Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Melawan Para Assasint Part 2


__ADS_3

Bersamaan dengan itu, Zang Wei langsung mengayunkan senjata yang mirip bisbol dengan ujung seperti palu, lalu mengarahkannya ke kepala musuhnya.


Wung..!!


Bamm..!! Argh..!!


Assasint yang Zang Wei serang seketika terhempas di sertai suara teriakan kesakitan.


“I..Ini, bagaimana bisa seorang bocah mampu membuat rekan kita terhempas, bahkan kepalanya terlihat hampir pecah,” ucap salah satu Assasint terdengar tidak percaya, di sertai tatapan mata melongo.


Tap tap..!!


“Baru satu, tersisa 5 lagi,” gumam Zang Wei dalam hati sambil melirik ke arah 5 Assasint yang terkena racun pelumpuhnya.


Dret..!!


Tanpa basa basi, Zang Wei kembali bergerak ke arah mereka yang berjarak 4 meter di depannya.


Wung..!!


Melihat Zang Wei muncul di depannya, kedua Assasint yang masih dalam keadaan terkejut, kini langsung tersadar dan langsung berusaha mengayunkan senjata mereka ke arah Zang Wei.


Namun saat mereka ingin menggerakkan tangan mereka, mereka merasakan tangan mereka terasa sangat berat, bahkan tubuh mereka pun tidak mampu mereka gerakkan saat ini.


“I..Ini, racu-”


Bom bom..!!


Sebelum kedua Assasint tersebut sempat menyelesaikan ucapannya, kedua Assasint tersebut langsung terhempas hingga menabrak bangunan yang ada di belakang mereka.


“Tiga,” gumam Zang Wei yang kini terlihat menggeser kaki kirinya dan melesat ke arah kanan, dimana tersisa 3 Assasint lagi yang terkena racun.

__ADS_1


Wung wung..!!


Bam bam..!! Duarr..!!


Tap tap..!!


“Enam,” gumam Zang Wei yang kini langsung berhenti sambil melirik ke arah 3 Assasint ada di atas atap, 3 Assasint yang ada di depannya dan 4 sisanya ada di samping kiri. Yang artinya total keseluruhan yang tersisa adalah 10 Assasint.


...


Sementara para Assasint yang hanya melongo tadi, kini tersadar akan rekan mereka yang sekarat setelah terkena serangan Zang Wei yang begitu cepat.


“I..Ini, bocah ini berbahaya, kalian semua harus hati-hati, jangan remehkan karena ia masih pemuda berumur 20 tahunan.” Teriak salah satu Assasint yang berdiri di atas atap.


Mendengar itu, semua Assasint yang tersisa langsung mengangguk, mereka pun terlihat mundur beberapa langkah sambil saling memberikan kode untuk menyerang Zang Wei menggunakan strategi tingkat tinggi yang biasa mereka gunakan saat melawan musuh kuat.


Sementara Zang Wei yang sudah menebak jika musuh akan langsung waspada setelah melihat dirinya membunuh ke 6 rekannya pun langsung tersenyum tipis.


Kini Zang Wei berpikir bagaimana cara memancing mereka bertiga untuk turun, jika ketiga Assasint tersebut turun, maka dapat di katakan tugas Zang Wei melawan ke 16 Assasint telah selesai.


Karena saat ini 7 dari mereka yang ada di bawah telah terkena racun pelumpuh oleh Zang Wei.


Mereka bisa terkena racun, karena di saat Zang Wei melawan ke 6 Assasint yang dari awal terkena racun, Zang Wei diam-diam memasang beberapa benang energi yang telah di baluti oleh racun. Sedikit saja tergores, maka tubuh mereka akan lumpuh secara perlahan tanpa mereka sadari.


“Heh,, apa kalian begitu takutnya untuk ikut turun menghadapiku, sungguh pengecut, sudah menang jumlah, masih saja menjadi seorang pengecut yang tidak tahu malu,” ejek Zang Wei kepada ketiga Assasint yang berada di atas atap.


Mendengar suara provokasi Zang Wei, dua dari mereka seketika terpancing.


Brak..!!


“Dasar bocah sialan, baru bisa melukai ke 6 rekan kami, kau sudah begitu sombongnya, akan ku bungkam mulutmu,” teriak kedua Assasint terlihat ingin melompat turun.

__ADS_1


Tapi rekannya langsung menghalanginya. “Jangan termakan provokasinya, saat ini prioritas utama kita adalah mengidentipikasi apakah dia adalah Master Sekte Harimau Hitam atau bukan, karena satu-satunya petunjuk kita adalah cara bertarungnya,” ucap rekannya langsung memperingati.


Perlu di ketahui, sampai saat ini, tidak ada yang mengetahui identitas sesungguhnya Master Sekte Harimau Hitam adalah laki-laki atau perempuan, terlebih lagi Mu Lan Jia selalu menyamarkan identitasnya menggunakan topeng kulit dan jubah.


Hanya Penetua ke 3 dan beberapa penetua Sekte Harimau Hitam saja yang tahu Mu Lan Jia sesungguhnya, termasuk beberapa bawahan terkuat Penetua ke 3. Sementara para Assasint yang di tugaskan oleh Penetua ke 3 ini, masih tidak mengetahui bagaimana wajah Master Sekte Harimau Hitam yang sesungguhnya.


Dan inilah kesalahan yang Penetua ke 3 lupakan saat ia memerintah ke 100 Assasintnya, ia lupa memberitahu wajah sesungguhnya Mu Lan Jia.


Zang Wei yang mendengar itu, seketika menyeringai lebar, dengan cepat ia memberitahu Mu Lan Jia untuk jangan menggunakan teknik bertarungnya yang mencolok, dan sebisa mungkin ia menutupinya dengan teknik dasar saja.


Tap tap..!!


Tapi tepat setelah Zang Wei memberitahu Mu Lan Jia melalui telepati, terlihat Mu Lan Jia muncul di belakang ke 3 Assasint yang berada di atas atap dan langsung memenggal kepala mereka.


Crash..!!


“Tenang saja, aku sudah tahu itu dari awal, makanya saat mereka melihatku, mereka tidak tahu siapa diriku yang sebenarnya.” Ucap Mu Lan Jia melalui telepati dan terlihat saat ini Mu Lan Jia menggunakan topeng kulit yamg memiliki wujud laki-laki berusia 30 tahunan.


Zang Wei yang melihat itu pun mengangguk puas dan langsung bergerak ke arah ke 7 Assasint yang kini sudah di yakini tidak mampu bergerak.


Bam bam bam..!!


Dalam hitungan detik, ke 7 Assasint itu langsung di tumbangkan.


Tap tap..!!


“Kini tinggal di luar Kota, ayo aku ragu jika Topeng Emas akan mampu menahan ke 50 Assasint yang ada di luar,” ajak Zang Wei melirik ke arah Mu Lan Jia.


“Eeh,, kapan kau tahu jika Topeng Emas berada di luar dan menahan para Assasint?” Tanya Mu Lan Jia terkejut.


“Aku yang menghubunginya saat kita menggiring para Assasint tadi, dan juga masih ada 30 Assasint yang ada di dalam kota. Tapi sudah ada pemimpin Kota, Tuan Zhao Hu dan bawahannya yang menghadapi ke 30 Assasint tersebut. Jadi kita tidak perlu khawatir yang ada di dalam sini,” jawab Zang Wei dan terlihat langsung menekan kakinya lalu melompat ke atas untuk melewati dinding kota.

__ADS_1


Sret..!! Wuss..!!


__ADS_2