Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Menyusup ke Gunung Naga Api


__ADS_3

“Jadi tunggu apa lagi, kami akan berangkat sekarang,” ucap ketua bandit yang kini membalik badannya ke arah bawahannya. “Ayo anak-anak, kita punya santapan bagus hari ini,” teriak Ketua Bandit dan di sambut teriakan bahagia.


Woahh..!!


Dengan cepat para bandit melesat ke arah Gunung Naga Api dengan cara mengitari sisi tebing.


...


Sementara Zhao Hu yang melihat cara Zang Wei menipu para bandit, kini semakin bingung dengan sifat asli Zang Wei yang sesungguhnya.


“Apa dia memang benar masih polos atau gimana ya? Kenapa aku malah ia seperti sulit di tebak,” gumam Zhao Hu bertanya-tanya dalam hatinya.


Bruk..!!


“Tuan Zhao, kau kenapa?” Tanya Zang Wei menepuk pundak Zhao Hu yang langsung membuat Zhao Hu tersadar dari lumunannya.


“Dari tadi aku panggil, kau tidak menyahut, apa yang sebenarnya kau pikirkan?” Tanya Zang Wei melirik Zhao Hu dengan wajah penasaran.


Zhao Hu yang tersadar, langsung menggelengkan kepalanya. “Ah, tidak ada, jadi apa kita akan langsung bergerak juga?” Jawab Zhao Hu dan kembali bertanya.


Zang Wei pun menganggukkan kepalanya. “Bukankah dari tadi aku mengatakan kita akan langsung bergerak ke arah sisi berlawanan dengan jalan yang di ambil para bandit. Tapi kau diam saja.” Ucap Zang Wei yang kini membalik badannya.


“Ayo,” ajak Zang Wei langsung melesat dan di ikuti Zhao Hu.


Wuss wuss..!!


...


Di saat Zang Wei dan Zhao Hu melesat, terlihat sosok Wen Zi muncul dari balik rimbunnya hutan.


Tap tap..!!


“Apa anda lihat tadi Tuan muda kecil, Tuan muda Zang sangatlah luar biasa,” ucap Wen Zi dengan nada kagum saat melihat Zang Wei mampu menipu semua orang hanya dengan ekspresi dan beberapa kata.


Zang Tian yang sudah bangun dari tidur nyenyaknya langsung melompat-lompat bahagia.


Waaa waaa waa..!!


Waa waaa..!!


Terdengar Zang Tian dengan girang berteriak, jika ia bisa bicara, mungkin Zang Tian mengatakan itulah kakak ku yang hebat. Karena dari ekspresi Zang Tian menunjukkan wajah bahagia di sertai kebanggaan.

__ADS_1


Wen Zi pun mengangguk-angguk seolah ia mengerti apa yang Zang Tian teriakkan.


“Jika begitu, ayo kita bekerja juga, tujuan kita saat ini adalah mencari Daun Gingseng Darah, dan menurut Tuan muda, letaknya ada di sini,” tunjuk Wen Zi menunjuk ke sebuah beberapa titik yang telah Zang Wei analisa dimana keberadaan Daun Gingseng Darah.


Terlihat ada 3 titik yang telah Zang Wei tandai, dan titik terdekat dari lokasi Wen Zi saat ini ada di Utara, jalan yang di lalui oleh para bandit.


Wuss wuss..!!


Dengan cepat Wen Zi melesat ke arah utara sambil menggendong Zang Tian.


***


Sementara di beberapa pos yang ada di Gunung Naga Api.


Terlihat di setiap posnya di isi oleh 3 sampai 5 ahli bela diri.


Rata-rata kekuatan penjaga Pos terluar ada di Prajurit Tingkat 1 Awal hingga Tingkat 1 Ahir.


Sementara Pos menengah atau perut gunung rata-rata memiliki kekuatan di Prajurit Tingkat 1 Menengah hingga Tingkat 2 Awal.


Untuk Pos puncak, kekuatan para penjaganya berada di Prajurit Tingkat 2 Awal hingga Tingkat 5 Awal.


Sosok terkuat yang berada di Prajurit Tingkat 5 Awal ini adalah sosok bawahan Penetua ke 3 Sekte Harimau Hitam yang bukan berasal dari Benua Barat.


...


Tap tap..!!


“Hemm..!! Ada apa lagi hah, jika kau mau melapor masalah spele lagi, akan ku pecahkan kepalamu,” dengus sosok pria paruh baya berumur 50 tahun.


Terlihat pria paruh baya berumur 50 tahun ini sedang menikmati pesta yang ia buat bersama para wanita yang di berikan oleh Sekte Harimau Hitam.


Sementara terlihat di depan pintu masuk, sosok pria berusia 40 tahun hanya bisa menundukkan kepalanya saat mendengar ucapan pemimpinnya.


“Ma..Maaf Tuan, di pos pertama, saat ini terjadi keributan yang di buat oleh ratusan para bandit. Beberapa pos pertama telah di hancurkan oleh mereka dan para penjaganya berlari ke pos kedua untuk melapor. Lalu pos kedua melapor ke saya. Jadi-”


Wung..!!


Bomm..!!


“Dasar bodoh, sudah ku bilang jangan melapor masalah spele tadi, apa kau itu idiot hah.” Teriak pemimpin Pos tertinggi yang bernama Gu Wejian.

__ADS_1


Gu Wejian saat ini sangat marah, karena setiap ia ingin membuat pesta, pestanya selalu di hancurkan oleh pria di depannya ini.


“Tunggu apa lagi, kau hadapi mereka yang mengacau kesini, apa kau hanya ingin makan gaji buta hah,” dengus Gu Wejian membentak bawahannya.


“Buat apa juga kau menjadi ahli bela diri jika kau takut menghadapi para cecunguk-cunguk sampah itu,” sambung Gu Wejian melotot ke bawahannya.


Bawahannya hanya bisa menahan amarah, tangannya terkepal erat saat ini sembari menggertakkan giginya.


“Sialan, yang makan gaji buta itu kau idiot, bahkan semua gaji kami kau potong untuk kesenanganmu sendiri,” teriak Dang Xu dalam hati.


Karena pemimpinnya tidak mau turun tangan untuk memimpin mereka memeberantas para bandit, Dang Xu langsung pamit undur diri.


Tap tap..!!


“Sialan, ingin sekali ku pecahkan kepala si botak ubanan itu, sudah tua masih saja ingin bermain wanita,” umpat Dang Xu menggerutu.


Dang Xu adalah sosok kedua terkuat di Gunung Naga Api ini, ia berada di Prajurit Tingkat 4 Menengah. Ia juga adalah seorang Guru bela diri di Sekte Harimau Hitam, yang di tugaskan oleh Penetua ke 3 untuk membantu menjaga keamanan Gunung Naga Api.


Tapi Dang Xu tidak tahu jika yang dia jaga di gunung ini sebenarnya adalah seorang tahanan yang tak lain Topeng Emas dan juga Master Sekte Harimau Hitam.


Topeng Emas dan Master Sekte Harimau Hitam di kurung di sebuah Gua yang tepat berada di belakang bangunan tempat Gu Wejian tinggal.


Bangunan tersebut sengaja di bangun untuk menutupi Gua dan tugas Gu Wejian adalah setiap minggu memperkuat segel formasi.


...


Tap tap..!!


“Semuanya, sebagian dari kalian yang berada di Prajurit Tingkat 3 Ahir, pimpin pasukan di bawah kalian dan bergerak ke 10 titik dimana kerusakan paling besar terjadi, sisanya ikuti aku menuju Utara, tepatnya pos kedua, karena informasi yang aku terima jika Pemimpin Bandit mereka ada di sana,” teriak Dang Xu mengarah ke para penjaga pos ketiga.


“Lalu untukmu, kau jaga pos ini, jangan biarkan siapapun menerobos pos ketiga.” Sambung Dang Xu melirik ke arah dua sosok yang tak begitu ia kenal, namun kekuatannya ada di Prajurit Tingkat 4 Awal.


Kedua sosok tersebut pun mengangguk santai. “Serahkan saja tempat ini kepada kami,” ucap salah satu dari keduanya dengan nada meremehkan.


Dang Xu tidak menanggapi keangkuhan keduanya, ia kini langsung bergerak bersama para penjaga pos.


Wuss wuss..!!


...


“Hemm..!! Luar biasa, aku tak menyangka jika apa yang Tuan Zang rencanakan ternyata berhasil, mereka semua kini telah memakan umpannya dan hanya beberapa saja yang tinggal.” Ucap Zhao Hu terlihat bersembunyi bersama Zang Wei di salah satu pohon paling tinggi.

__ADS_1


“Ini masih awalannya saja, dan belum pantas di katakan berhasil, jangan bangga dulu sebelum kita benar-benar bisa membebaskan Topeng Emas,” ucap Zang Wei terdengar serius sembari menatap tajam ke arah kedua sosok yang berada di pos ketiga.


__ADS_2