
“Siapa namanya?” Tanya Zang Wei yang tahu jika Pangeran Ming sadar jika tetua klan Ming sedang mencari kematian, makanya Pangeran Ming terlihat biasa saja.
“Namanya Tetua Ming Se, walau ia tetua terlemah, namun ia memiliki cukup banyak pengaruh, bahkan saking besarnya pengaruh yang di miliki Tetua Ming Se, banyak tetua yang lebih kuat menghormati serta mengikuti setiap intruksinya.” Jawab Pangeran Ming.
Hemm..!!
“Rasanya aku pernah mendengar nama Ming Se ini, jika tidak salah, ia memiliki banyak sekali bisnis di beberapa Kota besar bukan?” Tanya Patriak Xu melirik ke arah Pangeran Ming.
“Benar, dan itu sebenarnya bukan bisnis miliknya, melainkan bisnis yang telah ia rebut secara paksa menggunakan reputasinya,” balas Pangeran Ming mengangguk membenarkan.
“Hoo,, jika itu memang dia, maka aku mengenalnya, karena aku pernah bertemu dengannya sekali di Kota Janghu, saat itu ia berkunjung kesana untuk melihat lokasi area Tambang.” Ucap Patriak Xu.
“Dia memang lemah, tapi orang-orang yang ada di sekelilingnya cukup kuat. Jadi, ku rasa reputasinya memang cukup besar seperti yang di katakan Pangeran Ming.” Sambung Patriak Xu menyampaikan apa yang ia ketahui sembari melirik ke arah Zang Wei.
Zang Wei yang hanya mendengar saja, terlihat mengangguk ringan.
“Jika Raja Ming memang tidak bisa menanganinya, maka biarkan saja paman ku yang mengurusnya, aku juga yakin jika ia tidak akan turun, melainkan cukup hanya kakak Jian Wu saja,” ucap Zang Wei terlihat santai.
Pangeran Ming, Patriak Xu, dan Patriak Wen pun mengangguk setuju.
__ADS_1
Mereka tahu jika Lu Bei yang turun tangan, maka semuanya akan langsung di bantai habis dengan mudah, bahkan bisa saja menimbulkan kekacauan lantaran Lu Bei sifatnya sedikit meledak-ledak.
Namun jika Jian Wu yang turun tangan, maka mereka yakin kekacuan besar tidak akan timbul. Karena Jian Wu dalam menangani masalah selalu berhati-hati dan bergerak dalam senyap, layaknya seorang Assasint.
***
1 Tahun Kemudian.
Tanpa terasa setelah berkumpulnya semua bawahan Zang Wei, kecuali Wen Zi, kini kediaman Zang Wei di Desa Hujan cukup ramai.
Semua yang tinggal di sana hidup dengan tenang tanpa berani ada yang mengusik.
Yah,, bagaimana ada yang berani mengusik mereka, lantaran yang terlemah saja dapat meratakan 1 Kota besar seorang diri.
Mu Lan Jia yang hamil juga, langsung melahirkan setelah 9 bulan lebih mengandung.
...
Kejadian dalam 1 tahun terahir bukan hanya itu saja. Bisnis Organisasi Bunga Malam milik Zang Wei juga semakin besar dan terkenal di seluruh Benua Barat.
__ADS_1
Dan terahir, banyak sekali Jenius muda bermunculan di seluruh Benua Barat, mulai dari Klan kecil hingga klan Besar, Sekte kecil hingga sekte besar, rata-rata mereka memiliki generasi muda atau Jenius muda yang memiliki kekuatan melebihi tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu yang paling terkenal adalah Xing Ji, di usianya yang belum mencapai 30 tahun, ia sudah menjadi Jendral Tertinggi dan memiliki kekuatan di Ranah Prajurit Tingkat 6 Menengah.
Selain menjadi Jendral, dan seorang Jenius terbaik, Xing Ji juga di gadang-gadang akan menjadi Penerus klan Ji selanjutnya, serta akan menjadi Ratu Kerajaan Bintang.
Tidak hanya Xing Ji, ada 3 Jenius muda yang dapat di katakan setara dengan Xing Ji, mereka adalah Long Qei dari klan Long, Wu Ji, dari klan Ji, adik dari Xing Ji, dan terahir Huang Xen, dari klan Huang.
Rata-rata usia ketiga jenius tersebut berada di 25 ke bawah, dan memiliki tingkat kultivasi di Ranah Prajurit Tingkat 6 Awal.
...
Walau begitu, beberapa orang yakin jika masih ada jenius muda tersembunyi yang tidak ingin namanya terkenal seperti Xing Ji, Wu Ji, Long Qei dan Huang Xen.
***
Tap tap..!!
“Apa Wei'er masih belum kembali dari latihan tertutupnya?” Terdengar suara wanita bertanya kepada beberapa pria yang berkumpul di halaman.
__ADS_1
Lu Bei, Patriak Xu, Patriak Wen, Patriak Fang Tetua Yu Zian, tetua Yan Zhao, Yan Chao, Pangeran Ming dan terahir Wen Yu Ning, putri bungsu Patriak Wen Ju Guang, mereka semua yang duduk langsung menengok ke arah Zang Nian.
“Masih belum Jie-Jie, saat ini Wei'er bersama Patriak Yan, Yi Lang, Shang Liu, Sing Zhao, dan Fang Du, aku rasa tidak akan bisa kembali dalam 1 atau 2 bulan terahir, itu karena beberapa dari mereka baru saja memulai kultivasi tertutup.” Jawab Lu Bei dengan nada jujur dan langsung di angguki oleh Zang Nian dengan wajah pasrah.