
“I..Ini,” gumam Zang Wei kembali terkejut di saat melihat adanya data baru dari penglihatan Mata Semesta milik Zang Wei saat ini.
Bentuknya pun berubah, karena dulu saat di kehidupan pertamanya, Zang Wei hanya melihat sebuah tulisan tentang tingkat kultivasi lawan, kekuatan bertarung dan pengalaman mereka.
Tapi saat ini, ada sebuah layar berbentuk kotak 8x8 cm dan di dalam kotak, ada tulisan berupa nama, umur, tingkat kultivasi dan kekuatan daya bertarung.
Saat ini di depan Zang Wei bertulis :
Nama : Serigala Hitam ( Telah berevolusi )
Umur : 42 Tahun
Level : Prajurit Tingkat 2 Awal
Daya Tahan : 60% ( 90% )
Dalam analisa Zang Wei saat ini, menurutnya kekuatan bertarung Serigala ini bisa di tingkatkan ke 90%
“Jika begini, aku bisa menjadi yang terkuat lagi dan bisa melindungi anggota keluargaku,” gumam Zang Wei langsung mencengkram erat kepalan tangannya.
Seutas senyum bahagia serta tekad pun langsung Zang Wei perlihatkan.
“Khehe,, baiklah, mari kita lihat data diriku terlebih dahulu,” kekeh Zang Wei yang langsung ingin melihat seperti apa datanya saat ini.
“Munculah,” ucap Zang Wei tersenyum lebar.
Tapi apa yang terjadi saat ini hanya tatapan kosong dan hanya terdengar angin berhembus di saat Zang Wei tidak melihat adanya layar yang muncul.
“Eeh,, sial, padahal dulu aku hanya tinggal mengucapkan muncul, maka ia akan muncul. Apakah kini telah ada perubahan?” Gumam Zang Wei sedikit bingung dan terlihat seperti orang bodoh.
“Munculah dataku,” ucap Zang Wei sekali lagi, tapi tetap saja data diri Zang Wei tidak muncul, yang membuat Zang Wei sedikit kesal.
“Ayo muncul dataku,” teriak Zang Wei.
“Muncul layar dataku.”
“Layar munculkan dataku.”
Terdengar selama hampir 1 jam Zang Wei berteriak seperti orang gila saat ini, tapi tetap saja, data milik Zang Wei tidak muncul-muncul.
__ADS_1
“Sialan, apa-apaan ini,” umpat Zang Wei dengan wajah benar-benar kesal.
“Dasar Lionton Mata Semesta sialan, kenapa malah ini terlihat menjadi sampah yang tidak berpungsi sih,” teriak Zang Wei yang masih tidak terima jika ia hanya bisa melihat data orang lain, sedangkan datanya tidak muncul.
Huh..!!
Pandangan Zang Wei pun mengarah ke sebuah pedang hitam yang menancap di tepi Danau, terlihat pedang tersebut mengeluarkan sedikit kabut hitam.
“Jadi pedang itulah yang membuat puncak gunung ini di penuhi kabut hitam,” ucap Zang Wei langsung melangkah menuju ke tempat pedang hitam menancap.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Dimana aku pernah melihat pedang ini ya? Kenapa malah terlihat sangat familiar?” Gumam Zang Wei terlihat berjongkok tepat di depan pedang hitam.
“Muncullah,” gumam Zang Wei memusatkan energinya ke matanya untuk melihat data pedang di depannya.
Tapi seperti sebelumnya, Zang Wei tidak melihat ada sebuah layar muncul di depan matanya.
“Sialan, apa sih kata kuncinya,” umpat Zang Wei dalam hati.
Karena dulu kata kuncinya, Zang Wei hanya berkata muncul, maka data tersebut akan muncul. Tapi saat ini, Artefak Lionton Mata Semesta yang telah bergabung dengan mata Zang Wei, sama sekali tidak berpungsi sama sekali.
Sret..!!
Setelah mencoba menenangkan diri, Zang Wei pun mengambil pedang hitam dan langsung memasukkannya ke dalam kantong penyimapanannya.
Tap tap..!!
Zang Wei pun langsung melangkah ke sisi seberang, dimana ia yakin jika asal kabut hitam juga berasal dari sana.
Tepat setelah ia melangkah sejauh 1000 meter, kini langkah Zang Wei terhenti tepat di depan mulut gua.
“Jadi ini yang gadis itu maksud,” gumam Zang Wei. “Pantas saja tidak bisa di temui, karena asal kabut hitam paling padat, berasal dari dalam sini. Tapi beruntung saat aku menggabungkan Liontin Mata Semesta, setengah kabut dan semua Binatang Buas ikut terserap dan mati.”
Tanpa basa basi, Zang Wei pun kembali melangkah menuju mulut gua.
Selama berjalan menyisiri gua, banyak sekali kerangka tulang manusia yang Zang Wei lihat.
Beberapa kali, Zang Wei terlihat memungut peninggalan milik mayat-mayat manusia yang ia temui dan anggap berharga.
__ADS_1
“Hehe,, aku tak menyangka akan banyak harta yang cukup berharga di dalam gua ini. Dengan begini, aku bisa membiayai Tian'er hingga ia besar,” gumam Zang Wei terlihat sangat bahagia.
“Paman Lu Bei, kakak Jian Wu, Yuze dan Yuzu, mulai hari ini, kalian semua akan bisa hidup enak.” Sambung Zang Wei langsung membayangkan jika pamannya membuat beberapa usaha dan ketiga kakak dari desanya yang telah ia anggap kakak angkat mulai membangun sebuah Sekte dan hidup bahagia.
Tap tap..!!
Tepat di saat Zang Wei sedang membayangkan kebahagiaan anggota keluargnya, langkah Zang Wei terhenti, lantaran ia tidak sadar sudah melangkah selama 2 jam lebih.
Kini Zang Wei sudah sampai ke ujung gua, di depan Zang Wei saat ini, ada tumpukan peti di depan sebelah kanannya dan sebelah kirinya, ia melihat apa yang ia cari ternyata tumbuh di sana. Yaitu Daun Gingseng Hitam dan dari Daun Gingseng Hitam inilah muncul kabut.
Setahu Zang Wei, jika Daun Gingseng Hitam sudah bisa mengeluarkan kabut, maka usianya lebih dari ribuan tahun.
Wuss..!! Tap tap..!!
“Akhirnya, herbal pertama telah ketemu. Kini tinggal mencari herbal kedua, Daun Gingseng Darah,” gumam Zang Wei yang kini langsung menancapkan tangannya ke dalam tanah untuk mengambil Daun Gingseng Hitam Bersama Gingsengnya.
Sret..!!
Setelah mengambil dari bawah, atau melalui akar, kini Zang Wei dengan hati-hati memasukkannya ke dalam kantong penyimpanan yang telah ia siapkan untuk menaruh herbal tersebut.
“Baiklah, saatnya melihat semua isi peti harta itu, lalu kembali,” gumam Zang Wei.
Tap tap..!!
Krek krek..!!
Tanpa basa basi Zang Wei membuka semua peti yang ada di depannya menggunakan energi Qin'nya, setelah melihat isinya hanya emas dan kalung liontin yang cukup mahal. Zang Wei pun mengangguk puas.
Sret..!!
Dalam sekali lambaian tangan, Zang Wei pun memasukkan semuanya ke dalam kantong penyimpanannya.
Namun saat memasukkan semuanya, terlihat ada dua benda yang tidak ikut masuk.
“Eeh,, keberuntungan lagi-lagi memihakku,” ucap Zang Wei terkejut dan langsung tersenyum saat melihat Batu Energi bewarna Biru cerah, artinya kandungan energinya sangat besar.
Batu Energi yang memiliki kandungan energi yang begitu besar, tidak akan bisa di masukkan ke kantong penyimpanan kecil seperti punya Zang Wei, jika di paksakan, maka kantong penyimpanan milik Zang Wei akan langsung meledak lantaran tidak bisa menahan gejolak energinya.
“Hehe,, karena ini masih 2 hari, dan 1 hari lagi aku bertemu dengan anggota Menara Informasi, maka aku masih bisa menyerap Batu Energi ini selama 1 hari dan kembali ke Kota Han,” gumam Zang Wei langsung menggenggam kedua Batu Energi dan mulai duduk untuk menyerapnya.
__ADS_1
Blush..!!