka melihat hal yang menguntungkan, mereka akan berlomba-lomba mendekatinya. Tapi setelah mereka bosan atau hal tadinya menguntungkan kini sudah tidak menguntungkan lagi, mereka akan membuat segala cara untuk menjauhi dan membuangnya.” Gumam Bai Xin sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah bergumam, kini Bai Xin pun langsung memberitahu keempat orang di depannya untuk menunggu informasi dari Zang Wei. Bai Xin juga melarang mereka berempat untuk keluar dari tempat ini, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


Keempatnya pun langsung mengangguk setuju tanpa berani membantah perintah Bai Xin.


***


Sementara di tempat Wen Zi, ia yang saat ini duduk bertiga di sebuah meja bundar, terlihat tidak ada yang bicara satu sama lain selama 1 jam lebih, atau tepat setelah Wen Zi sampai ke ruangan khusus tamu.


“Hemm..!! Tidak salah lagi, aku kini yakin jika kau bukanlah asli penduduk Benua Barat ini.”


Tak lama setelah keheningan terjadi selama 1 jam lebih, terdengar sebuah suara dari sosok pria paruh baya yang terlihat seperti berumur 45 tahun.


Tubuh pria paruh baya tersebut sangat kekar dan tingginya kurang lebih 200cm.


“Jadi, apakah kau berasal dari Benua Utara? Karena tampangmu seperti orang-orang utara?” Tanya pria bertubuh kekar yang biasa di panggil Tuan Penasehat oleh anggota Klan Jin dan di juluki Raja Darah oleh penduduk Benua Tengah.


Raja Darah bertanya apakah Wen Zi berasal dari Utara bukan tanpa alasan. Ciri-ciri Wen Zi memang sangat mirip dengan orang Utara. Pertama, memiliki kulit cantik layaknya wanita. Kedua, wajah tampan yang mampu memikat banyak wanita. Ketiga, memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Keempat, memiliki tinggi rata-rata 180cm ke atas dan Kelima atau terahir, bola mata yang bewarna biru langit.

__ADS_1


...


Kini terlihat Raja Darah menatap Wen Zi dengan tenang, seolah ia tidak memiliki emosi sama sekali.


Sementara pria tua yang duduk di samping Raja Darah, yang tak lain Patriak Klan Jin, terlihat hanya diam saja tanpa berani mengeluarkan sepatah kata.


Untuk Wen Zi, ia yang di tatap tanpa emosi, seolah Raja Darah tidak memiliki niat atau tujuan tertentu, kini mulai mengeluarkan seutas senyum hangat sebagai ciri khasnya.


“Selama saya tinggal di Benua Barat ini, baru kali ini ada seseorang yang langsung mengetahui dari mana saya berasal.” Ucap Wen Zi terdengar basa basi.


“Bahkan anda terlihat sangat mengetahui ciri-ciri dari orang Utara seperti kami. Apakah anda pernah kesana?” Tanya Wen Zi yang kini melirik Raja Darah dengan ciri khasnya.


Raja Darah yang mendengar Wen Zi langsung mengakui dirinya berasal dari Utara, seketika mengeluarkan ekspresi senyuman lebar.


“Benar, aku pernah kesana dan aku juga menikahi salah satu wanita yang tinggal di sana. Tapi sekarang istriku telah meninggal tanpa meninggalkanku keturunan.” Sambung Raja Darah menjawab pertanyaan Wen Zi.


“Jadi, kapan kau berencana kembali ke Utara? Jika kau kembali, tolong kenalkan satu wanita kepadaku.” Ucap Raja Darah yang kini terlihat langsung akrab dengan Wen Zi.


Terlihat juga Raja Darah langsung mendekati Wen Zi dan memeluknya layaknya seorang sahabat.

__ADS_1


Wen Zi yang lehernya di bekap oleh lengan Raja Darah, seketika merasakan jika kekuatan tangan Raja Darah sangat luar biasa.


“I..Ini, kekuatan yang sangat luar biasa, aku yakin jika ia menyerangku dengan tinjunya, maka aku langsung akan mati seketika.” Gumam Wen Zi sedikit merinding.


Melihat Wen Zi merinding, sontak Raja Darah langsung melepaskan pelukannya.


“Haha,, maafkan aku karena tidak bisa mengendalikan diri, itu karena saat ini aku sangat bahagia bisa bertemu orang Utara yang hidup tertutup dan biasanya memiliki jumlah kurang dari 1000 orang. Jadi sangat sulit menemui kalian.” Celetuk Raja Darah sambil tertawa terbahak-bahak.


“Jadi, apa sebenarnya tujuanmu datang ke Benua Barat? Apakah terjadi masalah di Benua Utara?” Tanya Raja Darah yang terdengar serius dalam sekejap dan menatap Wen Zi dengan tatapan tanpa emosi.


Wen Zi yang di tanya secara tiba-tiba, awalnya sedikit gugup, lantaran tidak tahu harus menjawab apa.


Beruntung ia tidak menunjukkan reaksi kegugupannya, jika tidak, maka Raja Darah pasti akan langsung mengetahui ada yang salah dengan dirinya.


“Huuf,, sebenarnya aku kabur Desa, karena jika berdiam di sana selamanya, akan membuatku bosan serta membuat otak ku yang cerdas ini akan menjadi buntu.” Jawab Wen Zi secara asal dan memperlihatkan wajah lesu di luar, tapi di dalam hatinya, Wen Zi sudah bersiap jika Raja Darah menyadari ada yang salah dengan jawabannya dan siap kabur jika Raja Darah menyerang.


Tapi tanggapan dari Raja Darah, langsung membuat Wen Zi menjadi lega.


“Haha,, begitupun dengan istriku yang sudah meninggal, aku bertemu dengannya karena ia kabur dari Desa dan ingin mencari pengalaman baru di dunia luar.” Teriak Raja Darah yang kembali ceria dan langsung memeluk Wen Zi.

__ADS_1


“Kau ini mirip dengan istriku, apakah kau ini adalah adiknya, karena istriku juga sangat cerdas, tapi sayang sekali kalian orang utara memiliki umur yang pendek.” Celetuk Raja Darah dan terdengar kembali berceloteh kepada Wen Zi.


Wen Zi hanya bisa diam menyimak ucapan Raja Darah, dan dari semua yang Raja Darah ucapkan, tidak ada yang berkaitan dengan Organisasi Kabut Malam, apa yang Raja darah ucapkan, hanya berkaitan dengan pribadinya saja, dan itu Raja Darah lakukan agar menutupi sedalam mungkin dirinya yang berasal dari Organisasi Kabut Malam. Dan dari sana Wen Zi mengetahui jika sosok di depannya ini sangat mengerikan dalam mengalihkan, tipu muslihat dan ahli strategi.


__ADS_2