Reinkarnasi Naga Iblis

Reinkarnasi Naga Iblis
Rencana Kembali Ke Kota Han


__ADS_3

“Hehe,, terus saja bermimpi untuk menyerangku, aku sudah tahu isi pikiranmu yang terlihat jelas dari tatapanmu,” kekeh Zang Wei dalam hati.


Crash..!! Krak krak..!!


Wuss..!!


“Berhenti,” gumam Zang Wei dalam hati.


Tepat di saat semua rantai yang mengikat Mu Lan Jia terlepas, terlihat ia langsung menerjang ke arah Zang Wei.


Namun di saat jarak kelapan tangan Mu Lan Jia dengan wajah Zang Wei sudah 2 inci, tubuh Mu Lan Jia seketika terhenti sendiri.


“I..Ini, apa, apa yang telah kau lakukan kepadaku bocah sialan,” teriak Mu Lan Jia dengan mata melotot tak percaya.


Zang Wei yang di tanya pun langsung memasang wajah bingung. “Apa maksudmu bertanya seperti itu, bukankan sudah jelas di dalam kontrak kau tidak akan bisa menyerangku sebelum hutang-hutangmu lunas,” balas Zang Wei sambil memasang wajah polos, namun di balik wajah polosnya ia menyeringai lebar.


Mendengar itu, Mu Lan Jia hanya bisa menggertakkan giginya.


“Sialan, awas saja kau, akan ku ratakan wajah sok polosmu itu,” umpat Mu Lan Jia dalam hati sambil mengepalkan erat kedua genggaman tangannya.


Mu Lan Jia tentu saja sangat cerdas, ia langsung mengurungkan niatnya menyerang Zang Wei, karena merasa itu percuma selagi kontrak masih aktif.


Sementara Topeng Emas yang menonton kejadian tersebut dari awal, hanya bisa menahan tawa. Lantaran merasa kedua merasa keduanya ini adalah pasangan telah lana terpisah lalu berkelahi layaknya anak kecil.


Tap tap..!!


Tepat di saat Zang Wei baru melepaskan totokannya kepada Topeng Emas, terlihat Zhao Hu muncul dari luar mulut gua.


“Kakak, apakah kau baik-baik saja,” teriak Zhao Hu sambil mendekati Topeng Emas.


Topeng Emas yang melihat adiknya kini tidak mengenakan topeng lagi, seketika mengerutkan keningnya.


“Kenapa kau melepaskan topengmu?” Tanya Topeng Emas.


Zhao Hu seketika terdiam sambil menundukkan kepalanya, tapi tak lama kemudian ia mengangkat kepalanya dan menjawab. “Hemm..!! Ceritanya panjang kakak, nanti saja aku jelaskan.”

__ADS_1


“Karena yang lebih penting dari sekarang adalah membawa kau kembali terlebih dahulu,” sambung Zhao Hu.


Sadar apa yang adiknya katakan, Topeng Emas pun mengangguk. “Baiklah, tapi apa kau akan mengikuti kami juga, atau kau akan langsung kembali ke Sektemu?” Tanya Topeng Emas ke arah Mu Lan Jia.


Mendengar itu, Mu Lan Jia terdiam sesaat, ia saat ini bingung apakah ia kembali atau tidak. Karena ia sadar jika Sektenya pasti dalam keadaan kacau, karena ia menghilang dalam waktu yang cukup lama.


Bukan hanya itu saja, Mu Lan Jia juga tahu dalang dari balik dirinya di kurung masih ada di dalam sekte dan dalangnya pasti sudah menghasut banyak penetua sekte untuk memihaknya.


Krak krak..!!


Tanpa sadar Mu Lan Jia mengepalkan erat genggaman tangannya di sertai auranya keluar, yang membuat area gua tersebut berguncang.


...


“I..Ini, sudah ku duga jika wanita ini sangat kuat, itu karena aku tidak bisa melihat tingkat kultivasinya,” gumam Zang Wei terkejut saat merasakan tekanan yang muncul dari Mu Lan Jia.


Sontak Zang Wei pun kembali bergumam dengan menggumamkan kata status.


Nama : Mu Lan Jia ( Anggota Klan Mu Kuno di Benua Barat ) ( Master Sekte Harimau Hitam )


Umur : 70 Tahun


Level : Prajurit Tingkat 7 Ahir


Daya Tempur : 220% ( 330% )


Kondisi : Kehabisan Energi


“I..Ini,” gumam Zang Wei melototkan matanya saat melihat data milik Mu Lan Jia dan tanpa sadar mundur.


Namun dengan cepat Zang Wei mengubah ekspresinya, agar semua orang yang ada di depannya tidak menyadarinya.


“Sialan, kenapa aku tidak melihat datanya dari awal,” umpat Zang Wei yang merasa telah di manfaatkan oleh Mu Lan Jia.


“Huh,, awas saja, akan ku manfaatkan balik kau nanti, dan juga, aku sadar jika saat ini ia di khianati oleh anggota Sektenya. Pada saat itulah kesempatanku melempar 1 batu, semua mangsa terkena imbasnya,” sambung Zang Wei mulai menyeringai lebar.

__ADS_1


Mu Lan Jia yang merasakan punggungnya merinding dan lehernya menjadi dingin pun langsung melihat ke arah Zang Wei.


Sontak matanya melebar saat melihat Zang Wei tersenyum licik.


“Sialan, apa lagi yang bocah licik ini rencanakan,” umpat Mu Lan Jia terlihat sangat ingin memukul wajah Zang Wei, tapi sayang sekali, semua keinginannya harus tertunda.


...


10 menit telah berlalu, setelah sepakat akan membantu Mu Lan Jia memulihkan energinya yang terkuras habis, Topeng Emas dan Zhao Hu pun mengajak Mu Lan Jia ikut bersamanya menuju Kota Han.


Mu Lan Jia sebenarnya tidak ingin di bantu, tapi setelah mendengar Zang Wei tinggal di kota itu juga, ia langsung setuju tanpa basa basi.


Entah apa tujuan Mu Lan Jia setuju ikut setelah mendengar Zang Wei tinggal di sana.


Tap tap..!!


Kini Zang Wei, Zhao Hu, Topeng Emas dan Mu Lan Jia terlihat keluar dari Mansion bersama para budak wanita.


Terlihat para budak wanita ini telah di berikan pakaian yang layak untuk menutupi tubuh mereka.


“Apa kau lihat-lihat hah, mau ku colok matamu,” dengus Mu Lan Jia dengan nada mengerikan di saat Zang Wei melihat ke arah para budak.


Zang Wei sontak mengalihkan pandangannya kembali ke arah depan.


“Kenapa aku merasa ia mirip ibuku yang sering marah-marah tak jelas ya?” Gumam Zang Wei merasa bingung dengan tingkah Mu Lan Jia yang tiba-tiba agresif semenjak ia melihat para budak wanita tanpa sehelai pakaian. Padahal sebelum ia membebaskan Topeng Emas dan Mu Lan Jia ia sudah lebih dulu para budak itu.


Karena tidak ingin menanggapi Mu Lan Jia, Zang Wei pun acuh dan terus melangkah hingga sampai ke pintu masuk Mansion.


Tap tap..!!


“Bagaimana cara kita membawa para wanita ini? Karena jika mereka ikut dan mengikuti kecepatan mereka, aku takut musuh akan mengetahui lokasi kita dan mengejar kita?” Tanya Zhao Hu melirik ke arah Topeng Emas, Mu Lan Jia dan Zang Wei.


Sontak Topeng Emas dan Mu Lan Jia langsung melirik ke arah Zang Wei, lantaran mendengar cerita Zhao Hu jika semua rencana pembebasan ini adalah rencana Zang Wei dari awal.


“Hemm..!! Tunggu 5 menit lagi, maka akan datang seseorang yang bertugas membawa mereka,” ucap Zang Wei sambil melihat ke arah langit, lebih tepatnya melihat trik Matahari.

__ADS_1


Wuss..!! Tap tap..!!


__ADS_2