Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Energi Yang Tersegel di Tubuh Anak no 250


__ADS_3

Mendengar itu, para anak-anak pun langsung membentuk 3 kelompok dengan cepat, dan pada saat mereka membentuk kelompok, terlihat pandangan Zang Wei mengarah ke sosok anak berusia 15 tahun yang berdiri dengan tatapan bingung mau ke kelompok mana, atau lebih tepatnya ia terlihat di jauhi oleh anak-anak lain lantaran wajah serta tubuhnya memiliki penyakit kulit.


Hemm..!!


...


Terlihat saat ini Zang Wei mengerutkan keningnya setelah ia mengidentifikasi anak yang memiliki penyakit kulit.


“Bagaimana bisa ia tidak memiliki jenis kelamin?” Gumam Zang Wei dalam hati.


Pasalnya, saat Zang Wei mengecek tubuh anak tersebut menggunakan kesadarannya, ia melihat anak tersebut tidak memiliki alat kelamin.


Bukan hanya itu saja, jauh di dalam lautan energi anak tersebut, Zang Wei merasakan adanya sebuah jejak energi cahaya secara samar-samar.


Dalam pikiran Zang Wei saat ini, ia menduga jika jejak energi cahaya tersebut tersegel, dan jika dugaan Zang Wei benar, maka yang menjadi pertanyaan adalah, siapa yang mampu menyegel energi tersebut.


...


Tap tap..!!


Karena penasaran, Zang Wei pun langsung mendekati anak tersebut.


“Siapa nama mu adik kecil?” Tanya Zang Wei.

__ADS_1


Anak yang kini di hampiri Zang Wei, hanya bisa memasang wajah gugup di sertai tubuh bergetar.


“Jangan takut, aku tidak akan menyakiti ataupun membuangmu, karena setelah kau ada di sini, kita semua berkeluarga.” Ucap Zang Wei yang menyadari mengapa anak tersebut takut.


Mendengar itu, anak tersebut pun langsung menjawab pertanyaan Zang Wei.


“Ma..Master memberikanku nama no 250, itu karena aku anak terahir yang datang kesini dan juga aku tidak memiliki nama.” Ucap anak no 250.


Hemm..!!


Sontak pandangan Zang Wei pun melirik ke arah Fang Du.


Fang Du yang tahu maksud tatapan Zang Wei pun langsung menjelaskan jika semua anak yang ada di tempat ini, rata-rata tidak memiliki nama. Jadi, karena ia tidak terlalu pintar memberikan nama, ia pun menggunakan nama nomer.


Setelah mendengar penjelasan Fang Du, kini Zang Wei yang kembali melirik no 250, terlihat menjulurkan tangannya.


No 250 sama sekali tidak curiga, itu karena Masternya juga sering mengecek kondisinya dengan menyentuh tempat area Dantiannya berada.


Sret..!!


Setelah mendapat izin, Zang Wei yang kini menyentuh dada no 250 dan langsung mengalirkan sedikit energinya, seketika mengerutkan keningnya.


“I..Ini,” gumam Zang Wei sedikit terkejut.

__ADS_1


“Bagaimana bisa orang tersebut mampu menyegel hanya energi cahaya saja di dalam lautan energi yang tergolong sangat sulit, bahkan dapat di katakan mustahil,” sambung Zang Wei memasang wajah tak percaya.


Pasalnya, Zang Wei tahu betul di dalam lautan energi atau yang biasa di sebut penyimpanan energi ( Dantian ). Untuk menyegel energi ganda dapat menyebabkan kehancuran dantian, jadi satu-satunya cara hanyalah memisahkannya layaknya lautan dan daratan, atau air dan minyak yang berada di satu tempat, namun tidak menyatu.


...


Cukup lama Zang Wei merenung, hingga ia tersadar setelah mendengar suara Pangeran Ming.


“Apa ada sesuatu spesial di dalam tubuh anak ini, hingga kau merenung saudara Zang?” Tanya Pangeran Ming.


“Huuf,, masih samar-samar, namun aku sudah dapat gambarannya, serta tahu mengapa tubuh adik ini menjadi seperti ini dan mengapa ia belum memiliki jenis kelamin.” Jawab Zang Wei sembari menghela nafas.


Tap tap..!!


“Sesuai dugaan, Tuan muda memang terbaik, aku sudah yakin jika kau pasti tahu jawabannya mengapa anak ini mengalami kondisi seperti ini.” Celetuk Fang Du dengan nada kagum.


Pandangan Fang Du pun mengarah ke no 250. “Nak, kau pasti akan sembuh dan tidak akan di jauhi lagi. Jadi tetaplah tekadkan hatimu dalam menjalani kehidupan, karena pepatah mengatakan, tidak akan selamanya kita berada di bawah.” Ucap Fang Du yang kini mengusap rambut no 250.


Fang Du tentu sadar jika selama ini no 250 di jauhi oleh anak-anak lainnya. Tapi apa boleh buat, walau Fang Du sudah menegaskan anak-anak untuk jangan menjauhi no 250, tetap saja anak-anak yang lain takut, lantaran setiap mereka mendekati no 250, maka mereka akan langsung ikut mengidap penyakit kulit.


Selain itu, Fang Du juga menganggap no 250 spesial lantaran kondisinya yang aneh ini.


***

__ADS_1


Terlihat no 250 yang kini mendengar ucapan masternya, langsung memasang wajah tersenyum bahagia. Walau jauh di dalam hatinya, ia ragu jika penyakitnya ini bisa di sembuhkan.


Tap tap...!!


__ADS_2